Bengkulu – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, bersama jajaran mengikuti kegiatan virtual penguatan tugas dan fungsi yang disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, Jumat (08/05).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta memastikan pelaksanaan pengelolaan anggaran berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menekankan pentingnya seluruh jajaran pemasyarakatan untuk memahami secara menyeluruh tugas dan fungsi masing-masing, terutama dalam hal pengelolaan anggaran. Ia juga mengingatkan agar setiap satuan kerja mampu melakukan evaluasi terhadap temuan BPK sebagai bahan perbaikan berkelanjutan.
Selain itu, Mashudi menegaskan bahwa pengelolaan anggaran yang baik merupakan salah satu indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk meningkatkan ketelitian, kepatuhan terhadap regulasi, serta memperkuat sistem pengawasan internal.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan tersebut dengan melakukan penguatan internal di lingkungan Lapas Bengkulu, khususnya dalam aspek administrasi dan pengelolaan anggaran.
“Kami siap melaksanakan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan akuntabilitas, serta memastikan seluruh proses pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan,” ujar Kalapas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan, termasuk Lapas Bengkulu, semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsi, serta mampu mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan bebas dari penyimpangan.

















