CIREBON – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 46 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Membangun Kemandirian Finansial melalui Literasi Keuangan bagi masyarakat Desa Sambeng, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sambeng tersebut menghadirkan Agmart Herlanbang, Assistant Manager Non Gadai Pegadaian, sebagai pemateri.
Seminar ini menjadi salah satu program KKN Kelompok 46 dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memahami dan mengelola keuangan secara bijak. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai Pegadaian sekaligus memahami berbagai pilihan layanan keuangan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Dalam pemaparannya, Agmart memperkenalkan Pegadaian sekaligus menjelaskan peran lembaga tersebut dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ia memberikan gambaran bahwa Pegadaian tidak hanya dikenal melalui layanan gadai, tetapi juga memiliki berbagai layanan keuangan lainnya. Pengenalan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat mengenai keberadaan dan fungsi Pegadaian dalam memenuhi kebutuhan finansial.

Penjelasan mengenai Pegadaian kemudian dikaitkan dengan pentingnya literasi keuangan. Masyarakat diajak untuk lebih memahami kondisi keuangan masing-masing, mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan, serta cermat dalam menentukan pilihan sebelum menggunakan layanan keuangan. Pemahaman tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam membangun kemandirian finansial.
Agmart juga membuka ruang diskusi dengan peserta untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan Pegadaian dan pengelolaan keuangan. Melalui sesi tanya jawab, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung dan memperoleh penjelasan dari pemateri berdasarkan kebutuhan mereka. Interaksi tersebut membuat kegiatan berlangsung lebih komunikatif dan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi.
Ketua KKN Kelompok 46 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Maulana Firgiansyah, mengatakan bahwa seminar tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa melalui kegiatan edukatif yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga dapat memberikan manfaat praktis bagi masyarakat. Melalui seminar ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mengenal layanan keuangan yang tersedia sekaligus memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak,” ujarnya.

Menurut Firgiansyah, literasi keuangan merupakan pengetahuan yang penting karena berkaitan langsung dengan berbagai keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Kelompok 46 menghadirkan praktisi dari bidang keuangan agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung dan mudah dipahami.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN dan Pegadaian dalam menghadirkan ruang edukasi bagi masyarakat Desa Sambeng. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan mengenai Pegadaian, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya merencanakan dan mengelola keuangan secara bertanggung jawab.
Melalui Seminar Membangun Kemandirian Finansial melalui Literasi Keuangan, mahasiswa KKN Kelompok 46 berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan memahami kondisi keuangan, menentukan prioritas, dan mempertimbangkan setiap keputusan finansial secara matang diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat dalam membangun kemandirian finansial.



















