Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dua Umar, Dua Cermin Pemimpin: Relevansi Nilai Islam dalam Dunia Pendidikan Modern

Silvia Damayanti

Silvia Damayanti by Silvia Damayanti
20 July 2025
in Pendidikan
A A
0
IMG20250720143330
861
SHARES
1.2k
VIEWS

 

Di tengah derasnya arus globalisasi dan krisis moral yang merambah dunia pendidikan, kita dihadapkan pada tantangan serius: bagaimana membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter islami. Salah satu solusi yang layak ditawarkan adalah kembali meneladani tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam, seperti Umar bin Khattab dan Umar bin Abdul Aziz, dua sosok pemimpin legendaris yang dikenang karena keadilan, ketegasan, ketakwaan, dan kepeduliannya terhadap umat.

Kisah hidup kedua tokoh ini terangkum apik dalam buku The Glory Story of Two Umars karya Fuad Abdurrahman. Buku ini bukan hanya sekadar narasi sejarah, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang sangat relevan diterapkan dalam dunia pendidikan kontemporer.

 

Pemimpin yang Mendidik Lewat Teladan

Umar bin Khattab dikenal sebagai khalifah yang tegas dan adil. Ia tidak hanya menerapkan hukum Islam dengan konsisten, tetapi juga menjadi teladan dalam kesederhanaan dan tanggung jawab. Kepemimpinannya menggambarkan nilai akhlak mulia (khuluqiyah) yang sangat dibutuhkan dalam membentuk pribadi pendidik dan peserta didik masa kini: jujur, amanah, adil, dan bertanggung jawab.

Umar bin Abdul Aziz, di sisi lain, tampil sebagai reformis lembut yang menolak kemewahan dan memilih hidup zuhud. Kepemimpinannya merepresentasikan nilai keimanan yang mendalam (i’tiqodiyah) dan pengabdian tulus kepada umat. Ia menghapus pajak-pajak yang menindas, mengembalikan tanah-tanah rampasan, dan membangun sistem pendidikan serta sosial yang berkeadilan. Sosok Umar bin Abdul Aziz adalah pengingat bahwa pemimpin sejati bukan yang memperkaya diri, tapi yang mengayomi rakyat dan memuliakan ilmu.

 

Pendidikan Islam Butuh Keteladanan

Baca Juga

Kegiatan Jaksa Masuk sekolah

Dari Sekolah untuk Indonesia Taat Hukum: Kejari OKU Selatan Gaungkan “Jaksa Masuk Sekolah” di MAN 1 OKU Selatan

29 April 2026
WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.47.52

Mahasiswa USU Soroti Pergeseran Gotong Royong di Medan, Dari Kerja Bakti ke Donasi Digital yang Kian Mendominasi

22 April 2026
full 1772604550358374 17e084c1a9 berita pusat pemberitaan

Akademisi Didorong Perkuat Program Pendidikan 2026 Berbasis Mutu dan Inklusivitas

21 April 2026
Oplus_131072

Prodi PMI UIN IB Padang Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT: Langkah Strategis Menuju Pengakuan Mutu Akademik

1 April 2026

Dalam konsep pendidikan Islam, nilai bukan sekadar teori yang disampaikan di kelas, melainkan harus dihidupkan lewat keteladanan. Sayangnya, banyak krisis moral hari ini muncul karena hilangnya teladan yang konsisten antara ucapan dan perbuatan, baik dari guru, pemimpin, maupun tokoh masyarakat.

Kedua Umar memberikan gambaran nyata bagaimana pendidikan karakter Islam bisa hidup dalam kebijakan publik dan tindakan sehari-hari. Ketegasan Umar bin Khattab dalam menegakkan keadilan dan kesalehan Umar bin Abdul Aziz dalam membangun masyarakat madani adalah potret sempurna pendidikan berbasis nilai.

 

Literasi Sejarah Islam sebagai Sumber Pembelajaran

Pembelajaran sejarah Islam dapat diperkaya dengan kisah-kisah keteladanan tokoh Islam yang inspiratif agar nilai-nilainya lebih mudah diresapi oleh peserta didik. Buku The Glory Story of Two Umars menjadi contoh bagaimana kisah-kisah sahabat Nabi dan tokoh Islam dapat menjadi bahan ajar yang menggugah kesadaran moral dan spiritual peserta didik. Melalui narasi biografi yang menyentuh, nilai-nilai ibadah, akhlak, dan kepemimpinan dapat diajarkan secara kontekstual dan menyenangkan.

Pendidikan yang hanya menekankan kognisi tanpa membentuk hati akan melahirkan generasi yang cerdas tetapi kehilangan arah. Maka, saatnya lembaga pendidikan menjadikan literatur sejarah Islam sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan karakter.

 

Penutup: Menjadi “Umar” di Era Modern

Dua Umar adalah dua cermin kepemimpinan ideal dalam Islam. Kita mungkin tidak bisa menjadi mereka, tapi kita bisa belajar dari mereka dalam cara mendidik, memimpin, bersikap, dan hidup. Dunia pendidikan hari ini membutuhkan lebih banyak guru dan pemimpin yang seperti Umar: berani, adil, jujur, dan peduli.

Dengan menjadikan nilai-nilai pendidikan Islam sebagai landasan, bukan hanya kurikulum kita yang akan berubah, tetapi generasi kita juga akan tumbuh lebih berintegritas. Dan itu adalah investasi terbesar untuk masa depan umat.

    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Moral Siswa

    Next Post

    Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital: Antara Peluang Pembelajaran dan Tantangan Pembentukan Akhlak Generasi Muda

    Silvia Damayanti

    Silvia Damayanti

    Dua Umar, Dua Cermin Pemimpin: Relevansi Nilai Islam dalam Dunia Pendidikan Modern Di tengah derasnya arus globalisasi dan krisis moral yang merambah dunia pendidikan, kita dihadapkan pada tantangan serius: bagaimana membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter islami. Salah satu solusi yang layak ditawarkan adalah kembali meneladani tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam, seperti Umar bin Khattab dan Umar bin Abdul Aziz, dua sosok pemimpin legendaris yang dikenang karena keadilan, ketegasan, ketakwaan, dan kepeduliannya terhadap umat. Kisah hidup kedua tokoh ini terangkum apik dalam buku The Glory Story of Two Umars karya Fuad Abdurrahman. Buku ini bukan hanya sekadar narasi sejarah, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang sangat relevan diterapkan dalam dunia pendidikan kontemporer.   Pemimpin yang Mendidik Lewat Teladan Umar bin Khattab dikenal sebagai khalifah yang tegas dan adil. Ia tidak hanya menerapkan hukum Islam dengan konsisten, tetapi juga menjadi teladan dalam kesederhanaan dan tanggung jawab. Kepemimpinannya menggambarkan nilai akhlak mulia (khuluqiyah) yang sangat dibutuhkan dalam membentuk pribadi pendidik dan peserta didik masa kini: jujur, amanah, adil, dan bertanggung jawab. Umar bin Abdul Aziz, di sisi lain, tampil sebagai reformis lembut yang menolak kemewahan dan memilih hidup zuhud. Kepemimpinannya merepresentasikan nilai keimanan yang mendalam (i’tiqodiyah) dan pengabdian tulus kepada umat. Ia menghapus pajak-pajak yang menindas, mengembalikan tanah-tanah rampasan, dan membangun sistem pendidikan serta sosial yang berkeadilan. Sosok Umar bin Abdul Aziz adalah pengingat bahwa pemimpin sejati bukan yang memperkaya diri, tapi yang mengayomi rakyat dan memuliakan ilmu.   Pendidikan Islam Butuh Keteladanan Dalam konsep pendidikan Islam, nilai bukan sekadar teori yang disampaikan di kelas, melainkan harus dihidupkan lewat keteladanan. Sayangnya, banyak krisis moral hari ini muncul karena hilangnya teladan yang konsisten antara ucapan dan perbuatan, baik dari guru, pemimpin, maupun tokoh masyarakat. Kedua Umar memberikan gambaran nyata bagaimana pendidikan karakter Islam bisa hidup dalam kebijakan publik dan tindakan sehari-hari. Ketegasan Umar bin Khattab dalam menegakkan keadilan dan kesalehan Umar bin Abdul Aziz dalam membangun masyarakat madani adalah potret sempurna pendidikan berbasis nilai.   Literasi Sejarah Islam sebagai Sumber Pembelajaran Pembelajaran sejarah Islam dapat diperkaya dengan kisah-kisah keteladanan tokoh Islam yang inspiratif agar nilai-nilainya lebih mudah diresapi oleh peserta didik. Buku The Glory Story of Two Umars menjadi contoh bagaimana kisah-kisah sahabat Nabi dan tokoh Islam dapat menjadi bahan ajar yang menggugah kesadaran moral dan spiritual peserta didik. Melalui narasi biografi yang menyentuh, nilai-nilai ibadah, akhlak, dan kepemimpinan dapat diajarkan secara kontekstual dan menyenangkan. Pendidikan yang hanya menekankan kognisi tanpa membentuk hati akan melahirkan generasi yang cerdas tetapi kehilangan arah. Maka, saatnya lembaga pendidikan menjadikan literatur sejarah Islam sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan karakter.   Penutup: Menjadi “Umar” di Era Modern Dua Umar adalah dua cermin kepemimpinan ideal dalam Islam. Kita mungkin tidak bisa menjadi mereka, tapi kita bisa belajar dari mereka dalam cara mendidik, memimpin, bersikap, dan hidup. Dunia pendidikan hari ini membutuhkan lebih banyak guru dan pemimpin yang seperti Umar: berani, adil, jujur, dan peduli. Dengan menjadikan nilai-nilai pendidikan Islam sebagai landasan, bukan hanya kurikulum kita yang akan berubah, tetapi generasi kita juga akan tumbuh lebih berintegritas. Dan itu adalah investasi terbesar untuk masa depan umat.

    Related Posts

    Kegiatan Jaksa Masuk sekolah

    Dari Sekolah untuk Indonesia Taat Hukum: Kejari OKU Selatan Gaungkan “Jaksa Masuk Sekolah” di MAN 1 OKU Selatan

    29 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 22 at 11.47.52

    Mahasiswa USU Soroti Pergeseran Gotong Royong di Medan, Dari Kerja Bakti ke Donasi Digital yang Kian Mendominasi

    22 April 2026
    full 1772604550358374 17e084c1a9 berita pusat pemberitaan

    Akademisi Didorong Perkuat Program Pendidikan 2026 Berbasis Mutu dan Inklusivitas

    21 April 2026
    Oplus_131072

    Prodi PMI UIN IB Padang Jalani Asesmen Lapangan BAN-PT: Langkah Strategis Menuju Pengakuan Mutu Akademik

    1 April 2026
    Next Post
    digitalisasi

    Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital: Antara Peluang Pembelajaran dan Tantangan Pembentukan Akhlak Generasi Muda

    images 1 3

    Moderasi Beragama Jadi Pilar Pendidikan Islam di Era Modern

    Literasi

    Meningkatkan Literasi Siswa Melalui Multimedia Dalam Pembelajaran PAI Kelas VIII SMP IT Cendikia Takengon

    MUO PT MSM TIGA MATRA SATRIA x DENPOMAL KARIMUNG

    PT. MSM Tiga Matra Satria Karimun : Pemilik nya Pemuda Asal Karimun

    IMG 20250720 WA0036

    Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Internet dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MI 6 Aceh utara

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 04 29 at 19.51.37

    Rapat Dinas Pertama, Kepala Lapas Mojokerto Satukan Langkah Bersama Jajaran

    29 April 2026
    Desain tanpa judul 8 1

    Awal Kepemimpinan Baru, Kepala Bapas Bengkulu Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Lebih Profesional

    29 April 2026
    IMG 20260429 WA0006

    Teriakan widhi Lamong dan Warga Empat Desa Didengar Pak Yes, Bantuan Langsung Turun”

    29 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 29 at 18.02.59

    Sertijab Kepala Lapas Mojokerto Berlangsung Khidmat, Tongkat Estafet Kepemimpinan Resmi Beralih

    29 April 2026
    WhatsApp Image 2026 04 29 at 15.18.29

    Sinergi Lapas Perempuan Bengkulu dan Dukcapil Hadirkan Layanan e-KTP

    29 April 2026
    Lapas Bengkulu, Ditjenpas Bengkulu, Tonny Nainggolan, Kakanwil Ditjenpas, Pelayanan Publik, Pemasyarakatan, Kunjungan Lapas, Warga Binaan, Klinik Lapas, Dapur Sehat

    Lawatan Perdana Kakanwil Ditjenpas Bengkulu, Tinjau Layanan Lapas Bengkulu

    29 April 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan TONNY NAINGGOLAN
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Account
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita