Bengkulu – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, mendampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Aris Munandar, bersama para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu dalam kegiatan audiensi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu pada Rabu, (21/26)
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan sinergi, serta membangun hubungan kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di Provinsi Bengkulu.
Audiensi tersebut menjadi ruang komunikasi antarlembaga untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan tugas dan kewenangan masing-masing instansi. Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin efektif guna mendukung sistem penegakan hukum yang terpadu, profesional, dan berlandaskan peraturan perundang-undangan.
Kehadiran Kepala Bapas Kelas I Bengkulu bersama jajaran pimpinan Pemasyarakatan menunjukkan komitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan aparat penegak hukum. Kerja sama yang solid dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, termasuk pembimbingan kemasyarakatan, pendampingan, serta pelaksanaan fungsi lainnya sesuai dengan kewenangan Bapas.
Dalam sistem penegakan hukum, Bapas memiliki peran penting dalam mendukung proses peradilan dan pembimbingan klien pemasyarakatan. Oleh karena itu, koordinasi dengan kejaksaan dan instansi terkait diperlukan agar pelaksanaan tugas berjalan selaras serta mendukung terwujudnya kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga merupakan unsur penting dalam mewujudkan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang optimal.
“Koordinasi dan sinergi dengan aparat penegak hukum sangat penting untuk memastikan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan berjalan profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap komunikasi yang berkelanjutan dapat memperkuat kerja sama antarlembaga, sehingga pelaksanaan pembimbingan kemasyarakatan dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Aidil.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi kelembagaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya mendukung kelancaran tugas masing-masing instansi. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan proses penegakan hukum dapat berjalan lebih terpadu serta memperkuat pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Melalui audiensi ini, jajaran Pemasyarakatan Bengkulu diharapkan terus mempererat hubungan kerja dengan Kejaksaan Tinggi Bengkulu dan unsur penegak hukum lainnya. Sinergi yang berkelanjutan menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem penegakan hukum yang berintegritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan keadilan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bengkulu.(IH)





















