Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menyambut peserta Program Pemagangan Nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 1 Angkatan 2026 yang akan melaksanakan kegiatan pemagangan di lingkungan Lapas Mojokerto. Kegiatan penyambutan berlangsung di Aula Utama Lapas Mojokerto dan diikuti oleh Kepala Lapas (Kalapas) beserta jajaran serta seluruh peserta magang, Senin (10/8).
Kegiatan diawali dengan pengarahan dari pihak Lapas Mojokerto kepada para peserta sebagai bekal awal sebelum menjalankan tugas dan kegiatan selama masa pemagangan. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai lingkungan kerja, tata tertib, etika kedinasan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama mengikuti program pemagangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad menyampaikan bahwa program pemagangan menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal dunia kerja secara langsung sekaligus mengembangkan kemampuan dan pengalaman sebelum memasuki dunia kerja secara profesional. Menurutnya, pengalaman selama berada di instansi pemerintah diharapkan dapat memberikan pembelajaran sekaligus kontribusi nyata bagi negeri.
Kalapas juga menekankan pentingnya kemampuan peserta untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja. Peserta diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, memahami tugas yang diberikan, serta menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pemagangan.
Dalam pelaksanaannya, peserta magang telah dibagi ke dalam beberapa kelompok dan ditempatkan pada mentor masing-masing. Para mentor yang berasal dari sejumlah Kepala Seksi (Kasi) di Lapas Mojokerto turut memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas, mekanisme kerja, serta batasan-batasan yang harus dipatuhi selama menjalani pemagangan.
Para mentor juga menekankan pentingnya menjaga kerapian diri, sikap sopan, serta penghormatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Hal tersebut menjadi bagian dari etika kerja yang perlu diterapkan peserta sebagai bentuk kesiapan memasuki lingkungan kerja sekaligus menjaga nama baik pribadi dan instansi.
Suasana penyambutan semakin akrab melalui sesi perkenalan antara peserta magang, mentor, dan jajaran Lapas Mojokerto. Sesi tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan mengenal satu sama lain sehingga koordinasi selama pelaksanaan pemagangan dapat berjalan dengan baik.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus tanda dimulainya perjalanan peserta dalam mengikuti Program Pemagangan Nasional di Lapas Mojokerto. Melalui program ini, Lapas Mojokerto berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman kerja yang berharga, meningkatkan kompetensi, serta mampu memberikan kontribusi positif selama menjalankan pemagangan.
























