Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Jutaan Pekerja di Ujung Tanduk: Badai PHK 2026 Belum Reda

Dwi Rizka by Dwi Rizka
21 May 2026
in Opini
A A
0
Dari 366 ribu pekerja terserap per tahun, kini hanya 38 ribu. Badai PHK 2026 belum usai — siapa yang bertanggung jawab?

Dari 366 ribu pekerja terserap per tahun, kini hanya 38 ribu. Badai PHK 2026 belum usai — siapa yang bertanggung jawab?

866
SHARES
1.3k
VIEWS

Bayangkan berangkat kerja seperti biasa, lalu pulang membawa surat PHK. Itulah yang kini dirasakan jutaan pekerja Indonesia. Laporan terbaru Core Indonesia yang dirilis Mei 2026 menyebut penyerapan tenaga kerja baru di sektor formal anjlok 86 persen dibanding empat tahun sebelumnya — dari rata-rata 366 ribu pekerja per tahun menjadi hanya sekitar 38 ribu orang pada Februari 2026. Angka ini bukan sekadar data, melainkan cerminan nyata dari jutaan keluarga yang kehilangan penghasilan, mimpi yang tertunda, dan masa depan yang semakin tidak pasti. Pertanyaannya: mengapa badai PHK ini terus berulang, dan apa yang seharusnya dilakukan?

Seberapa Parah Situasinya?

Gelombang PHK 2026 tidak menghantam sembarangan. Sektor manufaktur, tekstil, plastik, dan logistik menjadi yang paling terdampak. Data menunjukkan PHK terkonsentrasi di tiga provinsi utama sentra industri: Jawa Tengah dengan 47.940 pekerja terdampak, Jawa Barat 39.109 pekerja, dan Banten 21.447 pekerja. Lebih mengkhawatirkan lagi, kini lebih dari separuh angkatan kerja Indonesia — tepatnya 87,74 juta orang atau 59,42 persen — berstatus pekerja informal per Februari 2026. Artinya, mayoritas rakyat bekerja tanpa jaminan sosial yang memadai, tanpa pesangon jika kehilangan pekerjaan, dan tanpa perlindungan ketika badai ekonomi datang.

Ada tiga faktor yang saling menumpuk hingga memperparah situasi ini. Pertama, pelemahan rupiah akibat konflik geopolitik di Timur Tengah membuat biaya bahan baku impor melonjak, sehingga banyak pabrik tidak mampu mempertahankan produksi. Kedua, kebijakan impor yang longgar lewat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2024 justru membuka banjir produk asing murah yang menggerus pasar produk lokal. Ketiga, gelombang otomatisasi dan digitalisasi yang mengubah kebutuhan tenaga kerja secara struktural, membuat banyak posisi pekerjaan konvensional perlahan tidak lagi dibutuhkan.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 10 02 at 22.11.10

Banyak Pesanan, Banyak Biaya: Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mengendalikan Biaya Produksi

4 October 2026
Sumber : Mayora Indah

Analisis Kelayakan Bisnis PT Mayora Indah Tbk

4 October 2026
9e03a2dd ea30 47df be25 71ceb6fafe8f

Mahasiswa Teknik Informatika di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

4 October 2026
Pemateri workshop, Anies Listyowowati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi penulisan buku ajar perguruan tinggi kepada dosen peserta workshop di Ruang Seminar Aboesono, FEB UPN “Veteran” Jawa Timur. Sumber: Dokumentasi Ardyan Wicaksana

Dosen Jangan Takut Menulis Buku, Bakat Cuma Berpengaruh 20%

4 October 2026

Dampaknya tidak berhenti di pintu pabrik. Ketika jutaan pekerja kehilangan penghasilan, daya beli masyarakat ikut ambruk. Konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia pun terancam melemah. Ketika orang menahan belanja, pengusaha menurunkan produksi, dan pengurangan tenaga kerja kembali terjadi — sebuah lingkaran setan yang sulit diputus. Di sisi lain, penerimaan pajak negara juga ikut tertekan karena aktivitas ekonomi melambat, sehingga ruang fiskal pemerintah untuk menjalankan program pemulihan pun semakin sempit.

Yang membuat situasi ini semakin memprihatinkan adalah bahwa PHK massal bukan fenomena baru. Pola yang sama terus berulang dari tahun ke tahun, namun respons pemerintah kerap bersifat reaktif: membentuk satgas, menerbitkan imbauan, atau membahas skema pesangon. Jarang ada kebijakan yang menyentuh akar masalah sesungguhnya, yakni ekosistem industri yang belum kompetitif, regulasi perdagangan yang belum benar-benar melindungi produksi dalam negeri, serta minimnya program serius untuk menyiapkan pekerja menghadapi perubahan zaman. Selama pendekatan ini tidak berubah, badai PHK akan terus datang silih berganti.

Ada beberapa langkah nyata yang bisa segera diambil. Pertama, pemerintah perlu mengevaluasi regulasi impor agar produk lokal mendapat ruang bersaing yang lebih adil, sekaligus memperketat pengawasan produk impor ilegal yang selama ini merusak pasar dalam negeri. Kedua, program pelatihan ulang (reskilling) bagi pekerja terdampak PHK harus diperluas dan diperkuat, bermitra langsung dengan industri agar keahlian yang diajarkan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan. Ketiga, pemerintah perlu mendorong pertumbuhan industri bernilai tambah tinggi seperti manufaktur berbasis teknologi dan ekonomi digital, agar tidak terus bergantung pada sektor padat karya yang rentan guncangan.

Kesimpulan

PHK massal bukan takdir yang harus diterima begitu saja. Ini adalah hasil dari pilihan kebijakan yang selama ini belum cukup serius melindungi pekerja dan memperkuat industri dalam negeri. Dengan penyerapan tenaga kerja formal yang anjlok 86 persen dan lebih dari separuh angkatan kerja hidup tanpa jaring pengaman yang layak, sudah saatnya pemerintah bergerak lebih dari sekadar membentuk satgas atau mengeluarkan pernyataan. Pekerja Indonesia butuh kebijakan nyata, bukan janji di atas kertas. Karena ketika rakyat kehilangan pekerjaan, bukan hanya mereka yang menanggung akibatnya — seluruh roda ekonomi bangsa ikut berhenti.

Dwi Rizka Putri

Program Studi Ekonomi dan Bisnis / Universitas Pamulang

Sumber

Core Indonesia. (2026, Mei). Badai PHK (Belum) Berlalu. Dikutip dalam Suara.com. https://www.suara.com/bisnis/2026/05/21

Detik Finance. (2026, Mei 4). 5 Sektor Ini Terancam Kena Badai PHK 3 Bulan Lagi. https://finance.detik.com

Bank Indonesia. (2026, Maret). Tinjauan Kebijakan Moneter Maret 2026. https://www.bi.go.id

INDEF. (2025). Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026: Menata Ulang Arah Ekonomi Berkeadilan. https://indef.or.id

Enciety.co. (2025, November). Tren PHK Pada Lebaran 2026, Berikut Analisanya. https://enciety.co

    Tags: kerjaPHK
    Share346Tweet217Share61Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Arga Makmur Gelar Ekspose Inovasi Kreatif dari Peserta Magang

    Next Post

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Blok Hunian

    Dwi Rizka

    Dwi Rizka

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 10 02 at 22.11.10

    Banyak Pesanan, Banyak Biaya: Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mengendalikan Biaya Produksi

    4 October 2026
    Sumber : Mayora Indah

    Analisis Kelayakan Bisnis PT Mayora Indah Tbk

    4 October 2026
    9e03a2dd ea30 47df be25 71ceb6fafe8f

    Mahasiswa Teknik Informatika di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

    4 October 2026
    Pemateri workshop, Anies Listyowowati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi penulisan buku ajar perguruan tinggi kepada dosen peserta workshop di Ruang Seminar Aboesono, FEB UPN “Veteran” Jawa Timur. Sumber: Dokumentasi Ardyan Wicaksana

    Dosen Jangan Takut Menulis Buku, Bakat Cuma Berpengaruh 20%

    4 October 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 05 22 at 08.28.09

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Blok Hunian

    WhatsApp Image 2026 05 22 at 10.12.00

    STEVIA Hadirkan Hangatnya Rindu Keluarga

    WhatsApp Image 2026 05 22 at 10.27.20

    LPP Bengkulu Gelar Panen Pakcoy di Kebun Lapas

    WhatsApp Image 2026 05 22 at 10.32.42

    LPP Bengkulu Gelar Kegiatan Kontrol Pengamanan di Area Brandgang

    WhatsApp Image 2026 05 22 at 10.46.45 1

    RENAGITA Hadirkan Hiburan Edukatif untuk Warga Binaan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20261004 WA0177

    TM Fighter Kembali Sabet Medali di IPSI Lamongan Megilan Cup 2026: Borong Dua Emas, Satu Perak, dan Satu Perunggu

    4 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 02 at 22.11.10

    Banyak Pesanan, Banyak Biaya: Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mengendalikan Biaya Produksi

    4 October 2026
    I Gede Suryawan, tokoh muda inspiratif asal Karangasem, Bali, yang aktif dalam dunia pergerakan mahasiswa, pemberdayaan ekonomi UMKM, diplomasi, serta menjadi teladan dalam merawat toleransi keberagaman.

    Mengukir Prestasi dari Desa hingga Mancanegara: Perjalanan Inspiratif I Gede Suryawan (Surya Escobar)

    4 October 2026
    Sumber : Mayora Indah

    Analisis Kelayakan Bisnis PT Mayora Indah Tbk

    4 October 2026
    ilustrasi souvenir 20kb

    Produksi dan Penjualan Souvenir Pernikahan dalam Perspektif Ekonomi Mikro

    4 October 2026
    9e03a2dd ea30 47df be25 71ceb6fafe8f

    Mahasiswa Teknik Informatika di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

    4 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita