Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Profil

SPEAKZONE: Ruangnya Gen Z Tumbuh dan Bersinar Lewat Suara

Cerita Pemimpin by Cerita Pemimpin
9 July 2025
in Profil
A A
0
CORE TEAM 2
861
SHARES
1.2k
VIEWS

Di tengah zaman yang menuntut generasi muda untuk serba bisa dan adaptif, satu hal yang masih sering terlupakan: kemampuan untuk menyampaikan gagasan secara percaya diri. Banyak anak muda yang pintar, kritis, dan kreatif—namun tidak tahu bagaimana cara menyampaikan pikirannya dengan tepat dan berani.

Berangkat dari keresahan itu, pada 6 Juni 2025, lahirlah SPEAKZONE Youth Voice Community, sebuah komunitas public speaking yang digagas oleh anak muda asal Tangerang—Mochamad Fauzan Fadhillah. Komunitas ini menjadi ruang baru bagi Gen Z untuk tumbuh dan bersinar, bukan hanya sebagai pemikir, tapi juga sebagai penyampai gagasan yang berani dan berdampak.

📍 Dari Tangerang Raya untuk Indonesia

Bermula di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan, SPEAKZONE kini menjadi fresh community yang mulai menarik perhatian pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah.

Anggotanya mayoritas adalah pelajar dan mahasiswa semester awal yang ingin melatih kepercayaan diri, komunikasi, dan kepekaan sosial. SPEAKZONE  hadir bukan sekadar untuk “belajar bicara”, tapi membangun ruang yang ramah, terbuka, dan mendorong kolaborasi antaranak muda lintas latar belakang.

Baca Juga

Workshop V 4

Pelatihan Teater Dasar di Sukoharjo Fasilitasi Anak dan Disabilitas Berekspresi Lewat Gerak

2 May 2026
Workshop IV 8

Suara dari Akar Rumput: Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Tulis Naskah Teater Lingkungan Berbasis Fabel

2 May 2026
Foto Workshop III 14

Menyuarakan Pesan Alam: Seni Dongeng dan Topeng Daur Ulang Satukan Anak-Anak Inklusif Sukoharjo

2 May 2026
Foto Workshop II 1

Ekspresi Tanpa Batas di Sukoharjo, Anak-Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Sukses Warnai Topeng Fabel Nusantara

2 May 2026

✨ Program Unggulan SpeakZone

Dalam perjalanannya, SPEAKZONE mengembangkan berbagai program yang kreatif dan relevan:

🎤 SpeakLab
Workshop public speaking dan komunikasi dasar yang interaktif dan praktis

📢 SpeakUp Open Mic
Sesi tampil bebas untuk melatih mental berbicara di depan publik

🗨️ Ngobras (Ngobrol Santai)
Diskusi ringan tentang isu sosial, pemuda, dan kehidupan Gen Z

📱 #GenZSpeak Series
Konten edukatif kolaboratif di media sosial yang mengangkat suara anak muda

🤝 Kolaborasi Komunitas
Event kolaboratif dengan komunitas lain untuk memperluas dampak

💡 Campaign Sosial
Aksi nyata yang melibatkan pemuda lokal dalam isu-isu sosial sekitar

🎯 Visi SpeakZone: Bertumbuh, Bersuara, Bermitra

SPEAKZONE memiliki rencana jangka panjang untuk:

Menyelenggarakan pelatihan tingkat nasional

Mengadakan kompetisi public speaking antarwilayah

Membentuk kampanye sosial berkelanjutan

Membangun kredibilitas sebagai mitra terpercaya dalam kemitraan komunitas

Dengan semua langkah ini, SPEAKZONE ingin membuktikan bahwa komunitas anak muda bisa jadi wadah yang berdampak luas, profesional, dan berkelanjutan.

🌱 Terbuka untuk Umum

SPEAKZONE terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar dan berkembang, tanpa memandang latar belakang. Siapa pun yang ingin melatih public speaking, memperluas relasi, dan menemukan keberanian untuk bicara—bisa bergabung.

📲 Instagram: @speakzone_com
🔗 Pendaftaran & info lengkap: Klik link di bio!

💬 Kata Founder:

“Saya sering lihat banyak anak muda hebat—cerdas, kritis, dan penuh ide—tapi diam. Bukan karena mereka tak punya suara, tapi karena mereka tak punya ruang. Maka SpeakZone lahir: bukan untuk mencetak pembicara hebat, tapi untuk memberi panggung kepada suara-suara muda yang selama ini tak terdengar.”
— Fauzan, Founder SPEAKZONE

✊SPEAKZONE: Karena Semua Suara Punya Hak untuk Didengar

SPEAKZONE bukan sekadar komunitas. Ia adalah ruang. Ruang untuk bicara. Ruang untuk gagal. Ruang untuk tumbuh. Dan ruang untuk membuktikan bahwa Gen Z bisa, dan layak bersinar.

    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Mahasiswa Magang FH UMM Ikuti Persidangan Kasus Penggelapan oleh Anak Terhadap Ayah Kandung di PN Kepanjen

    Next Post

    Sosok Zhiz Bila Wanti Siswa Berprestasi SMA Negeri 1 Airpura Dengan Pencapaian Akademik Tingkat Nasional

    Cerita Pemimpin

    Cerita Pemimpin

    Related Posts

    Workshop V 4

    Pelatihan Teater Dasar di Sukoharjo Fasilitasi Anak dan Disabilitas Berekspresi Lewat Gerak

    2 May 2026
    Workshop IV 8

    Suara dari Akar Rumput: Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Tulis Naskah Teater Lingkungan Berbasis Fabel

    2 May 2026
    Foto Workshop III 14

    Menyuarakan Pesan Alam: Seni Dongeng dan Topeng Daur Ulang Satukan Anak-Anak Inklusif Sukoharjo

    2 May 2026
    Foto Workshop II 1

    Ekspresi Tanpa Batas di Sukoharjo, Anak-Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Sukses Warnai Topeng Fabel Nusantara

    2 May 2026
    Next Post
    IMG 20260313 WA00301

    Sosok Zhiz Bila Wanti Siswa Berprestasi SMA Negeri 1 Airpura Dengan Pencapaian Akademik Tingkat Nasional

    Gambar WhatsApp 2025 07 09 pukul 10.00.58 e7f34f51

    MTsN 6 Bantul Ikuti Sosialisasi Juknis MATSAMA Secara Daring

    WhatsApp Image 2025 07 09 at 10.44.11

    Rupbasan Mojokerto Terima Kunjungan Kasi Pemulihan Aset dan Barang Bukti Kejaksaan: Bahas Data BMN

    Empat Tim PKM FP Unila 2025 Protextify 1

    Raih Pendanaan PKM 2025, Mahasiswa UNILA Gagas Platform Digital untuk Memperkuat Literasi Akademik dan Integritas Ilmiah

    Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang terdiri dari Faza Asriel Athallah, Permana Brahmana Putra, Muhammad Afif Wibowo, Nandito Dimetry Irzaki, dan Achmad Yusril Abdillah, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Daisy Pangalila, S.Th., melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan hukum di SMK Negeri 1 Kota Batu. Kegiatan ini bekerja sama dengan LBH APIK dan mengangkat isu krusial: pencegahan seks bebas dan bullying di kalangan remaja. Sosialisasi dan pendidikan merupakan dua pendekatan penting dalam membentuk kesadaran hukum serta karakter siswa. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai moral, empati, dan tanggung jawab sosial, serta memberikan pemahaman terkait risiko dari perilaku menyimpang. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 jo. UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), yang mendorong pencegahan melalui pendidikan dan partisipasi masyarakat. Sosialisasi berfungsi sebagai proses pencegahan dini melalui internalisasi nilai dan norma sosial. Melalui diskusi interaktif dan simulasi kasus, siswa dibimbing untuk memahami pentingnya menghargai batasan pribadi dan menghindari kekerasan. Sekolah menjadi tempat strategis dalam mengimplementasikan nilai ini, terutama melalui pelajaran seperti Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Bimbingan Konseling. Di sisi lain, pendidikan formal di sekolah juga memegang peran penting dalam membekali remaja dengan pemahaman tentang tubuh, relasi sehat, dan risiko seks bebas. Kurikulum yang sensitif usia dan budaya, serta integrasi pendidikan karakter, membantu siswa mengembangkan empati, kemampuan mengambil keputusan, dan ketahanan moral. Peran guru sangat vital dalam pencegahan. Selain menyampaikan materi ajar, guru juga menjadi teladan dalam bersikap dan berinteraksi. Keteladanan guru menciptakan lingkungan yang aman, memungkinkan siswa terbuka dalam menyampaikan permasalahan, termasuk yang berkaitan dengan seksualitas atau perundungan. Sementara itu, orang tua memiliki peran sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Pendidikan seksual sejak dini yang dilakukan secara jujur dan terbuka akan membantu anak mengenal tubuhnya, memahami risiko, dan menjaga harga diri. Lingkungan keluarga yang empatik dan komunikatif mencegah anak menjadi pelaku atau korban bullying. Di era digital, pengawasan orang tua terhadap aktivitas daring anak menjadi penting untuk mencegah paparan konten negatif dan relasi tidak sehat. Kolaborasi antara guru dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak secara utuh. Komunikasi aktif melalui forum wali murid dan pelatihan parenting menciptakan keselarasan nilai dan pendekatan antara rumah dan sekolah. Dengan kegiatan ini, mahasiswa FH UMM dan LBH APIK berharap dapat membangun kesadaran hukum sejak dini pada siswa, serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, berdaya, dan bebas dari kekerasan serta perilaku menyimpang.

    dari sekolah menuju kesadaran Mahasiswa FH UMM Kolaborasi Dengan LBH Apik Kota Batu

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 7422 1

    Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 08.46.56

    Sharing Session Warga Binaan dan Peserta Magang Kemnaker, Perkuat Analisis Sosial Pembinaan Lapas Mojokerto

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita