Ternate – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ternate melaksanakan shalat istisqa berjamaah bersama seluruh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (18/9). Pelaksanaan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan setelah periode kekeringan yang berlangsung cukup panjang.
Kegiatan tersebut menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melaksanakan shalat istisqa secara serentak pada pukul 08.00 waktu setempat.
Shalat berlangsung dengan khidmat dan diikuti seluruh jajaran serta WBP. Momentum ini sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan serta mengajak warga binaan untuk meningkatkan kepedulian dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
Kalapas Ternate, Faozul Ansori, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat istisqa merupakan bentuk doa dan ikhtiar yang dilakukan bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan.
“Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan dan memberikan keberkahan bagi kita semua. Di sisi lain, kami akan terus memastikan kebutuhan air di Lapas Ternate tetap terpenuhi selama kondisi ini berlangsung,” ujar Faozul Ansori.

Sementara itu, Kasi Binadik, Yuslizar, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan penguatan nilai spiritual bagi warga binaan selama menjalani proses pembinaan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan keimanan, rasa syukur, serta kepedulian warga binaan terhadap lingkungan sekitar,” tutur Yuslizar.
Pelaksanaan salat istisqa di Lapas Ternate berjalan aman dan tertib. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menyikapi kondisi kekeringan.





















