Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira bekerja sama dengan Puskesmas Walang gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Warga Binaan, Kamis (1/10). Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit di lingkungan Pemasyarakatan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan sejumlah layanan kesehatan dasar. Warga Binaan menjalani pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, tekanan darah, gula darah, profil lipid, hingga pemeriksaaan kesehatan jiwa Warga Binaan.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan kesehatan Warga Binaan tetap terpenuhi. Menurutnya, deteksi dini membantu petugas mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan sehingga ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
”Pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat penting untuk mengetahui kondisi Warga Binaan sejak dini. Kami terus berupaya memberikan akses pelayanan kesehatan yang baik agar kesehatan Warga Binaan terpantau selama menjalani masa pidana,” ujar Samad.

Kepala Puskesmas Walang, dr. Dyah Fitrah Mayasari, menyampaikan pemeriksaan tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan saat ini, tetapi juga mengidentifikasi faktor risiko yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
“Melalui pemeriksaan ini kami dapat melakukan deteksi awal terhadap beberapa faktor risiko,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Yosi, menyambut baik pelaksanaan CKG tersebut. Ia mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan secara langsung di Lapas karena dapat mengetahui kondisi kesehatan sekaligus memperoleh informasi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan.
”Kami sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini. Kami bisa mengetahui kondisi kesehatan kami dan mendapat arahan dari tenaga kesehatan tentang cara menjaga kesehatan selama berada di Lapas,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Walang, Lapas Bandanaira berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan promotif dan preventif. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi dasar pemantauan dan tindak lanjut kesehatan Warga Binaan sehingga pelayanan kesehatan diberikan secara tepat dan berkelanjutan. (Humas/LT)


















