Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto kembali melaksanakan razia rutin di blok hunian warga binaan sebagai upaya deteksi dini dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan yang dipimpin oleh jajaran pejabat struktural bersama regu pengamanan tersebut dilaksanakan secara humanis, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur. Selasa (14/7).
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, menegaskan bahwa razia rutin merupakan bagian dari komitmen Lapas Mojokerto dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Selain sebagai langkah deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan
Pemasyarakatan. “Razia rutin merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan blok hunian tetap aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang. Melalui kegiatan ini, kami terus memperkuat deteksi dini sebagai langkah preventif guna menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif bagi seluruh warga binaan,”ujar Arifin.
Sementara Itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, I Dewa Gede Ananta Wijaya, selaku ketua tim razia dilakukan dengan menyisir sejumlah kamar hunian untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.”Pemeriksaan berlangsung secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta menghormati hak-hak warga binaan selama proses berlangsung,” Jelas Dewa.
Dalam pelaksanaan penggeledahan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang dan
barang yang berpotensi disalahgunakan, di antaranya 1 sendok stainless, 1 alat potong kuku, 1 alat
cukur dan 3 set Kartu remi yang tidak seharusnya berada di kamar hunian Warga Binaan
Melalui pelaksanaan razia secara berkala, Lapas Mojokerto terus memperkuat sistem pengamanan
serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Upaya ini diharapkan
mampu mendukung optimalisasi proses pembinaan sekaligus mewujudkan pemasyarakatan yang
profesional, akuntabel, dan berintegritas.




















