Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada 2 – 5 November 2026, MAN 1 Yogyakarta menggelar mujahadah dan doa bersama bagi murid kelas XII, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid MAN 1 Yogyakarta pukul 09.30 – 11.00 WIB ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT agar seluruh murid diberikan kelancaran, kemudahan, dan hasil terbaik dalam menghadapi ujian.
Mujahadah dan doa bersama dipimpin oleh Ustaz M. Fadlil Afif, Lc. Para murid kelas XII mengikuti kegiatan dengan khusyuk sebagai bagian dari persiapan menjelang TKA. Melalui kegiatan ini, madrasah tidak hanya mendorong kesiapan akademik, tetapi juga mengajak murid memperkuat doa, menata hati, dan menyerahkan hasil usaha kepada Allah Swt.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa persiapan menghadapi TKA perlu dilakukan secara menyeluruh. Belajar dan berlatih tetap menjadi bagian utama, tetapi keduanya perlu diiringi dengan doa serta sikap tawakal. Menurutnya, mujahadah bersama merupakan bentuk perhatian dan dukungan madrasah agar murid memiliki kesiapan lahir dan batin dalam menghadapi ujian. Edi berharap seluruh murid kelas XII dapat mengikuti TKA dengan lancar, tenang, dan penuh percaya diri.
“Persiapkan diri sebaik mungkin, manfaatkan ilmu yang telah dipelajari, dan iringi setiap ikhtiar dengan doa. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan serta hasil terbaik yang bermanfaat bagi perjalanan pendidikan mereka selanjutnya,” ungkap Edi.
Dalam tausiah singkatnya, Ustaz M. Fadlil Afif, Lc., mengajak para murid untuk menjadikan doa sebagai bagian dari ikhtiar dalam menuntut ilmu. Kesiapan menghadapi ujian, menurutnya, perlu dibangun melalui usaha yang sungguh-sungguh, hati yang tenang, serta keyakinan bahwa setiap usaha hendaknya disertai permohonan pertolongan kepada Allah SWT. Fadlil mengajak para murid untuk tetap berusaha dengan sungguh-sungguh, menjaga niat, dan memohon pertolongan Allah SWT.
“Jangan mudah merasa cemas atau putus asa. Hadapi ujian dengan tenang, jujur, dan penuh keyakinan. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam mengerjakan setiap soal dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai jalan menuju masa depan yang baik,” pesan Fadlil
Suasana khidmat terasa hingga akhir kegiatan. Salah satu momen yang menyentuh adalah ketika para murid memohon doa restu kepada para guru yang selama ini mendampingi dan membimbing mereka. Dengan penuh hormat, para murid menghampiri guru-guru mereka untuk meminta doa agar diberikan kelancaran dalam menghadapi TKA. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan murid tidak lepas dari doa, dukungan, dan ketulusan para guru. Di balik persiapan menghadapi ujian, ada harapan besar dari orang tua, guru, dan madrasah yang senantiasa mengiringi langkah mereka.
Melalui mujahadah dan doa bersama ini, MAN 1 Yogyakarta berharap seluruh murid kelas XII dapat menjalani TKA pada 2 – 5 November 2026 dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi penguat pesan bahwa keberhasilan perlu diupayakan melalui belajar yang sungguh-sungguh, doa yang tulus, serta tawakal kepada Allah SWT. (luf)


















