17 Juni 2026 Bengkulu – Dalam rangka memperingati Peaceful Muharram II, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu bersinergi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu bersama penyuluh agama Islam, aktor Penyuluh Agama Islam (PAIS), serta warga binaan pemasyarakatan menggelar kegiatan keagamaan bertema “Menyingkap Tabir Kegelapan dengan Tadabbur dan Pengamalan Al-Qur’an melalui 100.000 Khataman Al-Qur’an”, Rabu (17/6).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang digagas Kementerian Agama dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan, melalui gerakan khataman Al-Qur’an secara serentak.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, yang dalam kesempatan tersebut diwakilkan oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Yantah), Rafi Rizaldi. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam memperkuat nilai spiritual, moral, dan akhlak selama menjalani masa pembinaan di Rutan Bengkulu.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si. Ia menegaskan bahwa kegiatan Peaceful Muharram II bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan gerakan spiritual yang menekankan pentingnya tadabbur Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam memperbaiki diri dan membangun kesadaran beragama yang lebih mendalam.
Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu juga memberikan apresiasi kepada Rutan Bengkulu atas komitmennya dalam mendukung program pembinaan keagamaan, khususnya melalui keterlibatan aktif warga binaan dalam kegiatan khataman Al-Qur’an yang menjadi bagian dari target nasional 100.000 khataman.
Memasuki acara inti, warga binaan bersama penyuluh agama Islam dan aktor PAIS melaksanakan khataman Al-Qur’an secara berjamaah dengan penuh kekhusyukan. Suasana religius dan khidmat tampak menyertai jalannya kegiatan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
Selain khataman, kegiatan juga diisi dengan tadabbur Al-Qur’an yang memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai makna ayat-ayat suci, serta relevansinya dalam pembentukan karakter dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik bagi warga binaan.
Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, petugas Rutan Bengkulu, penyuluh agama Islam, aktor PAIS, serta warga binaan sebagai simbol kebersamaan dan sinergi dalam pembinaan spiritual di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program pembinaan keagamaan yang humanis dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan warga binaan yang lebih religius, berkarakter, dan siap kembali ke masyarakat dengan perubahan positif.




















