Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Ketika Pengkritik Masuk Lingkaran Kekuasaan

FajarNi by FajarNi
19 October 2026
in Opini
A A
0
1792247691547
851
SHARES
1.2k
VIEWS

Dinamika politik Indonesia selalu menghadirkan peristiwa yang menarik untuk diperbincangkan. Salah satunya adalah masuknya figur pengkritik vokal, Rocky Gerung, ke dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Langkah yang disebut berlangsung di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini memunculkan beragam tanggapan di masyarakat tengah. Sebagian besar melihatnya sebagai upaya menghadirkan pemikiran kritis dalam pemerintahan. Sebagian lainnya menyimpulkan apakah sikap kritis yang selama ini disampaikan dari luar kekuasaan akan tetap terjaga setelah berada di dalam sistem.

Pertanyaan tersebut penting karena hubungan antara kritik dan kekuasaan tidak selalu berjalan sederhana. Kritik dapat membantu pemerintah mengenali kelemahan kebijakan, namun juga dapat kehilangan daya ketika kepentingan politik mulai mendominasi. Oleh karena itu, persoalan utamanya bukan sekedar siapa yang mendapat jabatan, melainkan bagaimana pemikiran kritis dapat berperan dalam proses pengambilan keputusan suatu negara.

Dalam sejarah politik, merangkul tokoh-tokoh yang sebelumnya berada di luar lingkaran kekuasaan bukanlah hal baru. Langkah semacam ini dapat dipahami melalui dua kemungkinan. Pertama, penggunaan tokoh-tokoh penting dapat menjadi bentuk investasi politik untuk memperluas dukungan sekaligus mengurangi tekanan dari pihak-pihak yang sebelumnya mengkritik pemerintah. Kedua, pemerintah mungkin memang ingin memperoleh sudut pandang alternatif agar keputusan yang diambil tidak hanya didasarkan pada pemikiran orang-orang yang sejalan dengan penguasa.

Kedua kemungkinan tersebut tidak dapat langsung dipastikan hanya berdasarkan perubahan posisi seseorang. Menilai motif politik tanpa bukti berisiko menghasilkan kesimpulan yang terburu-buru. Oleh karena itu, penilaian yang lebih adil perlu diarahkan pada bagaimana peran tokoh tersebut dijalankan dan sejauh mana keberadaannya mempengaruhi kualitas pemerintahan.

Dalam konteks ini, setidaknya ada tiga hal yang dapat digunakan masyarakat untuk menilai apakah kehadiran seorang pengkritik di dalam lingkaran kekuasaan benar-benar membawa manfaat.

Pertama , kualitas pertimbangan yang disampaikan kepada presiden. Wantimpres memiliki fungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dalam menjalankan fungsi tersebut, pemikiran yang independen, objektif, dan berlandaskan kondisi nyata masyarakat menjadi penting. Masyarakat dapat menilai apakah masukan yang diberikan tetap berani menunjukkan kelemahan kebijakan, mempertimbangkan data, dan memperhatikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Jika kritik justru berubah menjadi pembenaran terhadap setiap keputusan pemerintah, kehadiran pemikir kritis kehilangan sebagian nilai yang diharapkan darinya.

Kedua , keterbukaan pemerintah dalam menerima perbedaan pendapat. Keberadaan nasihat yang kritis tidak akan banyak berarti jika masukan mereka hanya didengarkan secara formal tanpa mempertimbangkan dalam pengambilan keputusan. Pemerintahan yang sehat membutuhkan ruang untuk menguji gagasan, membandingkan berbagai pandangan, dan memperbaiki kebijakan berdasarkan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, ukuran keberhasilan bukan hanya keberanian seseorang menyampaikan kritik, melainkan juga kesediaan pemerintah mempertimbangkan kritik tersebut. Tanpa keterbukaan semacam ini, kehadiran tokoh kritis berisiko menjadi sekadar simbol untuk menunjukkan bahwa pemerintah menerima perbedaan pendapat.

Baca Juga

1792022026771

Antara Janji Politik dan Realisasi Kebijakan: Bagaimana Masyarakat Menilai Kinerja Pemimpin?

19 October 2026
WhatsApp Image 2026 10 19 at 16.02.17

Banyak Pengawas, Sedikit Pengendalian? Pelajaran Internal Audit dari MBG

19 October 2026
Cafe Analytics and Iced Coffee 2 1

Peramalan Penjualan: Strategi agar Operasional Bisnis Kopi Lebih Efisien

19 October 2026
IMG 2405

Komunikasi Efektif di Tempat Kerja Jadi Kunci Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja Karyawan

19 October 2026

Ketiga , manfaat kebijakan bagi masyarakat. Perdebatan mengenai posisi seorang tokoh politik pada akhirnya tidak bisa berhenti pada persoalan reputasi, retorika, atau kedekatannya dengan penguasa. Ukuran yang lebih penting adalah apakah proses pemberian pertimbangan ikut mendorong kebijakan yang menjawab kebutuhan masyarakat. Hal itu dapat dilihat dari perhatian terhadap akses pendidikan, keadilan sosial, kesejahteraan ekonomi, dan perlindungan kelompok yang rentan. Dengan demikian, keberadaan pemikir kritis seharusnya tidak hanya mencakup lingkungan pemerintahan, tetapi juga membantu menghasilkan keputusan yang lebih peka terhadap permasalahan nyata masyarakat.

Ukuran ketiga tersebut saling berkaitan. Pertimbangan yang tajam tidak akan cukup jika pemerintah menutup diri terhadap masukan. Sebaliknya, keterbukaan terhadap perbedaan pendapat juga belum menjamin hasil yang baik apabila kebijakan yang dihasilkan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberhasilan menghadirkan pemikiran-pemikiran kritis dalam pemerintahan perlu dinilai melalui keseluruhan proses, mulai dari keseimbangan pertimbangan hingga hasil kebijakan yang dapat dirasakan publik.

Masyarakat pun perlu menghindari dua penilaian yang terlalu dini: menganggap mengirimkan seorang pengkritik pasti memperkuat demokrasi atau langsung menyimpulkan bahwa ia telah kehilangan sikap kritisnya. Kedua pandangan tersebut sama-sama berisiko mengabaikan fakta dan perkembangan yang sebenarnya. Penilaian yang lebih objektif memerlukan pengamatan terhadap tindakan, keputusan, dan hasil kerja yang dapat dinilai secara terbuka.

Pada akhirnya, masuknya seorang pengkritik ke dalam lingkaran kekuasaan merupakan kesempatan sekaligus ujian. Kesempatan bagi pemerintah untuk memperoleh sudut pandang yang berbeda, sekaligus ujian bagi pemikir independensi yang bersangkutan dan keterbukaan penguasa terhadap kritik. Apakah langkah ini akan memperkuat kualitas demokrasi atau hanya mengubah posisi politik, definisi tidak cukup dicari dari pernyataan maupun dugaan. Jawabannya perlu dilihat dari bagaimana kritik ditanggapi, bagaimana kebijakan dirumuskan, dan sejauh mana hasil menjawab kebutuhan masyarakat.

    Tags: Masuk Lingkaran KekuasaanPengkritik
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Banyak Pengawas, Sedikit Pengendalian? Pelajaran Internal Audit dari MBG

    Next Post

    Antara Janji Politik dan Realisasi Kebijakan: Bagaimana Masyarakat Menilai Kinerja Pemimpin?

    FajarNi

    FajarNi

    Related Posts

    1792022026771

    Antara Janji Politik dan Realisasi Kebijakan: Bagaimana Masyarakat Menilai Kinerja Pemimpin?

    19 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 19 at 16.02.17

    Banyak Pengawas, Sedikit Pengendalian? Pelajaran Internal Audit dari MBG

    19 October 2026
    Cafe Analytics and Iced Coffee 2 1

    Peramalan Penjualan: Strategi agar Operasional Bisnis Kopi Lebih Efisien

    19 October 2026
    IMG 2405

    Komunikasi Efektif di Tempat Kerja Jadi Kunci Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja Karyawan

    19 October 2026
    Next Post
    1792022026771

    Antara Janji Politik dan Realisasi Kebijakan: Bagaimana Masyarakat Menilai Kinerja Pemimpin?

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    1792022026771

    Antara Janji Politik dan Realisasi Kebijakan: Bagaimana Masyarakat Menilai Kinerja Pemimpin?

    19 October 2026
    1792247691547

    Ketika Pengkritik Masuk Lingkaran Kekuasaan

    19 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 19 at 16.02.17

    Banyak Pengawas, Sedikit Pengendalian? Pelajaran Internal Audit dari MBG

    19 October 2026
    IMG 20261019 WA0003 1

    Di Tengah Fenomena Vakumnya Gerakan Mahasiswa, HMBJ Buktikan Eksistensi Lewat Peringatan HUT ke-61 Kabupaten Bungo

    19 October 2026
    Messenger creation F3A1C926 D64D 4CC1 93B3 2F3D0DA3D6A7

    Evaluasi Kinerja, Lapas Bandanaira Siap Tindak Lanjuti Hasil Evaluasi Kanwil Ditjenpas Maluku ‎

    19 October 2026
    Lapas Bengkulu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Warga Binaan, pelayanan kesehatan, hak Warga Binaan, pelayanan humanis

    Wujud Kepedulian, Kalapas Bengkulu Pastikan Perhatian bagi Warga Binaan yang Sakit

    19 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 media@swsmedia.id

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita