Kendal, 1 September 2026— KKN UIN Walisongo Semarang Posko 173 melalui Divisi Kesehatan dan Lingkungan mengadakan sosialisasi Pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pengelolaan Stres dengan tema “Sehat Badannya, Tenang Pikirannya”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Sedayu, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, pada Selasa (1/9/2026), dengan melibatkan anggota PKK Desa Sedayu.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat sekaligus memahami cara mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai PHBS dan pengelolaan stres. Peserta mendapatkan informasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri maupun lingkungan serta cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengelola stres di tengah berbagai aktivitas dan tanggung jawab.
Setelah pemaparan materi, peserta diberikan lembar post-test terkait materi PHBS. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pembahasan jawaban. Panitia memberikan kesempatan kepada peserta secara sukarela untuk membacakan hasil post-test yang telah dikerjakan. Lima peserta yang berani membacakan jawabannya mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Ketua PKK Desa Sedayu, Mahmudah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh KKN UIN Walisongo Posko 173. Menurutnya, edukasi mengenai PHBS dapat membantu masyarakat, khususnya para ibu, untuk semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
“Programnya bagus. Istilahnya memberitahu kepada semua warga, otomatis membuat rumah itu semakin sehat. Selain itu, mengingatkan kewajiban sebagai ibu rumah tangga itu harus seperti apa, biar tidak stres, cara mengatasi stres, biar rumahnya sehat, dan makanan anak-anaknya sehat,” ujar Mahmudah.
Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi anggota PKK karena tidak hanya membahas kesehatan lingkungan dan keluarga, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pengelolaan stres. Mahmudah pun menyampaikan terima kasih atas edukasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN.
Sementara itu, Koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN UIN Walisongo Posko 173, Hana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh arahan pemerintah desa mengenai permasalahan pola hidup sehat di masyarakat.
Menurut Hana, PKK dipilih sebagai sasaran kegiatan karena memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
“PKK merupakan tonggak utama yang dapat menjadi saluran informasi terkait kesejahteraan masyarakat, terutama terkait permasalahan rumah tangga,” jelas Hana.
Selain PHBS, materi pengelolaan stres juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Hana menyebutkan bahwa anggota PKK memiliki beragam peran dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, sebagian dari mereka juga bekerja dan menjalankan berbagai tanggung jawab lainnya.
“Karena banyaknya peran tersebut, kami ingin mengedukasi tentang bagaimana pengelolaan stres bagi ibu-ibu agar dapat mengendalikan dan memanajemen stres dari permasalahan kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KKN UIN Walisongo Posko 173 berharap pengetahuan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar. Dengan meningkatnya kesadaran mengenai PHBS dan kemampuan mengelola stres, diharapkan tercipta keluarga yang lebih sehat secara fisik sekaligus lebih tenang dalam menghadapi berbagai aktivitas dan permasalahan kehidupan.
Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 173 dan anggota PKK Desa Sedayu.
























