Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Mood Swing Pra-menstruasi: Otak VS Hormon. Siapa yang menang?

Diana felia Ningrum by Diana felia Ningrum
4 December 2025
in Opini
A A
0
foto biopsi
860
SHARES
1.2k
VIEWS

Pasti kalian para kaum wanita pernah merasakan tiba-tiba suasana hatimu berubah drastis tanpa adanya sebab yang jelas. Merasa tidak disayang dan tidak diingkan oleh pasangan kalian tanpa alasan yang jelas, tapi dalam beberapa saat merasa hal itu tidak benar. Hari ini merasa senang, besok merasa sedih. Situasi ini, dinamakan dengan Mood swing, yaitu keadaan dimana perubahan suasana hati yang berubah sangat drastis. Bagi wanita ini bukan sekadar emosi biasa, melainkan bisa dianggap sebagai gejala pra-menstruasi. Tapi tahukah kalian bahwa dalam situasi tersebut ada “pertarungan” yang mengesankan antara otak dan hormon. Mari kita bahas pertarungan ini. Siapakah yang menang?.

Dalam hal ini dimana hormon seperti estrogen dan progesteron berjuang melawan jaringan otak yang kompleks. Hormon estrogen memiliki hubungan erat dengan fase pra-menstruasi karena fluktasinya sangat memengaruhi suasana hati dan gejala fisik.Kadar estrogen naik di awal siklus, mencapai puncaknya saat ovulasi, lalu menurun drastis menjelang menstruasi, yang dapat memicu gejala PMS seperti perubahan suasana hati, masalah tidur, dan gejala fisik lainnya karena adanya ketidakseimbangan dengan progesteron dan pengaruhnya terhadap neurotransmitter seperti serotonin. Hormon progesteron sangat terkait dengan pra-menstruasi (PMS) karena perubahan kadarnya memicu gejala PMS. Pada tahap akhir siklus menstruasi, jika tidak terjadi kehamilan, kadar progesteron akan menurun drastis, yang kemudian memicu pelepasan lapisan rahim atau menstruasi. Penurunan progesteron ini adalah penyebab utama gejala fisik dan emosional seperti sakit kepala, kram perut, jerawat, kelelahan, dan perubahan suasana hati yang dialami wanita menjelang menstruasi.

Kita mulai dari otak, sebut sebagai “Pahlawan” yang harus menjaga keseimbangan emosi. Otak kita mempunyai bagian-bagian khusus, contohnya seperti amigdala yang memiliki tugas untuk mengindetifikasi ancaman dan emosi, dan juga prefontal cortex yang membantu untuk berfikir bijaksana atau rasional dan mengontrol impuls. Terkadang, hormon-hormon tersebut berinteraksi dengan neurotransmitter seperti serotonin, yang bertanggung jawab atas rasa bahagia dan ketenangan. Menurut penelitian Steiner et al. (2020) dalam Journal of Women’s Health, fluktuasi hormonal selama fase luteal siklus menstruasi mengganggu produksi serotonin, sehingga otak kehilangan sumber energinya. Hal ini menyebabkan respons emosional menjadi lebih intens, di mana masalah kecil pun dapat memicu kemarahan atau kesedihan yang berlebihan.

Teknik neuroimaging seperti fMRI, sebagaimana digunakan oleh Dubol et al., mengungkap upaya otak untuk mempertahankan stabilitas di tengah perubahan tersebut.(2021) di Frontiers in Psychiatry, Menunjukan bahwa wanita mengalami PMDD (Premenstrua dysphoric disorder), amigdala yang menjadi overaktif.Ini seperti otak yang stuck terus di mode waspada, jadi tiap stimulasi kecil aja terasa sebagai sebuah ancaman besar. Sementara itu, konektivitas antara jaringan emosi terganggu, seperti yang dijelaskan Liu dkk, mengurangi kontrol prefrontal. Otak berusaha beradaptasi, tapi hormon sudah lebih dulu menyerang. Di sini, otak terlihat seperti pihak yang “kalah” karena ia bereaksi terhadap perintah hormon, bukan sebaliknya.

Sekarang, mari kita lihat hormon dan lihat “penyerang” yang kuat dan tidak terlihat. Hormon merupakan bagian dari siklus wanita; mereka bukan musuh jahat.Tapi aktivitasnya bisa bikin badai di otak. Contohnya allopregnanolone, hasil olahan progesteron yang langsung nyalain reseptor GABA di kepala. Dalam Psychoneuroendocrinology, Klatzkin dkk. (2019) menjelaskan bagaimana hal ini menyebabkan inhibisi, seperti REM yang sangat kuat, sehingga emosi tidak tertekan. Hormon “menang” karena mereka menyebabkan reaksi: estrogen menyebabkan produksi steroid neuroaktif, yang kemudian menyebabkan perubahan kimia otak, seperti yang dijelaskan oleh Bäckström dkk. (2018) dalam Frontiers in Neuroscience Seluler. Hal ini serupa dengan hormon yang mengubah saluran emosi tanpa ampun dan kendali jarak jauh.

Baca Juga

231116 9b05965b 9829 44a6 be98 d4b492adef4f

Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

16 June 2026
es teh

Ketika Niat Hidup Sehat Meredup Di Tengah Pandangan Masyarakat

16 June 2026
IMG 20260613 WA0001.jpg

Di Balik Sunyi Yang Ditinggalkan Ayah

16 June 2026
foto dilva

Mengapa Aku Merasa Tidak Cukup?

16 June 2026

Jadi siapa yang menang dalam pertarungan ini? Jika kita melihat data penelitian, hormon seringkali mendominasi. Mereka melihat perubahan biologis yang secara langsung memengaruhi otak dan menyebabkan perubahan pada hati yang tidak dapat dibalikkan. Namun, otak memiliki kemampuan untuk beradaptasi melalui neuroplastisitas. Otak dapat “membalas dendam” dan menyeimbangkan diri dengan intervensi seperti terapi obat (seperti SSRI untuk meningkatkan serotonin) atau gaya hidup sehat. Ini bukan tentang fokus pada satu aspek saja; melainkan tentang memahami bagaimana keduanya terkait dengan gejala neurologis. Bagi mereka yang mengalami hal ini, pengetahuan ini dapat menjadi panduan untuk menangani gejala daripada fokus pada “mood buruk.”

Kesimpulannya, cerita ini mengajarkan kita bahwa sistem tubuh wanita adalah sistem yang netral, di mana hormon dan otak bekerja sama kadang-kadang saling bertentangan. Kita dapat menjadikan pertentangan ini harmonis dengan menggunakan risalah ini. Jika Anda mengalami perubahan mood semacam ini, hal itu dapat memengaruhi kehidupan Anda dan sebaiknya dibahas dengan dokter atau spesialis kesehatan mental.Mereka bisa bantu dengan cara yang nyambung ke neurosains, kayak ngatur hormon atau latihan mindfulness, supaya otak jadi lebih kuat. Seperti yang Anda ketahui, otak dapat belajar “menang” lebih sering di masa depan.

Steiner, M., Macdougall, M., & Brown, E. (2020). Premenstrual dysphoric disorder: Evidence for a new category for DSM-5. Journal of Women’s Health, 29(2), 1-10

Dubol, M., Epperson, C. N., Del Parigi, A., Dupont, P., & Vandenbulcke, M. (2021). Neural correlates of premenstrual dysphoric disorder: A functional MRI study. Frontiers in Psychiatry, 12, 1-15.

Liu, B., Sundström-Poromaa, I., Comasco, E., Steiner, M., & Sundström-Poromaa, I. (2020). Altered functional connectivity in premenstrual dysphoric disorder. Journal of Affective Disorders, 276, 1-9.

Bäckström, T., Haage, D., Löfgren, M., Johansson, I. M., Strömberg, J., Nyberg, S., … & Andreen, L. (2018). Neuroendocrine mechanisms in premenstrual syndrome. Frontiers in Cellular Neuroscience, 12, 1-12.

Klatzkin, R. R., Morrow, A. L., Light, K. C., Pedersen, R., & Girdler, S. S. (2019). Allopregnanolone levels and symptom severity in women with premenstrual dysphoric disorder. Psychoneuroendocrinology, 99, 1-8

    Tags: hormonmensmoodMood Swing Pra-menstruasiotak
    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Pendidikan Diera 5.0, Siapkah Indonesia Menghadapinya?

    Next Post

    LPKA Bengkulu Ikuti Arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Terkait Persiapan Pengadaan BAMA 2026

    Diana felia Ningrum

    Diana felia Ningrum

    Related Posts

    231116 9b05965b 9829 44a6 be98 d4b492adef4f

    Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

    16 June 2026
    es teh

    Ketika Niat Hidup Sehat Meredup Di Tengah Pandangan Masyarakat

    16 June 2026
    IMG 20260613 WA0001.jpg

    Di Balik Sunyi Yang Ditinggalkan Ayah

    16 June 2026
    foto dilva

    Mengapa Aku Merasa Tidak Cukup?

    16 June 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2025 12 04 at 11.32.45

    LPKA Bengkulu Ikuti Arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Terkait Persiapan Pengadaan BAMA 2026

    Lapas Bengkulu, Pengadaan BAMA 2026, KUHAP Baru 2026, Kemenimipas, Julianto Budhi Prasetyono, Agus Andrianto, Pemasyarakatan, Transparansi Pengadaan, UPT Pemasyarakatan

    Transparansi Pengadaan BAMA, Lapas Bengkulu Ikuti Rapat Bersama Menteri

    Lapas Bengkulu, Pembinaan Kemandirian, Pelatihan Olahan Pangan, Pembuatan Tempe, Aneka Keripik, Pembinaan WBP, Kegiatan Giatja, Dharma Bhakti Kesejahteraan Sosial

    Pelatihan Olahan Pangan Lapas Bengkulu Ditutup, 40 WBP Resmi Lulus

    Rutan Bengkulu

    Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Bengkulu Gelar Sosialisasi Pencegahan Diare

    Lapas Bengkulu, Pelatihan Kemandirian, Kegiatan Kerja, Produksi Tempe, Produksi Keripik, Pembinaan WBP, Giatja, Yayasan Dharma Bhakti, Kemenkumham Bengkulu, Pembinaan Narapidana

    Setelah Pelatihan Ditutup, Ketua Yayasan Lakukan Evaluasi Produksi Tempe dan Keripik

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20260616 WA0065

    Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda ‎

    16 June 2026
    compressed 1000052933 1

    Menelusuri Jejak Sejarah Aceh Singkil: ‘Kuali Peleburan’ Dua Bahasa yang Unik

    16 June 2026
    231116 9b05965b 9829 44a6 be98 d4b492adef4f

    Live Shopping TikTok: Panggung Interaktif yang Dongkrak Omzet, tapi “Harta Karun” Data Masih Diabaikan

    16 June 2026
    es teh

    Ketika Niat Hidup Sehat Meredup Di Tengah Pandangan Masyarakat

    16 June 2026
    IMG 20260613 WA0001.jpg

    Di Balik Sunyi Yang Ditinggalkan Ayah

    16 June 2026
    foto dilva

    Mengapa Aku Merasa Tidak Cukup?

    16 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Square Media Wanita
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita