Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menggelar kegiatan pelepasan tiga orang Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekimipas) yang telah menyelesaikan masa magang di Lapas Kelas IIA Bengkulu, Senin (28/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen sederhana namun penuh makna sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pengalaman yang telah dijalani para taruna selama melaksanakan kegiatan magang di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, secara langsung melepas ketiga taruna yang telah mengikuti berbagai kegiatan dan memperoleh pengalaman praktis selama berada di Lapas Bengkulu. Masa magang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran taruna untuk mengenal secara lebih dekat pelaksanaan tugas, fungsi, serta dinamika pelayanan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Selama menjalankan magang, ketiga taruna turut berinteraksi dengan jajaran petugas serta mengikuti berbagai kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas IIA Bengkulu. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para taruna dalam memahami tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan sekaligus membangun sikap disiplin, integritas, profesionalisme, dan kepedulian dalam menjalankan tugas.
Sebagai bentuk ungkapan terima kasih dan kenang-kenangan, ketiga taruna menyerahkan plakat cenderamata kepada Kalapas Kelas IIA Bengkulu. Pemberian plakat tersebut menjadi simbol apresiasi atas sambutan, bimbingan, serta kesempatan yang telah diberikan selama mereka melaksanakan magang di Lapas Kelas IIA Bengkulu.
Kalapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan apresiasi kepada ketiga taruna atas dedikasi dan partisipasi mereka selama menjalani masa magang. “Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan semangat yang telah diberikan selama melaksanakan magang di Lapas Bengkulu. Jadikan setiap pengalaman yang diperoleh di sini sebagai bekal untuk terus belajar, meningkatkan disiplin, menjaga integritas, dan menjadi insan pemasyarakatan yang profesional,” ujar Kalapas.
Dengan berakhirnya masa magang tersebut, jajaran Lapas Kelas IIA Bengkulu berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan pemasyarakatan dapat memberikan pemahaman dan pembelajaran yang bermanfaat bagi ketiga taruna dalam perjalanan pendidikan maupun pengabdian mereka ke depan. Pelepasan ini sekaligus menjadi bentuk hubungan baik dan sinergi antara Lapas Kelas IIA Bengkulu dengan Poltekimipas dalam mendukung proses pembelajaran dan pembentukan calon insan pemasyarakatan yang berkualitas.

















