Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Inspirasi

Mengajar Sambil Menggendong: Keteladanan Ibu Guru dan Empati Pimpinan di MTs Muhammadiyah 20 Menongo

Sami'an by Sami'an
3 August 2026
in Inspirasi
A A
0
landscape ukuran kecil
869
SHARES
1.3k
VIEWS

MENONGO/SUKODADI/LAMONGAN – Di sebuah ruang kelas sederhana di Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, terdapat pemandangan yang mungkin asing bagi standar pendidikan formal pada umumnya, namun sangat familiar bagi hati yang memahami perjuangan seorang ibu. Seorang guru berdiri tegak di depan papan tulis, satu tangannya memegang spidol untuk menjelaskan materi Fiqih, sementara tangan lainnya dengan erat menggendong buah hatinya yang masih balita. Ini bukan adegan sinetron, melainkan realitas harian Bu Hana Rafiqa Rahmawati, S.Pd. dan Bu Mukzizah Ayu Afriyanti, S.Pd., dua guru hebat di MTs Muhammadiyah 20 Menongo. Kisah mereka, didukung oleh kebijakan pimpinan sekolah yang penuh empati, menjadi definisi utuh dari “memanusiakan manusia” dalam dunia pendidikan Indonesia.

Pendidikan Karakter Lewat Teladan Pengorbanan

Inti dari fenomena ini adalah integrasi antara tanggung jawab profesional sebagai pendidik dan peran biologis sebagai ibu. Bagi Bu Hana dan Bu Mukzizah, membawa anak ke sekolah bukanlah pilihan gaya hidup, melainkan solusi terakhir akibat ketiadaan pengasuh alternatif atau keterbatasan ekonomi untuk menyewa babysitter. Namun, di balik keterpaksaan itu tersimpan dedikasi luar biasa: mereka menolak meninggalkan murid-muridnya demi mengurus anak sendiri. Kehadiran balita di kelas—yang kadang duduk diam menggambar di pojok ruangan atau merangkak pelan saat ibunya membimbing hafalan—bukanlah gangguan, melainkan kurikulum tersembunyi tentang ketangguhan, kasih sayang, dan keseimbangan hidup yang diajarkan langsung melalui keteladanan.

Sinergi Guru Pejuang dan Pimpinan Berhati Lapang

Protagonis utama dalam narasi ini adalah Bu Hana Rafiqa Rahmawati dan Bu Mukzizah Ayu Afriyanti, dua sosok ibu yang menjalani “perjuangan ganda”: mendidik anak bangsa sekaligus mengASIhi anak kandungnya. Namun, cerita ini tidak akan berjalan tanpa peran krusial Kepala MTs Muhammadiyah 20 Menongo. Alih-alih menegakkan aturan kaku yang melarang kehadiran anak di area belajar, beliau memilih jalan empati dan kekeluargaan. Pernyataan resmi kepala sekolah menegaskan bahwa izin ini diberikan atas dasar kemanusiaan, karena diyakini “tidak ada seorang ibu pun yang ingin merepotkan jika ada pilihan lain.” Dukungan juga datang dari rekan guru dan wali murid yang menerima kehadiran si kecil dengan hati lapang, bahkan membantu menjaganya saat sang ibu fokus mengajar.

Baca Juga

No Content Available

Rutinitas Harian di Ruang Kelas yang Hangat

Kejadian ini berlangsung setiap hari selama jam pelajaran aktif di lingkungan MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Suara adzan Zuhur yang berkumandang berpadu dengan suara kapur di papan tulis dan sesekali tawa renyah balita menciptakan atmosfer sekolah yang hangat layaknya rumah kedua. Momen-momen intim terjadi secara natural: menyusui di jam istirahat, menenangkan tangisan bayi sebelum kembali tersenyum kepada siswa, atau membiarkan anak bermain tenang di sela-sela bangku saat proses pembelajaran berlangsung. Ruang kelas ini menjadi saksi bisu bagaimana batas antara “ruang kerja” dan “ruang domestik” lebur demi keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan keluarga guru.

Ketika Aturan Bertemu Kemanusiaan

Mengapa kebijakan ini penting dan patut diapresiasi? Karena ia menjawab dilema nyata ribuan guru perempuan di Indonesia yang sering dipaksa memilih antara karir dan материнство. Banyak institusi pendidikan masih memandang kehadiran anak di sekolah sebagai pelanggaran disiplin, padahal bagi banyak ibu guru, itu adalah satu-satunya cara agar “dapur tetap mengepul dan kelas tetap ada gurunya.” MTs Muhammadiyah 20 Menongo membuktikan bahwa profesionalisme tidak harus bertentangan dengan empati. Dengan mengizinkan hal ini, sekolah tidak hanya menyelamatkan masa depan akademik siswa yang butuh guru, tetapi juga melindungi hak anak untuk mendapatkan ASI dan kehadiran ibu. Ini adalah wujud nyata nilai-nilai Islam Berkemajuan yang rahmatan lil ‘alamin.

Menjaga Profesionalitas di Tengah Keterbatasan

Bagaimana memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga meski ada balita di kelas? Melalui komitmen kuat dari para guru untuk tetap menjaga profesionalitas. Bu Hana dan Bu Mukzizah menyatakan dalam pernyataan resminya: “Kami berjanji akan tetap menjaga profesionalitas. Mengajar dengan sungguh-sungguh, mendidik dengan ikhlas, dan tetap menjaga ketertiban kelas.” Mereka mengatur strategi: menggendong anak saat menjelaskan konsep sulit, membiarkannya bermain mandiri saat siswa mengerjakan tugas, atau memanfaatkan waktu istirahat maksimal untuk kebutuhan anak. Rekan guru saling bantu menjaga, dan siswa-siswi pun belajar bersikap toleran dan peduli. Hasilnya? Proses belajar tetap mengalir, dan anak-anak didik justru mendapat pelajaran berharga tentang arti pengorbanan seorang ibu.

Pahlawan Tanpa Plakat yang Dicatat Langit

Perjuangan Bu Hana dan Bu Mukzizah mungkin tidak masuk headline berita nasional atau mendapatkan plakat penghargaan bergengsi. Namun, setiap huruf yang mereka tulis di papan tulis sambil menahan berat gendongan, setiap doa yang dibisikkan saat anak tertidur di ruang guru, dan setiap senyum yang mereka berikan kepada murid meski lelah mendera—semuanya dicatat oleh langit. Anak-anak yang mereka didik hari ini akan tumbuh menjadi dokter, ustadz, dan pemimpin yang pernah menyaksikan langsung betapa kuatnya seorang ibu. Dan balita yang mereka gendong kelak akan bangga bercerita: “Dulu ibuku mengajar sambil menggendong aku.” Terima kasih MTs Muhammadiyah 20 Menongo, terima kasih Bu Hana dan Bu Mukzizah, telah mengajarkan kami bahwa pendidikan sejati lahir dari cinta yang tak kenal menyerah.

(Tim Redaksi/Humas MTs Muhammadiyah 20 Menongo)

    Tags: guruMengajar Sambil MenggendongMTs Muhammadiyah 20 Menongo
    Share348Tweet217Share61Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Usai Penyaluran Bantuan, Publik Soroti Laporan Donasi Kebakaran FPMTS

    Next Post

    Christian SY, Penyanyi Hingga Pelaku Dibalik ESTEH Management dan Jawa Bagian Nyanyi

    Sami'an

    Sami'an

    Related Posts

    No Content Available
    Next Post
    CHRISTIAN SY JBN ESTEH copy

    Christian SY, Penyanyi Hingga Pelaku Dibalik ESTEH Management dan Jawa Bagian Nyanyi

    WhatsApp Image 2026 08 03 at 13.35.38 1 1

    Karutan Bengkulu dan Kalapas Bengkulu Perkuat Koordinasi Penanganan Overstay Warga Binaan

    WhatsApp Image 2026 08 03 at 11.48.55 1

    Rutan Bengkulu Fasilitasi WBP Nasrani Ikuti Pembinaan Rohani Secara Virtual

    WhatsApp Image 2026 08 03 at 11.48.32

    Rutan Bengkulu Perkuat Pembinaan Melalui Pelaksanaan Litmas Integrasi WBP

    WhatsApp Image 2026 08 03 at 11.47.56

    Rutan Bengkulu Ikuti Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Tahun 2025 Secara Virtual

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 09 17 at 10.56.24

    Mahasiswa PK UNY Dorong Pengembangan Keterampilan Murid SMK Negeri 1 Depok melalui Pembelajaran Eksperimen Tekstil dan Menghias Busana untuk Mendukung SDGs 8

    17 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 17 at 09.05.22r

    Produktif dan Berkelanjutan, Lapas Bandanaira Kembali Panen Sayuran Hidroponik

    17 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 17 at 10.11.37

    Implementasi UMKM Lapas Mojokerto melalui Produk Kripik dan Sambal

    17 September 2026
    FB IMG 1789567529290

    AKGTK Madrasah 2026 Resmi Digelar 5-9 Oktober, Sistem Full Online Tanpa Titik Lokasi Wajib Diikuti Seluruh Pendidik

    17 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 17 at 10.21.12 1 300kb

    Tim PK UNY Dorong Budaya Literasi melalui Aktivasi Mading SMA Negeri 7 Yogyakarta

    17 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 17 at 08.49.32

    Hari Kesadaran Nasional, Lapas Mojokerto Gelar Upacara Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme

    17 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita