CILEGON – Tim Pengabdi Program Studi Manajemen Universitas Pamulang Kampus Kota Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bagi pelaku UMKM Kentang Kering Mustofa di Kelurahan Citangkil pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan bertajuk “Penguatan Digital Competency dan Self-Management bagi Pelaku UMKM untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Kentang Kering Mustofa di Kelurahan Citangkil” ini diikuti oleh 35 peserta dan melibatkan pemilik UMKM, Hanna, sebagai mitra kegiatan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif. Penguatan kompetensi digital menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku usaha, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pemasaran, memperluas jangkauan konsumen, serta meningkatkan efektivitas kegiatan operasional. Di sisi lain, kemampuan mengelola diri atau self-management juga diperlukan agar pelaku usaha mampu mengatur waktu, menentukan prioritas, dan menjalankan aktivitas bisnis secara lebih terencana.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai digital competency, khususnya pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas produk, menyajikan konten promosi yang menarik, mengambil foto produk secara sederhana, serta memanfaatkan komunikasi digital untuk menjalin hubungan dengan pelanggan. Materi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan Kentang Kering Mustofa kepada konsumen yang lebih luas, tidak hanya mengandalkan pemasaran secara langsung.

Selain penguatan kompetensi digital, tim pengabdi juga memberikan edukasi mengenai self-management dalam pengelolaan usaha. Materi mencakup pengaturan waktu produksi, penyusunan prioritas pekerjaan, kedisiplinan, pengelolaan aktivitas harian, serta pentingnya konsistensi dalam menjalankan usaha. Peserta diajak memahami bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pemilik usaha dalam mengelola sumber daya dan menjalankan kegiatan bisnis secara teratur.
Penguatan kedua kompetensi tersebut menjadi fokus utama pendampingan karena pemanfaatan teknologi digital perlu diimbangi dengan kemampuan manajemen diri yang baik. Pelaku UMKM perlu memiliki perencanaan yang jelas dalam mengelola produksi, memenuhi pesanan, melakukan promosi, hingga memberikan pelayanan kepada konsumen. Dengan pengelolaan yang lebih terarah, peluang peningkatan produktivitas usaha dapat semakin terbuka.
Pemilik UMKM Kentang Kering Mustofa, Hanna, menyambut baik kegiatan pendampingan yang diberikan. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha memperoleh tambahan wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan pengelolaan aktivitas usaha secara lebih sistematis. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama penyampaian materi dan diskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
Tim pengabdi yang terdiri dari Veronika Joan Jasmine, S.M., M.M. dan Harry Triana, S.E., M.M. berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Penguatan digital competency diharapkan mampu membuka peluang pemasaran yang lebih luas, sementara self-management dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kedisiplinan dan efektivitas pengelolaan usaha.
Melalui kegiatan ini, Universitas Pamulang Kampus Kota Serang turut mendorong pemberdayaan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal diharapkan mampu menciptakan UMKM yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, produktif dalam kegiatan operasional, serta memiliki daya saing untuk berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.






















