Arga Makmur, 23 September 2026 — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Arga Makmur memperkuat pengawasan langsung terhadap kondisi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), keamanan dan ketertiban, serta kelayakan lingkungan hunian melalui kontrol rutin Kepala Lapas bersama jajaran, Rabu (23/9).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dilakukan dengan menyambangi langsung area blok hunian untuk melihat kondisi kamar, sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, serta situasi WBP. Kontrol langsung juga menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk memastikan berbagai potensi permasalahan di dalam blok dapat diketahui dan ditindaklanjuti sejak awal.
Pimpinan Hadir Langsung di Blok Hunian
Kontrol blok hunian dilakukan Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, bersama pejabat struktural, JFT/JFU, perawat, dan petugas pengamanan.
Dalam pelaksanaannya, jajaran tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik kamar dan fasilitas pendukung, tetapi juga berinteraksi langsung dengan WBP untuk mengetahui situasi yang mereka alami selama berada di dalam blok hunian.
WBP diberikan ruang untuk menyampaikan keluhan, kebutuhan, maupun permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan, keamanan, ketertiban, dan kehidupan sehari-hari di dalam Lapas.
Pola pengawasan langsung tersebut memberikan ruang bagi pimpinan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi blok hunian sekaligus memastikan pelayanan dan pembinaan berjalan sesuai dengan ketentuan.
Dari Kontrol Menjadi Deteksi Dini
Bagi Lapas Arga Makmur, kontrol blok hunian bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi salah satu instrumen pengawasan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Pengecekan kondisi kamar, fasilitas, kebersihan, dan lingkungan hunian dilakukan untuk mengetahui sejak awal apabila terdapat sarana yang membutuhkan perbaikan atau kondisi yang berpotensi memengaruhi keamanan dan kenyamanan WBP.
Pada saat yang sama, pemantauan langsung terhadap WBP membantu petugas mengetahui kondisi kesehatan maupun permasalahan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Dengan pendekatan tersebut, pengawasan tidak hanya dilakukan setelah muncul persoalan, tetapi diarahkan pada upaya pencegahan dan deteksi dini.
Kebersihan Menjadi Bagian dari Pembinaan
Dalam kontrol tersebut, Kepala Lapas memberikan penguatan kepada WBP agar menjaga kebersihan dan kerapian kamar serta lingkungan hunian.
WBP diarahkan untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, menjaga fasilitas kamar, serta menjemur kasur secara berkala untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan hunian.
Arahan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebersihan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan kedisiplinan dan tanggung jawab WBP selama menjalani masa pembinaan.
Lingkungan hunian yang bersih, tertata, dan sehat diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana pembinaan yang lebih kondusif.
Menguatkan Semangat 15 Program Aksi Kementerian Tahun 2026
Kontrol langsung terhadap blok hunian juga menjadi bagian dari upaya Lapas Arga Makmur menerjemahkan semangat 15 Program Aksi Kementerian Tahun 2026 ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pengawasan yang dilakukan secara langsung memperkuat tata kelola Pemasyarakatan yang responsif, terutama dalam aspek keamanan dan ketertiban, pelayanan kepada WBP, pemantauan kondisi hunian, serta pencegahan potensi gangguan sejak dini.
Pemasyarakatan tidak hanya menjalankan pengamanan secara prosedural, tetapi juga memastikan kondisi WBP dan lingkungan hunian mendapatkan perhatian secara menyeluruh.
Melalui kehadiran pimpinan dan jajaran secara langsung di blok hunian, setiap kondisi yang ditemukan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Lapas.
Memastikan WBP dalam Kondisi Baik
Selain melakukan pengecekan lingkungan hunian, Kepala Lapas bersama jajaran turut memantau kondisi WBP secara langsung.
Perawat Lapas dilibatkan dalam kegiatan tersebut untuk mendukung pemantauan aspek kesehatan WBP. Kehadiran unsur kesehatan dalam kontrol blok memperkuat pendekatan bahwa keamanan, kesehatan, kebersihan, dan pembinaan merupakan bagian yang saling berkaitan dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan.
WBP juga diingatkan untuk mematuhi tata tertib, menjaga sikap dan perilaku, serta segera menyampaikan kepada petugas apabila mengetahui kondisi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Komitmen Pengawasan yang Berkelanjutan
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menegaskan bahwa pengawasan langsung ke blok hunian akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi Lapas tetap aman, tertib, bersih, dan kondusif.
“Kontrol blok merupakan bagian dari pengawasan langsung pimpinan. Kami ingin melihat secara nyata bagaimana kondisi hunian, kondisi WBP, kebersihan, sarana prasarana, sekaligus mengetahui apabila ada kebutuhan atau permasalahan yang perlu segera ditindaklanjuti.”
Yulian juga menekankan pentingnya keterlibatan WBP dalam menjaga lingkungan hunian.
“Kami terus mengingatkan WBP agar menjaga kebersihan, merawat fasilitas yang ada, mematuhi tata tertib, dan segera menyampaikan kepada petugas apabila terdapat permasalahan. Pengawasan akan lebih efektif apabila dibangun bersama dengan kesadaran dan tanggung jawab seluruh warga binaan.”
Lapas Arga Makmur akan terus meningkatkan kontrol dan pemantauan blok hunian secara berkala, menindaklanjuti setiap temuan terkait sarana prasarana maupun kondisi WBP, serta memberikan penguatan secara berkelanjutan kepada WBP.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Arga Makmur dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, sehat, dan kondusif melalui pengawasan yang konsisten dan berorientasi pada pencegahan.
Sebab, deteksi dini bukan hanya tentang menemukan potensi gangguan, tetapi tentang hadir lebih awal untuk memastikan setiap kondisi dapat dikendalikan sebelum berkembang menjadi persoalan.























