Bengkulu – Semangat inovasi dan pembaruan tampak nyata di Aula Utama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, saat peserta magang program Maganghub Batch II Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaparkan usulan inovasi mereka, Senin (11/5/2026).
Kegiatan pemaparan inovasi ini menjadi tahap akhir dari rangkaian pelatihan yang telah diikuti para peserta magang. Dalam sesi tersebut, para peserta menyampaikan berbagai gagasan kreatif serta proyek perbaikan layanan yang dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.
Beragam inovasi yang dipresentasikan berfokus pada peningkatan efektivitas kerja, penguatan aspek keamanan, serta optimalisasi pelayanan publik di lingkungan Lapas. Setiap ide yang disampaikan mencerminkan hasil pengamatan, pengalaman lapangan, serta pemahaman peserta terhadap kebutuhan riil di lingkungan kerja pemasyarakatan.
Pemaparan inovasi ini dinilai langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, bersama para mentor yang selama ini membimbing peserta magang. Proses penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan aspek kebermanfaatan, implementasi, serta keberlanjutan dari setiap inovasi yang diusulkan.
Dalam arahannya, Kalapas Bengkulu mengapresiasi semangat dan kreativitas para peserta magang yang telah berkontribusi melalui gagasan inovatif. Ia menegaskan bahwa inovasi menjadi kunci penting dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi, khususnya dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi akhir, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan Lapas Bengkulu. Diharapkan, ide-ide yang dihasilkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program kerja ke depan serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

















