Mojokerto — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan perawatan kambing yang dilaksanakan di area peternakan dalam lingkungan lapas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan produktif yang tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab, Kamis (30/4).
Dalam pelaksanaannya, sejumlah warga binaan secara rutin melakukan perawatan kambing mulai dari pemberian pakan, pengecekan kesehatan, hingga pembersihan kandang. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan pendampingan langsung oleh petugas, guna memastikan proses berjalan dengan baik dan sesuai standar perawatan hewan ternak.
Selain perawatan kambing, warga binaan juga aktif melaksanakan kegiatan kebersihan di area sekitar kandang. Mereka membersihkan sisa pakan, mengelola limbah ternak, serta menjaga sanitasi lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya penyakit serta menciptakan lingkungan yang nyaman.
Petugas pembinaan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil ternak, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar lebih disiplin, telaten, dan memiliki etos kerja yang baik. Melalui rutinitas tersebut, warga binaan diharapkan dapat memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
Salah satu warga binaan mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa selain menambah pengalaman, kegiatan tersebut juga memberikan rasa tanggung jawab serta mengisi waktu dengan hal-hal positif selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Mojokerto dalam keterangannya menegaskan bahwa program pembinaan seperti ini akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal hidup mandiri bagi warga binaan setelah bebas nanti.
Dengan adanya kegiatan perawatan kambing dan kebersihan lingkungan ini, Lapas Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun lingkungan lapas secara keseluruhan.




















