Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto mengikuti kegiatan Entry Meeting Pendampingan Pembangunan Budaya Integritas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Inspektorat Wilayah I Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh jajaran struktural Lapas Mojokerto dari ruang kerja Kepala Lapas, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya membangun pemahaman bersama, memetakan area yang masih perlu diperkuat, menyusun rencana aksi yang terukur, serta memperkuat keteladanan pimpinan dan sistem pengendalian internal. Selain itu, pendampingan diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan keberlanjutan pembangunan budaya integritas di lingkungan satuan kerja.
Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa pembangunan budaya integritas harus menjadi komitmen bersama seluruh jajaran dan diwujudkan melalui pelaksanaan tugas sehari-hari. “Integritas bukan hanya tentang pemenuhan administrasi, tetapi bagaimana setiap petugas mampu menjaga komitmen, memberikan pelayanan terbaik, dan melaksanakan tugas secara konsisten serta bertanggung jawab,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus memperkuat budaya integritas, mencegah praktik maladministrasi, memenuhi dokumen reformasi birokrasi secara tepat waktu, serta menghadirkan inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.





















