WONOSOBO – Dalam upaya membentengi generasi muda dari dampak negatif era digital serta menekan angka perundungan di lingkungan sekolah, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Giat 16 Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan rangkaian sosialisasi anti-bullying, pencegahan kenakalan remaja, dan etika bijak bermedia sosial di Desa Reco, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, pada Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Politik UNNES ini menyasar ratusan siswa-siswi di tiga lembaga pendidikan setempat, yakni SMPN 2 Kertek (Reco), SDN 1 Reco, dan SDN 2 Reco.
Program ini dilatarbelakangi oleh maraknya tantangan interaksi sosial remaja di era serba digital, di mana perilaku bullying tak hanya terjadi secara fisik di sekolah, tetapi juga merambah ke ranah digital (cyberbullying). Rangkaian sosialisasi dirancang interaktif disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik di masing-masing sekolah.
Di tingkat Sekolah Dasar (SDN 1 Reco dan SDN 2 Reco), materi difokuskan pada pengenalan bentuk-bentuk bullying, pemahaman empati antar teman, serta dorongan untuk saling menghargai. Sementara itu, di tingkat SMPN 2 Kertek, pembahasan diperdalam mengenai bahaya kenakalan remaja, konsekuensi hukum dan sosial dari cyberbullying, serta pentingnya memfilter informasi dan menjaga etika dalam menggunakan media sosial.
“Melalui pendekatan keilmuan politik dan tata kelola masyarakat, kami ingin membangun kesadaran sejak dini bahwa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan adalah hak dasar setiap anak. Di era digital, pemahaman akan batasan hukum serta kebebasan yang bertanggung jawab dalam bermedia sosial sangat krusial bagi karakter remaja,” ujar mahasiswa penyelenggara kegiatan KKN Giat 16 UNNES tersebut.
Pihak sekolah dan para guru mengapresiasi tinggi inisiatif program kerja individu KKN Giat 16 UNNES ini. Kehadiran mahasiswa UNNES diharapkan mampu memberikan penyegaran serta wawasan baru bagi para siswa agar lebih mawas diri dan cerdas dalam memanfaatkan teknologi digital.
Melalui kegiatan sosialisasi terpadu ini, Tim KKN Giat 16 UNNES Desa Reco berharap dapat menumbuhkan iklim sekolah yang inklusif, ramah anak, serta mencetak generasi muda Wonosobo yang santun, berkarakter, dan cerdas berinternet.
















