Gunungrejo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 67 membuat dan memasang papan informasi sejarah di kawasan Sumber Nagan, Dusun Biru, Desa Gunungrejo, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Papan tersebut memuat informasi mengenai sejarah dan cerita lokal yang berkembang di masyarakat terkait kawasan mata air Sumber Nagan.
Program tersebut menyasar warga Desa Gunungrejo serta wisatawan atau pengunjung Sumber Nagan. Pembuatan papan informasi dilakukan karena sebelumnya belum tersedia media di lokasi yang secara khusus memberikan informasi mengenai sejarah dan asal-usul Sumber Nagan. Sumber Nagan merupakan kawasan mata air yang berada di tepi Sungai Klampok, di antara persawahan dan ladang. Berdasarkan sumber tertulis dan cerita yang berkembang di masyarakat, kawasan tersebut dikaitkan dengan peninggalan Kerajaan Singosari.
Salah satu cerita yang berkembang menyebutkan kawasan Sumber Nagan sebagai tempat yang dipercaya pernah menjadi pemandian Ken Dedes dan Ken Arok serta lokasi membasuh pusaka, salah satunya Keris Mpu Gandring. Informasi tersebut menjadi bagian dari cerita sejarah lokal yang dihimpun dalam penyusunan papan informasi. Nama Sumber Nagan juga dikaitkan dengan keberadaan batu besar yang dahulu dipahat menyerupai kepala sepasang naga. Pahatan tersebut dilaporkan telah hilang sekitar 1968. Selain itu, masyarakat setempat memiliki cerita mengenai keberadaan patung-patung berbentuk naga di sekitar kawasan sumber mata air.
Cerita lain yang berkembang di masyarakat berkaitan dengan patung berbentuk manusia yang dipercaya menjadi tempat keluarnya air. Patung tersebut kemudian diambil sekitar tahun 1962. Berbagai cerita mengenai Sumber Nagan tersebut diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Untuk menyusun informasi pada papan sejarah, mahasiswa KKN MAs Kelompok 67 terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan kepala desa dan tokoh masyarakat Dusun Biru. Pengumpulan informasi dilakukan melalui riset lisan dan wawancara dengan tokoh masyarakat, serta warga setempat Dusun Biru. Informasi yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan disusun menjadi narasi sejarah yang digunakan dalam papan informasi. Tahapan program selanjutnya meliputi perancangan desain, pembuatan, hingga pemasangan papan di kawasan Sumber Nagan.
Program tersebut juga mencakup serah terima dan peresmian sederhana satu Papan Informasi Sejarah bersama ketua RW 03 dan RT 08 Dusun Biru. Papan yang dipasang menjadi media informasi bagi pengunjung untuk mengetahui cerita dan sejarah lokal yang berkaitan dengan kawasan Sumber Nagan. Selain ditujukan kepada wisatawan atau pengunjung, informasi pada papan tersebut juga dapat menjadi sarana pengenalan sejarah lokal bagi masyarakat Dusun Biru, Desa Gunungrejo khususnya generasi muda. Sebelumnya, informasi mengenai sejarah dan asal-usul Sumber Nagan belum tersedia dalam bentuk media informasi di lokasi.
Melalui pemasangan papan sejarah tersebut, informasi mengenai Sumber Nagan yang selama ini disampaikan melalui cerita masyarakat dituangkan dalam bentuk media informasi di kawasan sumber mata air. Program ini menjadi bagian dari kegiatan KKN MAs Kelompok 67 dalam mengenalkan informasi sejarah dan budaya lokal di Dusun Biru, Desa Gunungrejo.
KKN MAs sendiri adalah program Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Pada tahun 2026 ini, KKN MAs dipusatkan di wilayah Malang Raya dengan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai tuan rumah. Program ini diikuti oleh 59 kampus PTMA dari seluruh Indonesia.
Kelompok 67 KKN MAs terdiri dari 13 mahasiswa yang berasal dari 11 perguruan tinggi, yaitu Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Bone, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Palembang, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, dan Universitas Muhammadiyah Buton.
Selain Pembuatan Papan Informasi Sejarah Sumber Nagan, Kelompok 67 juga melaksanakan program pada bidang pendidikan meliputi Peningkatan Literasi dan Keterampilan TIK melalui Media Video Pembelajaran dan Game Interaktif, Sosialisasi Anti-Bullying dan pengembangan Kotak Aduan, dan Pikoedukasi Psychological Safety. Pada bidang kesehatan meliputi Edukasi Kepatuhan Pengobatan dan Terapi Komlementer Pada Pasien Hipertensi dan Stimulation System Sensory & Balance Playground, serta pada bidang UMKM yaitu Digitalisasi dan Promosi UMKM di Dusun Biru.

























