Mojokerto — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur, Kusnali. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan pembinaan, kegiatan kerja, pelayanan, serta kondisi lingkungan Lapas Mojokerto, Selasa (8/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kusnali meninjau sejumlah kegiatan kerja warga binaan, di antaranya budidaya ikan lele dan peternakan itik. Kakanwil juga melihat secara langsung pelaksanaan pelatihan yang diselenggarakan Lapas Mojokerto bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan.
Kusnali turut memberikan apresiasi terhadap patung hasil karya warga binaan. Karya tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas dan keterampilan yang dihasilkan melalui program pembinaan di Lapas Mojokerto. Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan agar potensi dan keterampilan warga binaan terus dikembangkan secara produktif.
Selain meninjau kegiatan pembinaan, Kakanwil melakukan pengecekan menyeluruh di sejumlah area Lapas. Peninjauan meliputi dapur, blok hunian, klinik, ruangan pelayanan, serta fasilitas lainnya. Aspek kebersihan dan kehigienisan menjadi perhatian dalam pengecekan tersebut guna memastikan lingkungan Lapas tetap bersih, sehat, aman, dan mendukung pelayanan yang optimal.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan pemberian penguatan tugas dan fungsi kepada jajaran petugas Lapas Mojokerto. Kusnali menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara aktif, profesional, berintegritas, serta bertanggung jawab. Penguatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Seluruh jajaran harus terus meningkatkan kinerja dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pelaksanaan kegiatan pembinaan, pelayanan, maupun pemeliharaan keamanan harus terus diperkuat sebagai bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kusnali.
Sementara itu, Kalapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa kunjungan dan penguatan yang diberikan Kakanwil menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan, pelayanan, kebersihan, dan keamanan Lapas serta mendukung penuh pelaksanaan 15 Program Aksi,” ungkapnya.
Melalui kunjungan tersebut, Lapas Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan, mengembangkan kegiatan kerja warga binaan, serta memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan pemasyarakatan.




















