Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Kesetaraan Gender Dalam Pendidikan Fikih: Tantangan Dan Harapan Dari Aceh Utara

Layuza Safira by Layuza Safira
20 July 2025
in Opini
A A
0
Gender
863
SHARES
1.3k
VIEWS

Kesetaraan gender masih menjadi perbincangan yang hangat, tidak hanya di ruang-ruang akademik, tetapi juga di ruang kelas kita sendiri. Dalam pendidikan Islam, isu ini memiliki relevansi yang sangat kuat, terutama dalam mata pelajaran fikih yang sering dianggap identik dengan hukum-hukum syariat yang kaku dan patriarkal. Namun, apakah benar fikih tidak dapat berdampingan dengan nilai-nilai kesetaraan? Atau justru kita belum optimal dalam mengajarkannya?

Sebagai mahasiswa Pendidikan Agama Islam yang meneliti langsung di MAN 5 Aceh Utara, saya melihat bagaimana pendidikan fikih di sekolah tidak hanya sekadar transfer ilmu hukum Islam, tetapi juga menjadi cermin dari nilai-nilai yang dibawa oleh pendidik dan sistem pendidikan itu sendiri. Di sinilah pentingnya membahas dan menempatkan kesetaraan gender sebagai nilai yang harus diinternalisasikan dalam pembelajaran, bukan hanya sekadar jargon.

Fikih, sebagai bagian dari khazanah intelektual Islam, adalah produk pemikiran ulama atas teks-teks wahyu dalam konteks sosial tertentu. Karena itu, pendekatan terhadap fikih seharusnya juga dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman—termasuk dalam isu kesetaraan gender. Sayangnya, sebagian besar materi fikih di sekolah masih disampaikan secara tekstual dan tidak memberi ruang kritis kepada peserta didik untuk memahami relasi gender secara proporsional.

Dalam pengamatan saya di MAN 5 Aceh Utara, sebagian guru telah mulai menyadari pentingnya pendekatan yang adil gender dalam mengajar fikih. Ada guru yang berupaya menyeimbangkan diskusi di kelas, memberikan ruang bicara yang setara kepada siswa laki-laki dan perempuan, serta mencoba menghadirkan contoh-contoh yang lebih inklusif.

Namun, praktik baik ini belum merata. Sebagian guru masih menggunakan pendekatan satu arah, di mana peran murid pasif dan hanya menerima materi apa adanya. Padahal, guru adalah aktor utama dalam mengubah paradigma peserta didik. Cara guru berbicara, memilih materi, hingga memberi respons terhadap pertanyaan siswa tentang perempuan dan laki-laki dalam Islam, sangat menentukan bagaimana peserta didik akan memandang konsep keadilan dan kesetaraan.

Baca Juga

IMG 20260609 WA00032

Dari Petani ke Pasar: Mengapa Petani Menjual Murah, Konsumen Membeli Mahal?

9 June 2026
IMG 20260609 WA00001

Judi Online: Ancaman Nyata bagi Keluarga dan Masa Depan Generasi Muda

9 June 2026
IMG 7725

Peran ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia

9 June 2026
Gambar Ilustrasi IJSECS.

Peluang Emas Peneliti RI: IJSECS Bebaskan Biaya Jurnal Edisi Piala Dunia 2026

8 June 2026

Dalam Islam, laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13 dan surat An-Nahl ayat 97. Pendidikan agama Islam, khususnya fikih, seharusnya menjadi wahana pembentukan akhlak, nilai-nilai keadilan, dan kesalingan, bukan sebaliknya.

Mengintegrasikan kesetaraan gender dalam pembelajaran fikih bukan berarti menafikan perbedaan kodrati antara laki-laki dan perempuan, melainkan menempatkan mereka dalam posisi yang sama dalam hal kesempatan, penghargaan, dan hak dalam belajar serta berkontribusi di masyarakat.

Aceh, dengan kekhasan identitas syariatnya, memiliki potensi besar untuk menunjukkan bahwa Islam dan kesetaraan gender bukanlah dua kutub yang saling bertentangan. Justru dari sekolah-sekolah seperti MAN 5 Aceh Utara, perubahan dapat bermula. Ketika siswa dan siswi diajak berdiskusi tentang fikih dengan pendekatan yang adil, inklusif, dan humanis, maka generasi masa depan akan tumbuh sebagai Muslim yang memahami bahwa keadilan adalah ruh dari agama itu sendiri.

Sudah saatnya kita menjadikan pendidikan fikih bukan hanya sebagai hafalan hukum, tetapi sebagai ladang menanam nilai-nilai keadilan yang hidup di hati semua murid—baik laki-laki maupun perempuan.

Salah satu tantangan besar dalam penerapan kesetaraan gender di ruang kelas adalah pemahaman yang masih sempit terhadap konsep gender itu sendiri. Banyak yang menganggap kesetaraan gender sebagai upaya menyamakan seluruh peran antara laki-laki dan perempuan. Padahal, kesetaraan bukan soal menyeragamkan, melainkan memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang adil terhadap kesempatan, perlakuan, dan hasil yang dicapai, sesuai dengan potensinya masing-masing.

Kesadaran ini penting untuk dimiliki oleh guru, karena mereka bukan hanya pengajar tetapi juga pembentuk karakter. Guru fikih yang sadar gender akan mampu menghadirkan materi keislaman secara moderat, adil, dan kontekstual. Hal ini tidak hanya mencegah bias dalam kelas, tetapi juga membekali siswa dengan wawasan Islam yang lebih toleran dan menghargai perbedaan.

Dengan demikian, pendidikan agama Islam dapat menjadi pelopor dalam membentuk generasi yang adil dan setara. Pendidikan fikih tidak boleh hanya menjadi sarana penyampaian hukum-hukum kaku, tetapi harus menjadi wadah pembentukan nilai-nilai luhur Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

    Share345Tweet216Share60Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    BHTJ Palembang Siap Wujudkan Keadilan Tanpa Biaya, Tegas Ketua M. Ali Ruben

    Next Post

    Impresario Clubhouse Hadirkan Hiburan Malam Premium di Kawasan Paling Eksklusif di Nusa Dua

    Layuza Safira

    Layuza Safira

    Related Posts

    IMG 20260609 WA00032

    Dari Petani ke Pasar: Mengapa Petani Menjual Murah, Konsumen Membeli Mahal?

    9 June 2026
    IMG 20260609 WA00001

    Judi Online: Ancaman Nyata bagi Keluarga dan Masa Depan Generasi Muda

    9 June 2026
    IMG 7725

    Peran ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia

    9 June 2026
    Gambar Ilustrasi IJSECS.

    Peluang Emas Peneliti RI: IJSECS Bebaskan Biaya Jurnal Edisi Piala Dunia 2026

    8 June 2026
    Next Post
    Impresario Clubhouse

    Impresario Clubhouse Hadirkan Hiburan Malam Premium di Kawasan Paling Eksklusif di Nusa Dua

    Ilustrasi Nabi Musa dan Khidir sedang berbicara di tengah hutan.

    Belajar dari Musa dan Khidir: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan Islam

    canva 683a66eaed641576ab306862 1

    Pakaian Mahasiswa, Antara Gaya dan Tata Krama

    IMG 20250720 WA0020 2

    eBook sebagai Inovasi Pembelajaran PAI: Menjembatani Tradisi dan Teknologi

    a66d940418da5b9f2bbb35adb11078af

    Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Moral Siswa

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan
    Berita Utama

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    by Redaksi
    15 May 2026
    0

    GORONTALO - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemberdayaan nelayan dan pembangunan wilayah pesisir modern terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui...

    Read moreDetails
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20260609 WA0070

    Lapas Arga Makmur Kembangkan UMKM Pembuatan Jala untuk Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Warga Binaan

    9 June 2026
    IMG 20260609 WA0034

    Lapas Arga Makmur Gelar Razia Rutin Blok Hunian, HP dan Narkoba Nihil

    9 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 09 at 17.33.24 1

    Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kanwil BPN Provinsi Lampung Gelar Rakor Penyelenggaraan Reforma Agraria 2026

    9 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 09 at 15.44.53

    Sidang TPP Lapas Mojokerto, Komitmen Penuhi Hak dan Dukung Pembinaan Warga Binaan

    9 June 2026
    IMG 20260609 WA0002

    Lapas Bandanaira Gencarkan Pembinaan Kerohanian bagi Warga Binaan, Perkuat Pembentukan Karakter dan Kepribadian

    9 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 07 at 17.00.06

    Dari Culture Shock ke Culture Connect: MNC University dan UBD Hadirkan Webinternasional soal Komunikasi Antarbudaya

    9 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita