Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Pada Kamis (22/10/2026), tiga murid MAN 1 Yogyakarta, yaitu Tomzy Arzuleo (XII PK 1), Rifqy Abdillah Faqih (XI PK 1), dan Alexander Ubaidillah (X PK 1), berhasil meraih juara dua dalam Lomba Video Kreatif Ekoteologi Pondok Pesantren yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta. Lomba ini dilaksanakan secara daring dengan mengirimkan karya berupa video edukasi. Tim MAN 1 Yogyakarta mengangkat tema ekoteologi di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hakim MAN 1 Yogyakarta.
Lomba tersebut mengusung tema “Ekoteologi: Gerakan Santri Merawat Bumi: Menghidupkan Nilai Keagamaan dan Lingkungan Berkelanjutan”. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Penyerahan penghargaan dilaksanakan di kompleks Balai Kota Yogyakarta dan diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., bertepatan dengan upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026. Penghargaan yang diberikan berupa sertifikat dari Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi prestasi yang diraih ketiga murid tersebut. Menurutnya, isu pelestarian lingkungan perlu menjadi perhatian generasi muda dan dapat disampaikan melalui berbagai cara, termasuk karya kreatif berbasis digital.
“Selamat kepada Ananda Tomzy dan tim atas prestasi yang diraih. Saya senang karena murid tidak hanya mampu menghasilkan karya kreatif, tetapi juga mengangkat pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan. Merawat bumi merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya berharap karya ini dapat menginspirasi teman-teman lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan membiasakan tindakan sederhana yang membawa manfaat bagi alam sekitar,” tuturnya.
Tomzy dan rekan-rekannya melalui berbagai tahapan hingga berhasil meraih juara. Mereka mengawali proses dengan mencari ide dan mematangkan konsep video, kemudian melanjutkannya dengan proses pengambilan gambar dan penyuntingan. Setelah itu, mereka mengunggah video tersebut ke media sosial.
“Kami mengunggah video kami ke media sosial dan menyebarkannya kepada teman-teman yang lain untuk memberikan edukasi dan atensi terhadap karya kami,” ujarnya dalam wawancara.
Melalui video tersebut, Tomzy dan rekan-rekannya ingin menyampaikan bahwa menjaga bumi bukanlah hal yang sederhana. Menjaga bumi merupakan salah satu tugas utama manusia sebagai khalifah di bumi. Perilaku sederhana yang dilakukan setiap individu dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merawat lingkungan sekitar. (imz)




















