TANGSEL — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memilih menggelar perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara sederhana di tengah himbauan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya mengemas perayaan 17 Agustus dengan berbagai kegiatan sederhana yang melibatkan banyak aparatur organisasi perangkat daerah (OPD).
Salah satunya, melalui berbagai perlombaan antar-OPD, seperti tarik tambang, balap karung, joget balon, hingga lomba sarung.
“Mulai dari 17 Agustus ini tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang bersifat euforia. Kita pilih kegiatan yang sederhana, kemudian merakyat dan diikuti oleh banyak orang,” kata Benyamin, usai membuka acara dan Pelaksanaan Lomba Dalam Rangka HUT RI Ke-81, di Gedung Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot), Serua, Ciputat, Kamis 20 Agustus 2026.
Menurutnya, perlombaan tersebut tidak sekadar menjadi ajang hiburan. Kegiatan itu juga menjadi kesempatan bagi para aparatur untuk menyegarkan fisik dan mental setelah menjalani rutinitas pekerjaan.
Lantaran, lanjut Benyamin, para aparatur bekerja secara rutin dari Senin hingga Jumat. Bahkan, tidak jarang mereka harus bekerja di luar jam kerja, termasuk pada akhir pekan.
“Ini adalah sebuah selingan untuk menyegarkan lagi fisik mereka, mental mereka, pikiran mereka, dan kebersamaan mereka. Itu yang penting,” ujarnya.
Benyamin menilai, permainan tradisional dalam perayaan 17 Agustus juga memiliki nilai positif. Selain sederhana, kegiatan tersebut dapat mempererat kebersamaan dan kekompakan antar pegawai.
Maka itu, Benyamin berharap, setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, para aparatur kembali bekerja dengan semangat yang lebih tinggi.
“Harapan saya mereka tambah kompak,” pungkasnya.




















