Arjasa– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Arjasa menggelar program pembinaan kemandirian, salah satubya budidaya tanaman selada menggunakan sistem hidroponik bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Program ini diselenggarakan sebagai langkah nyata Lapas Kelas III Arjasa dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan skill produktif. Melalui pelatihan budidaya hidroponik selada ini, para warga binaan dilatih secara langsung mulai dari tahap penyemaian benih, perawatan nutrisi air, hingga proses pemanenan. Bekal keterampilan teknis ini disiapkan agar para WBP memiliki ilmu terapan dan modal usaha yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat nantinya.
Kepala Lapas Kelas III Arjasa menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para warga binaan yang terlibat dalam program pelatihan ini.
“Program hidroponik selada ini kami hadirkan agar para warga binaan memiliki pengetahuan serta keahlian baru di bidang pertanian modern. Kami berharap ilmu yang didapat di sini menjadi bekal berharga yang bisa dimanfaatkan secara positif saat mereka bebas nanti,” ujar Kalapas Kelas III Arjasa.
Melalui keberlanjutan program pembinaan kemandirian ini, Lapas Kelas III Arjasa berkomitmen untuk terus mencetak warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi lingkungan masyarakat sekitar. (Humas Lapas Arjasa)



















