Ternate – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ternate mengikuti pelaksanaan uji kompetensi dalam rangka Program Kebijakan Profiling ASN (ProASN) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berlangsung di UPT BKN Ternate, Rabu (26/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan penerapan manajemen talenta sekaligus memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kompetensi, potensi, kemampuan literasi digital, serta preferensi karier pegawai yang mengikuti program ProASN.
Pelaksanaan uji kompetensi menjadi tahapan penting dalam memetakan profil setiap pegawai secara lebih objektif dan komprehensif. Hasil profiling diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya untuk mendukung penempatan, pengembangan kompetensi, dan perencanaan karier ASN sesuai potensi serta kebutuhan organisasi.

Kalapas Ternate, Faozul Ansori, menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran dalam ProASN merupakan langkah positif dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan memiliki kompetensi sesuai tuntutan organisasi.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan uji kompetensi ini karena hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan karier dan peningkatan kapasitas ASN secara lebih terarah, objektif, dan sesuai kebutuhan organisasi,” ujar Faozul Ansori.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Ternate, Taufik Hadinoto, menilai pemetaan kompetensi melalui ProASN dapat membantu organisasi dalam mengoptimalkan potensi sumber daya manusia yang tersedia.
“Profiling yang dilakukan secara menyeluruh akan membantu organisasi mengetahui kekuatan dan potensi pegawai, sehingga pengembangan kompetensi maupun karier dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran,” tutur Taufik Hadinoto.
Melalui partisipasi dalam Program Kebijakan Profiling ASN, Lapas Ternate terus mendukung upaya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membangun manajemen ASN berbasis kompetensi dan potensi.





















