JAMBI – Di era modern ini, banyak organisasi kemahasiswaan daerah yang mengalami fase redup atau vakum. Kesibukan akademik, pergeseran minat ke arah individualis, hingga dampak panjang pasca-pandemi sering kali menjadi alasan menurunnya gairah pergerakan mahasiswa. Namun, anomali positif justru ditunjukkan oleh Himpunan Mahasiswa Bungo Jambi (HMBJ). Di tengah kelesuan tersebut, HMBJ tetap berdiri tegak, memberikan dampak nyata, dan mengambil peran aktif dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kabupaten Bungo.
Peringatan HUT ke-61 Kabupaten Bungo yang jatuh pada tanggal 19 Oktober ini menjadi momentum penting bagi HMBJ untuk merefleksikan kembali peran pemuda dan mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan) dan iron stock (generasi penerus) bagi daerahnya.
Berbeda dengan sekadar perayaan seremonial, HMBJ memaknai usia ke-61 Kabupaten Bungo dengan turun langsung ke masyarakat dan menghadirkan ruang-ruang diskusi produktif. Rangkaian kegiatan peringatan ini diisi dengan berbagai program yang berorientasi, serta konsolidasi gagasan untuk pembangunan Kabupaten Bungo ke depan di dalam agenda musra HMBJ 2026 yang akan di selenggarakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026
Dirgahayu ke-61 Kabupaten Bungo. Langkah Serentak, Limbai Seayun!
Seluruh elemen HMBJ menegaskan bahwa status mahasiswa perantauan tidak boleh melunturkan kepedulian terhadap tanah kelahiran. “Ketika banyak organisasi daerah lain yang mulai kehilangan arah atau bahkan vakum, HMBJ memilih untuk tetap hidup dan berdampak. HUT ke-61 Kabupaten Bungo bukan sekadar angka, melainkan alarm pengingat bahwa daerah kita membutuhkan kontribusi nyata dari pemudanya.

salah satu perwakilan dari HMBJ yakni Erfa Reginal Putra menekankan pada laporan nya : “bahwa Kami menolak untuk diam dan apatis, dan meminta kepada seluruh unsur Pimpinan yang berasal dari bungo agar selalu memberikan ruang serta dukungan kepada kami himpunan mahasiswa bungo” ungkapnya.
Eksistensi HMBJ saat ini membuktikan bahwa semangat kedaerahan (primordialisme positif) masih relevan jika diarahkan pada hal-hal yang konstruktif. Kehadiran HMBJ di tengah masyarakat dan mahasiswa Jambi asal Bungo menjadi wadah perekat tali silaturahmi sekaligus inkubator lahirnya ide-ide segar untuk kemajuan Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun.
Melalui momentum HUT ke-61 ini, HMBJ berharap dapat memantik kembali semangat mahasiswa daerah lain yang sedang mengalami fase vakum. Himpunan Mahasiswa Bungo Jambi berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus strategis bagi Pemerintah Kabupaten Bungo, memastikan bahwa estafet kepemimpinan dan pembangunan daerah akan selalu berada di tangan generasi yang peduli dan berintegritas.
Dirgahayu ke-61 Kabupaten Bungo. Langkah Serentak, Limbai Seayun!























