Arga Makmur, 6 Oktober 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur memperkuat pengendalian dan evaluasi kinerja melalui keikutsertaan dalam Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang dipimpin Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan secara virtual, Selasa (6/10).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Arga Makmur tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Kabagtum Ditjenpas Bengkulu, Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, serta jajaran pejabat Eselon IV dan V.
Rapat Anev menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan berjalan secara terukur. Melalui evaluasi bersama, jajaran dapat melihat capaian program, mengidentifikasi kendala, serta menyusun langkah tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan.
Evaluasi Capaian dan Kendala Pelaksanaan Tugas
Dalam rapat tersebut dilakukan analisis terhadap pelaksanaan program dan kegiatan Pemasyarakatan, termasuk capaian yang telah diperoleh serta berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaannya.
Evaluasi menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap program tidak berhenti pada tahap perencanaan maupun administrasi, tetapi benar-benar diterjemahkan ke dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Bagi Lapas Arga Makmur, hasil evaluasi tersebut menjadi bahan untuk melakukan pemetaan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing jajaran sekaligus menentukan aspek yang perlu diperkuat.
Perkuat Koordinasi dan Akuntabilitas
Rapat juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarjajaran dalam mendukung pencapaian target organisasi. Setiap jajaran diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu berkontribusi terhadap pencapaian target Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Selain itu, kedisiplinan, profesionalisme, akuntabilitas, dan tanggung jawab menjadi bagian penting yang terus diperkuat. Pelaksanaan tugas harus dilakukan secara terarah, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menegaskan bahwa hasil Anev akan menjadi bahan evaluasi internal untuk memastikan setiap arahan dan kebijakan dapat diterjemahkan ke dalam langkah kerja yang konkret.
“Evaluasi harus menghasilkan tindak lanjut. Karena itu, setiap arahan dan hasil pembahasan akan kami petakan sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk kemudian ditindaklanjuti secara terukur,” ujar Yulian Fernando.
Dari Evaluasi Menuju Perbaikan Nyata
Keikutsertaan Lapas Arga Makmur dalam Anev juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya kerja yang berbasis evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Setiap kendala yang ditemukan tidak hanya dicatat, tetapi menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan dan penguatan kinerja.
Selanjutnya, jajaran Lapas Arga Makmur akan menindaklanjuti hasil rapat melalui koordinasi internal, pemantauan pelaksanaan tugas, serta evaluasi terhadap capaian program dan kegiatan sesuai tanggung jawab masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga konsistensi pelaksanaan tugas sekaligus memastikan program dan kebijakan Pemasyarakatan memberikan hasil yang nyata bagi organisasi, Warga Binaan Pemasyarakatan, dan masyarakat.
Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Arga Makmur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja, akuntabilitas, koordinasi, dan kualitas pelayanan Pemasyarakatan.
Evaluasi bukan sekadar mengukur apa yang telah dilakukan, tetapi memastikan setiap hasil evaluasi menjadi langkah nyata untuk bekerja lebih baik.


















