Banda Naira, INFO_PAS – Turnamen Gawang Mini Lapas Cup II Tahun 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama lima pekan. Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, secara resmi menutup turnamen yang diikuti 25 tim dari berbagai instansi pemerintahan, pemerintah negeri, dan BUMN tersebut di Lapangan LBS Arena, Sabtu (31/10).
Penutupan turnamen turut dihadiri Camat Banda, R. A. Handayani Hassannusi, Danramil 1502-01/Banda, Kapten Cba Zulkifli Ten, Kapolsek Banda, Iptu Muslim Renuf, Kepala KUA Kecamatan Banda Ridwan Wailussy, Kepala KUA Kecamatan Kepulauan Banda, Saleh Saad Minggu, Plt. Direktur RSUD Banda, dr. Nindyawati Husin, Kepala BKSD Resort Banda, serta ratusan masyarakat Banda.
Turnamen yang berlangsung sejak 2 Oktober hingga 31 Oktober 2026 ini menjadi ajang mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarlembaga serta masyarakat. Kegiatan tersebut juga digelar dalam rangka menyambut Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2 Tahun 2026.
Abdul Samad Rumuar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi serta pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen. Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini bukan semata-mata tentang kemenangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan menjaga hubungan baik antarlembaga.

”Melalui turnamen ini, kita belajar bahwa olahraga bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita membangun kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempererat persaudaraan. Terima kasih kepada seluruh tim dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ucap Samad.
Ia berharap semangat sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan yang terbangun selama turnamen dapat terus terpelihara, bahkan setelah kompetisi berakhir.
Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha, Hendra Sahbudin selaku Ketua Panitia, dalam sambutan menegaskan bahwa olahraga memiliki makna lebih dari sekadar mencari pemenang.
”Atas nama panitia, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Pertandingan ini menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, menjaga kesehatan, dan memperkuat semangat kebersamaan,” ucap Hendra.
Pada pertandingan final, RSUD berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menaklukkan BKSDA Resort Banda dengan skor tipis 1-0. Gol penentu kemenangan tercipta pada menit-menit akhir pertandingan, sekaligus memastikan gelar juara bagi RSUD. Dengan hasil tersebut, BKSDA Resort Banda harus puas menempati posisi juara kedua.
Sementara itu, posisi juara ketiga diraih Lapas Bandanaira setelah berhasil mengalahkan Koramil 1502-01/Banda melalui tendangan adu penalti setelah bermain imbang 0-0 pada waktu normal. Koramil 1502-01/Banda pun menempati posisi juara keempat.
Selain penghargaan bagi tim terbaik, Samsudin kaimudin alias Shem dari RSUD berhasil menyabet gelar pencetak gol terbanyak (top scorer) dengan koleksi enam gol sepanjang turnamen berlangsung. (Humas/LT)




















