Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Pada Senin (12/10/26) pukul 07.00-07.40, MAN 1 Yogyakarta mengadakan kajian pagi untuk seluruh murid. Kajian disampaikan oleh Tomzy Arzuleo, murid kelas XII PK 1, dengan mengangkat tema “Langkah Efektif Pembentukan Karakter Remaja di Era Digital”. Kajian disampaikan melalui mikrofon dari ruang Wakil Kepala Madrasah lalu disiarkan melalui pengeras suara dan didengarkan oleh seluruh murid di kelas masing-masing.
Kajian diawali dengan refleksi kepada seluruh murid bahwa mengenai tujuan datang ke madrasah. Murid diharapkan tidak hanya memperoleh ilmu yang bermanfaat tetapi juga dapat berperilaku baik terhadap sesama. Tomzy mengatakan bahwa setiap murid memiliki kemampuan yang berbeda dan oleh sebab itu murid harus saling melengkapi satu sama lain.
Murid seringkali menetapkan ilmu sebagai fokus utama sebagai pelajar, tetapi ada yang tak kalah penting, yaitu adab. Pada era digital, ilmu bisa didapatkan dari banyak sumber, madrasah bukan lagi satu-satunya tempat untuk mendapatkan ilmu. Namun, adab sebagai karakter yang melekat pada seorang murid, merupakan hal yang esensial dan tak dapat digantikan oleh sumber digital.
“Walau zaman sudah berkembang, ilmu pengetahuan bisa didapatkan dari sumber digital, guru tidak akan pernah tergantikan karena dari merekalah kita belajar pendidikan karakter,” ujar Tomzy dalam kajiannya.
Sebagai seorang muslim, Rasullullah Saw adalah seorang teladan yang harus kita contoh akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang, kehidupan sebagai seorang murid membuat kita lalai dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim seperti membaca Al-Quran. Oleh karena itu, sesibuk apapun kegiatan yang dijalani, murid tetap harus menjalankan kewajiban agamanya.
Dalam menghadapi perkembangan zaman, seorang muslim harus memiliki sikap tabayyun. Sebab informasi yang ada di internet maupun media sosial belum tentu benar, oleh karena itu perlu bagi kita untuk memverifikasinya sebelumnya mempercayai dan menyebarkan informasi tersebut. Dengan demikian, sikap kritis dan kehati-hatian dalam menerima informasi menjadi bagian penting dari pembentukan karakter remaja di era digital.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kajian pagi yang mengangkat tema pembentukan karakter remaja di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan adab, nilai agama, dan kemampuan murid dalam menyaring informasi.
“Sekarang anak-anak sangat mudah mendapatkan informasi dari mana saja. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana mereka menyikapi informasi itu dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pintar saja tidak cukup, harus diimbangi dengan adab dan tanggung jawab,” ujar Edi.
Ia berharap kajian pagi dapat menjadi ruang refleksi bagi murid untuk memperbaiki diri, baik dalam belajar, berinteraksi dengan orang lain, maupun menggunakan media digital. (imz)




















