Ternate – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ternate melaksanakan pembagian baju khusus kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak dan kebutuhan dasar selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Ternate, Sabtu (29/8), dilakukan secara langsung oleh Kalapas Ternate, Faozul Ansori, sebagai bentuk perhatian terhadap kelayakan serta kebutuhan warga binaan selama berada di lingkungan pemasyarakatan.
Adapun pakaian yang dibagikan terdiri atas baju khusus Tahanan Pendamping (Tamping) luar, baju khusus Tamping dapur, serta baju umum untuk seluruh WBP. Pembagian tersebut sekaligus memastikan adanya penggunaan pakaian yang sesuai dengan tugas dan aktivitas warga binaan, khususnya bagi mereka yang diberikan kepercayaan sebagai tamping. Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dengan didampingi jajaran petugas Lapas Ternate.

Kalapas Ternate, Faozul Ansori, menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis dan bermartabat.
“Kami ingin memastikan seluruh WBP mendapatkan perlakuan yang layak selama menjalani proses pembinaan. Kepada warga binaan, saya berharap pakaian yang diberikan dapat digunakan dan dirawat dengan baik serta menjadi bagian dari kedisiplinan dalam menjalani aktivitas di dalam lapas,” ujar Faozul Ansori.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Yuslizar, menegaskan bahwa pemberian pakaian juga memiliki fungsi dalam mendukung ketertiban dan keteraturan aktivitas warga binaan.
“Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pembinaan yang tertib dan nyaman,” tutur Yuslizar.
Melalui kegiatan ini, Lapas Ternate terus berupaya memenuhi hak-hak warga binaan secara proporsional serta meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Pemenuhan kebutuhan dasar tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menciptakan proses pembinaan yang tertib, humanis, dan tetap mengedepankan martabat setiap warga binaan.






















