Target Empat Mahkota: 8 Finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 Siap Berlaga di Tingkat Nasional
852
SHARES
1.2k
VIEWS
Target Empat Mahkota: 8 Finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 Siap Berlaga di Tingkat Nasional
BANTEN — Mengusung semangat “Banten Jawara“, delapan finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 menyatakan kesiapannya untuk mengharumkan nama daerah di panggung nasional. Mereka dijadwalkan mengikuti babak karantina hingga grand final Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia 2026 serta Puteri Batik Cilik dan Puteri Batik Remaja Indonesia 2026 pada 27 Oktober hingga 1 November 2026 mendatang.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (18/10/2026), perwakilan Banten ini memaparkan kesiapan fisik, mental, hingga pemantapan advokasi sosial yang telah dilatih intensif selama lima bulan terakhir.
Regional DirectorPuteri Anak dan Puteri Remaja Banten, Miss Deiby Shinta Anggia, mengungkapkan bahwa seluruh peserta telah menerima pembekalan holistik meliputi teknik catwalk, public speaking, etika, grooming, hingga table manner.
“Target kami bukan hanya panggung Banten lalu berhenti. Kami ingin putri-putri yang terpilih terus meningkatkan kualitas diri—baik penampilan, karakter, etika, maupun public speaking,” ujar Deiby.
Deiby optimistis wakil dari Banten bersaing di empat kategori ajang nasional tersebut. “Kita harus berani bermimpi setinggi-tingginya. Target tentu ingin mendapatkan hasil terbaik. Kami berharap bisa membawa pulang empat mahkota,” tegasnya.
Target Empat Mahkota: 8 Finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Persiapan Matang dan Advokasi Strategis Para Finalis
Banten mengirimkan wakilnya untuk bertanding pada empat kategori utama. Masing-masing finalis membawa fokus persiapan serta misi khusus:
Mikhayla Dittara Assyifa Anwar (Mika) – Puteri Anak Indonesia Banten 2026
Fokus memperkuat teknik catwalk, keterampilan public speaking, serta konsistensi program advokasi yang diusungnya.
Karissa Tesalonika Harianja – Puteri Remaja Indonesia Banten 2026
Menjadikan panggung nasional sebagai sarana self-improvement dan memperluas dampak sosial dari langkah-langkah kecil.
Shaelynn Chang – Puteri Remaja Indonesia Banten Pariwisata 2026
Memanfaatkan latar belakang modeling untuk menyempurnakan pembawaan diri dan memperluas jaringan lintas provinsi.
Hiranindya Heryunanisita Ichwan (Hira) – Puteri Anak Indonesia Banten Budaya & Favorite 2026
Mengusung misi pelestarian dan wawasan kebudayaan lokal Banten di tingkat nasional.
Aline Estianty Hadi (Alin) – Puteri Anak Indonesia Banten Lingkungan 2026
Fokus pada pendalaman isu dan edukasi lingkungan hidup agar pesan pelestarian alam tersampaikan secara efektif.
Nadine Callysta Tambunan – Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2026
Menyiapkan performa terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri serta memperluas wawasan selama masa karantina.
Mirelin – Puteri Remaja Indonesia Banten Pendidikan 2026
Menyebut persiapannya telah mencapai 90 persen dan terus melakukan penyempurnaan aspek detail menjelang karantina.
Radenroro Alisha Prameswari Sugiharto – Puteri Remaja Indonesia Banten Budaya 2026
Terus mengasah keterampilan dan memperdalam pemahaman tentang keragaman budaya Nusantara.
Target Empat Mahkota: 8 Finalis Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026 Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Kantongi Dukungan Pemerintah dan Bawa Misi Sosial
Guna memantapkan langkah, para finalis telah melakukan audiensi resmi dengan instansi pemerintah setempat, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten serta Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan.
Dukungan dari pemerintah daerah menjadi amunisi moral penting bagi perwakilan daerah ini. Tak sekadar mengejar prestasi dan mahkota, wakil Banten juga membawa misi kepedulian sosial yang nyata. Mereka menginisiasi program edukasi dan charityyang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga pemulung di kawasan Tangerang dan Tangerang Selatan.
“Kami ingin menjadikan platform ini sebagai sarana menginspirasi anak-anak pemulung yang belum mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama. Keberhasilan seorang putri tidak hanya diukur dari mahkota, tetapi dari kepedulian dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Miss Deiby.
Peran Pilar Keluarga dan Kerjasama Tim
Dukungan penuh dari pihak keluarga dan para orang tua menjadi modal dasar semangat para finalis. Keterlibatan aktif para ibu dalam mendampingi proses pembinaan memberikan dorongan moral yang kuat selama masa persiapan.
Dengan bekal karakter, pembinaan matang, program advokasi yang solid, serta doa masyarakat Banten, para finalis optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan membuktikan bahwa ajang beauty pageant adalah sarana kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.