Semarang, 18 September 2026. Kegiatan sederhana dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kebersamaan dan memberikan ruang bagi seseorang untuk mengembangkan dirinya. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan membuat gambar menggunakan pelepah pisang bersama warga binaan PPS PMKS Margo Widodo Semarang pada 18 September 2026.
Kegiatan ini mengajak warga binaan untuk memanfaatkan pelepah pisang sebagai bahan dalam membuat sebuah gambar. Sebelum mulai membuat karya, peserta diberikan arahan mengenai cara menggunakan pelepah pisang, mulai dari memilih bagian yang akan digunakan, memotongnya, hingga menempelkannya pada media gambar.
Para warga binaan terlihat mengikuti kegiatan dengan cukup antusias. Mereka mulai menyusun potongan pelepah pisang sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Dalam prosesnya, mahasiswa turut mendampingi dan membantu peserta ketika mengalami kesulitan. Suasana kegiatan pun terasa lebih santai karena peserta dan mahasiswa dapat berkomunikasi secara langsung selama kegiatan berlangsung.
Jika dilihat dari perspektif Bimbingan dan Penyuluhan Islam, kegiatan seperti ini dapat menjadi bagian dari proses pendampingan kepada warga binaan. Bimbingan tidak selalu diberikan dalam bentuk penyampaian materi atau nasihat secara langsung, tetapi juga dapat dilakukan melalui kegiatan positif yang memberikan kesempatan kepada individu untuk beraktivitas, berinteraksi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kegiatan membuat gambar dari pelepah pisang juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan kreativitasnya. Setiap peserta bebas menyusun dan membuat karya sesuai dengan kemampuannya. Hal ini dapat menjadi bentuk penghargaan terhadap kemampuan setiap individu, sehingga mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkarya dan menunjukkan bahwa dirinya mampu melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Selain kreativitas, kegiatan ini juga mengajarkan nilai kebersamaan. Selama proses pembuatan karya, peserta saling berinteraksi dan mahasiswa memberikan pendampingan dengan cara yang sederhana. Dari interaksi tersebut, terbangun komunikasi yang lebih dekat dan suasana yang lebih nyaman.
Dalam Bimbingan dan Penyuluhan Islam, hubungan yang baik antara pendamping dan orang yang didampingi menjadi salah satu hal yang penting. Pendamping tidak hanya berperan memberikan arahan, tetapi juga perlu memberikan perhatian dan menciptakan suasana yang membuat individu merasa dihargai. Melalui kegiatan bersama seperti ini, pendekatan tersebut dapat dilakukan secara lebih sederhana dan tidak terasa menggurui.
Pemanfaatan pelepah pisang juga memberikan pesan bahwa sesuatu yang sederhana tetap dapat memiliki manfaat apabila digunakan dengan kreativitas. Hal tersebut sejalan dengan upaya memberikan kegiatan yang positif kepada warga binaan agar waktu yang dimiliki dapat digunakan untuk aktivitas yang bermanfaat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan melihat hasil karya yang telah dibuat oleh para peserta. Setiap gambar memiliki bentuk yang berbeda sesuai dengan kreativitas masing-masing. Meskipun sederhana, hasil karya tersebut menjadi bukti bahwa warga binaan dapat menghasilkan sesuatu melalui proses yang dilakukan bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan PPS PMKS Margo Widodo tidak hanya mendapatkan pengalaman membuat karya dari bahan sederhana, tetapi juga merasakan adanya kebersamaan, perhatian, dan pendampingan. Dari sudut pandang Bimbingan dan Penyuluhan Islam, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya mendampingi individu melalui aktivitas positif yang dapat mendukung pengembangan diri dan hubungan sosial yang lebih baik.























