Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto melaksanakan kegiatan penanaman benih sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan lahan tidur (idle) di area lapas menjadi lahan produktif guna mendukung kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan, Kamis (21/05).
Kegiatan penanaman dilakukan bersama petugas dan warga binaan dengan penuh semangat melalui sektor pertanian yang menjadi salah satu program unggulan pembinaan kerja di Lapas Mojokerto. Selain mendukung ketahanan pangan nasional, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian warga binaan melalui optimalisasi lahan-lahan idle agar lebih produktif dan bernilai manfaat.
Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa optimalisasi lahan kosong menjadi langkah nyata dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto tidak hanya berupaya meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga mendukung program strategis Kemenimipas dalam mewujudkan ketahanan serta kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.




















