Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Mood Swing Pra-menstruasi: Otak VS Hormon. Siapa yang menang?

Diana felia Ningrum by Diana felia Ningrum
4 December 2025
in Opini
A A
0
foto biopsi
860
SHARES
1.2k
VIEWS

Pasti kalian para kaum wanita pernah merasakan tiba-tiba suasana hatimu berubah drastis tanpa adanya sebab yang jelas. Merasa tidak disayang dan tidak diingkan oleh pasangan kalian tanpa alasan yang jelas, tapi dalam beberapa saat merasa hal itu tidak benar. Hari ini merasa senang, besok merasa sedih. Situasi ini, dinamakan dengan Mood swing, yaitu keadaan dimana perubahan suasana hati yang berubah sangat drastis. Bagi wanita ini bukan sekadar emosi biasa, melainkan bisa dianggap sebagai gejala pra-menstruasi. Tapi tahukah kalian bahwa dalam situasi tersebut ada “pertarungan” yang mengesankan antara otak dan hormon. Mari kita bahas pertarungan ini. Siapakah yang menang?.

Dalam hal ini dimana hormon seperti estrogen dan progesteron berjuang melawan jaringan otak yang kompleks. Hormon estrogen memiliki hubungan erat dengan fase pra-menstruasi karena fluktasinya sangat memengaruhi suasana hati dan gejala fisik.Kadar estrogen naik di awal siklus, mencapai puncaknya saat ovulasi, lalu menurun drastis menjelang menstruasi, yang dapat memicu gejala PMS seperti perubahan suasana hati, masalah tidur, dan gejala fisik lainnya karena adanya ketidakseimbangan dengan progesteron dan pengaruhnya terhadap neurotransmitter seperti serotonin. Hormon progesteron sangat terkait dengan pra-menstruasi (PMS) karena perubahan kadarnya memicu gejala PMS. Pada tahap akhir siklus menstruasi, jika tidak terjadi kehamilan, kadar progesteron akan menurun drastis, yang kemudian memicu pelepasan lapisan rahim atau menstruasi. Penurunan progesteron ini adalah penyebab utama gejala fisik dan emosional seperti sakit kepala, kram perut, jerawat, kelelahan, dan perubahan suasana hati yang dialami wanita menjelang menstruasi.

Kita mulai dari otak, sebut sebagai “Pahlawan” yang harus menjaga keseimbangan emosi. Otak kita mempunyai bagian-bagian khusus, contohnya seperti amigdala yang memiliki tugas untuk mengindetifikasi ancaman dan emosi, dan juga prefontal cortex yang membantu untuk berfikir bijaksana atau rasional dan mengontrol impuls. Terkadang, hormon-hormon tersebut berinteraksi dengan neurotransmitter seperti serotonin, yang bertanggung jawab atas rasa bahagia dan ketenangan. Menurut penelitian Steiner et al. (2020) dalam Journal of Women’s Health, fluktuasi hormonal selama fase luteal siklus menstruasi mengganggu produksi serotonin, sehingga otak kehilangan sumber energinya. Hal ini menyebabkan respons emosional menjadi lebih intens, di mana masalah kecil pun dapat memicu kemarahan atau kesedihan yang berlebihan.

Teknik neuroimaging seperti fMRI, sebagaimana digunakan oleh Dubol et al., mengungkap upaya otak untuk mempertahankan stabilitas di tengah perubahan tersebut.(2021) di Frontiers in Psychiatry, Menunjukan bahwa wanita mengalami PMDD (Premenstrua dysphoric disorder), amigdala yang menjadi overaktif.Ini seperti otak yang stuck terus di mode waspada, jadi tiap stimulasi kecil aja terasa sebagai sebuah ancaman besar. Sementara itu, konektivitas antara jaringan emosi terganggu, seperti yang dijelaskan Liu dkk, mengurangi kontrol prefrontal. Otak berusaha beradaptasi, tapi hormon sudah lebih dulu menyerang. Di sini, otak terlihat seperti pihak yang “kalah” karena ia bereaksi terhadap perintah hormon, bukan sebaliknya.

Sekarang, mari kita lihat hormon dan lihat “penyerang” yang kuat dan tidak terlihat. Hormon merupakan bagian dari siklus wanita; mereka bukan musuh jahat.Tapi aktivitasnya bisa bikin badai di otak. Contohnya allopregnanolone, hasil olahan progesteron yang langsung nyalain reseptor GABA di kepala. Dalam Psychoneuroendocrinology, Klatzkin dkk. (2019) menjelaskan bagaimana hal ini menyebabkan inhibisi, seperti REM yang sangat kuat, sehingga emosi tidak tertekan. Hormon “menang” karena mereka menyebabkan reaksi: estrogen menyebabkan produksi steroid neuroaktif, yang kemudian menyebabkan perubahan kimia otak, seperti yang dijelaskan oleh Bäckström dkk. (2018) dalam Frontiers in Neuroscience Seluler. Hal ini serupa dengan hormon yang mengubah saluran emosi tanpa ampun dan kendali jarak jauh.

Jadi siapa yang menang dalam pertarungan ini? Jika kita melihat data penelitian, hormon seringkali mendominasi. Mereka melihat perubahan biologis yang secara langsung memengaruhi otak dan menyebabkan perubahan pada hati yang tidak dapat dibalikkan. Namun, otak memiliki kemampuan untuk beradaptasi melalui neuroplastisitas. Otak dapat “membalas dendam” dan menyeimbangkan diri dengan intervensi seperti terapi obat (seperti SSRI untuk meningkatkan serotonin) atau gaya hidup sehat. Ini bukan tentang fokus pada satu aspek saja; melainkan tentang memahami bagaimana keduanya terkait dengan gejala neurologis. Bagi mereka yang mengalami hal ini, pengetahuan ini dapat menjadi panduan untuk menangani gejala daripada fokus pada “mood buruk.”

Kesimpulannya, cerita ini mengajarkan kita bahwa sistem tubuh wanita adalah sistem yang netral, di mana hormon dan otak bekerja sama kadang-kadang saling bertentangan. Kita dapat menjadikan pertentangan ini harmonis dengan menggunakan risalah ini. Jika Anda mengalami perubahan mood semacam ini, hal itu dapat memengaruhi kehidupan Anda dan sebaiknya dibahas dengan dokter atau spesialis kesehatan mental.Mereka bisa bantu dengan cara yang nyambung ke neurosains, kayak ngatur hormon atau latihan mindfulness, supaya otak jadi lebih kuat. Seperti yang Anda ketahui, otak dapat belajar “menang” lebih sering di masa depan.

Steiner, M., Macdougall, M., & Brown, E. (2020). Premenstrual dysphoric disorder: Evidence for a new category for DSM-5. Journal of Women’s Health, 29(2), 1-10

Dubol, M., Epperson, C. N., Del Parigi, A., Dupont, P., & Vandenbulcke, M. (2021). Neural correlates of premenstrual dysphoric disorder: A functional MRI study. Frontiers in Psychiatry, 12, 1-15.

Liu, B., Sundström-Poromaa, I., Comasco, E., Steiner, M., & Sundström-Poromaa, I. (2020). Altered functional connectivity in premenstrual dysphoric disorder. Journal of Affective Disorders, 276, 1-9.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 09 13 at 12.31.34

“Negara Blok M”: Ketika Kawasan Tua Jakarta Bangkit Jadi Kiblat Gaya Hidup Gen Z

13 September 2026
Bahasa menyampaikan kata, tetapi sensitivitas sosial menyampaikan makna. ( iIlustrasi AI )

Bahasa Bukan Sekadar Kata: Sensitivitas Sosial dalam Komunikasi

13 September 2026
akuntansi mnj

Penerapan Metode Kalkulasi Biaya Produksi Tradisional sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada UMKM

13 September 2026
IMG 4253

Ekonomi itu apa sih? Yuk kenalan dengan Pengertian dan Fungsinya

13 September 2026

Bäckström, T., Haage, D., Löfgren, M., Johansson, I. M., Strömberg, J., Nyberg, S., … & Andreen, L. (2018). Neuroendocrine mechanisms in premenstrual syndrome. Frontiers in Cellular Neuroscience, 12, 1-12.

Klatzkin, R. R., Morrow, A. L., Light, K. C., Pedersen, R., & Girdler, S. S. (2019). Allopregnanolone levels and symptom severity in women with premenstrual dysphoric disorder. Psychoneuroendocrinology, 99, 1-8

    Tags: hormonmensmoodMood Swing Pra-menstruasiotak
    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Pendidikan Diera 5.0, Siapkah Indonesia Menghadapinya?

    Next Post

    LPKA Bengkulu Ikuti Arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Terkait Persiapan Pengadaan BAMA 2026

    Diana felia Ningrum

    Diana felia Ningrum

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 09 13 at 12.31.34

    “Negara Blok M”: Ketika Kawasan Tua Jakarta Bangkit Jadi Kiblat Gaya Hidup Gen Z

    13 September 2026
    Bahasa menyampaikan kata, tetapi sensitivitas sosial menyampaikan makna. ( iIlustrasi AI )

    Bahasa Bukan Sekadar Kata: Sensitivitas Sosial dalam Komunikasi

    13 September 2026
    akuntansi mnj

    Penerapan Metode Kalkulasi Biaya Produksi Tradisional sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada UMKM

    13 September 2026
    IMG 4253

    Ekonomi itu apa sih? Yuk kenalan dengan Pengertian dan Fungsinya

    13 September 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2025 12 04 at 11.32.45

    LPKA Bengkulu Ikuti Arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Terkait Persiapan Pengadaan BAMA 2026

    Lapas Bengkulu, Pengadaan BAMA 2026, KUHAP Baru 2026, Kemenimipas, Julianto Budhi Prasetyono, Agus Andrianto, Pemasyarakatan, Transparansi Pengadaan, UPT Pemasyarakatan

    Transparansi Pengadaan BAMA, Lapas Bengkulu Ikuti Rapat Bersama Menteri

    Lapas Bengkulu, Pembinaan Kemandirian, Pelatihan Olahan Pangan, Pembuatan Tempe, Aneka Keripik, Pembinaan WBP, Kegiatan Giatja, Dharma Bhakti Kesejahteraan Sosial

    Pelatihan Olahan Pangan Lapas Bengkulu Ditutup, 40 WBP Resmi Lulus

    Rutan Bengkulu

    Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Bengkulu Gelar Sosialisasi Pencegahan Diare

    Lapas Bengkulu, Pelatihan Kemandirian, Kegiatan Kerja, Produksi Tempe, Produksi Keripik, Pembinaan WBP, Giatja, Yayasan Dharma Bhakti, Kemenkumham Bengkulu, Pembinaan Narapidana

    Setelah Pelatihan Ditutup, Ketua Yayasan Lakukan Evaluasi Produksi Tempe dan Keripik

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Tim Peneliti Bersama Pic Kader Posyandu Lansia

    Mahasiswa Farmasi UNIMMA Teliti Peran Treatment Burnout dan Kesehatan Mental dalam Keputusan Pengobatan Pasien Penyakit Kronis Lewat Program Kreativitas Mahasiswa-Skema Riset Sosial Humaniora

    14 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 14 at 18.49.04

    Lapas Arga Makmur Olah Lahan Pasca Panen, Jaga Keberlanjutan Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian WBP

    14 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 14 at 15.57.24

    Perkuat Kesiapan Rakor, Lapas Arga Makmur Matangkan Arah Kebijakan dan Program Prioritas Pemasyarakatan 2026

    14 September 2026
    Screenshot

    Dukung Kemudahan Akses Warga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Pasang Plang Petunjuk Jalan di Tiga Titik Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak

    14 September 2026
    Mahasiswa KKN Konversi UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendampingi santri penyandang disabilitas netra dalam menggunakan aplikasi hadis audio-digital di Pesantren Sam'an, Kabupaten Bandung.

    Ketika Santri Tunanetra Bertemu Teknologi: Terobosan Tim KKN UIN Bandung di Pesantren Sam’an

    14 September 2026
    bukan-soal-bakat-karier-cemerlang-ahmadmadani

    SMKN 1 Jombang Bekali Siswa Keberanian Memulai Karier

    14 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita