Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Profil

Kegiatan PKM Universitas Pamulang di Desa Cihowe: Membangun Budaya Organisasi untuk Ketahanan Pangan Berbasis Media Sosial

Dora Rose by Dora Rose
28 April 2025
in Profil
A A
0
Foto 1
879
SHARES
1.3k
VIEWS

Cihowe, Bogor – Sebanyak 18 mahasiswa dari program studi Magister Manajemen Pendidikan S2 kelas 01MPDE002 Universitas Pamulang (Unpam) sukses menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Cihowe, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 25-27 April 2025.

Kelompok 18 yang terdiri dari lima orang mahasiswa, mengusung tema “MEWUJUDKAN BUDAYA ORGANISASI YANG MENDUKUNG PROGRAM KERJA KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL PADA KELURAHAN CIHOWE KECAMATAN CISEENG KABUPATEN BOGOR”. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya organisasi yang kuat serta memanfaatkan media sosial untuk mendukung program kerja ketahanan pangan masyarakat di tingkat kelurahan.

Upaya mewujudkan ketahanan pangan berbasis masyarakat semakin mendapatkan perhatian serius di Kelurahan Cihowe, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Dalam sebuah pertemuan yang dipandu oleh Dr. Sri Utaminingsih, S.H., S.Pd., M.M.Pd., M.H., berbagai strategi dan gagasan untuk memperkuat budaya organisasi berbasis keluarga dan masyarakat dibahas secara mendalam.

Ibu Sri menekankan bahwa kemajuan sebuah desa sangat ditentukan oleh peran aktif ibu-ibu. Melalui program seperti Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), para ibu menjadi ujung tombak perubahan melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Sementara itu, para bapak umumnya sibuk bekerja dari pagi hingga sore, sehingga keterlibatan ibu menjadi sangat vital dalam penggerakan sosial.

Foto 3

Baca Juga

Workshop V 4

Pelatihan Teater Dasar di Sukoharjo Fasilitasi Anak dan Disabilitas Berekspresi Lewat Gerak

2 May 2026
Workshop IV 8

Suara dari Akar Rumput: Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Tulis Naskah Teater Lingkungan Berbasis Fabel

2 May 2026
Foto Workshop III 14

Menyuarakan Pesan Alam: Seni Dongeng dan Topeng Daur Ulang Satukan Anak-Anak Inklusif Sukoharjo

2 May 2026
Foto Workshop II 1

Ekspresi Tanpa Batas di Sukoharjo, Anak-Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Sukses Warnai Topeng Fabel Nusantara

2 May 2026

Dalam pandangan beliau, berumah tangga pun merupakan bentuk organisasi sederhana, karena melibatkan lebih dari satu orang: ayah, ibu, dan anak. Maka, membangun budaya organisasi yang sehat sebaiknya dimulai dari keluarga. Pendidikan pertama anak-anak terjadi di rumah, dan ibu menjadi aktor utama dalam membentuk karakter mereka.

Di era digital seperti sekarang, pemanfaatan media sosial juga menjadi sorotan. Ibu-ibu dinilai perlu lebih cerdas menggunakan media sosial, tidak hanya untuk hiburan seperti menonton atau melihat resep masakan saja, tetapi juga untuk mengedukasi diri dan menyebarkan hal-hal positif kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Ibu Sri menyinggung pentingnya memahami delapan fungsi keluarga yang diatur pemerintah. Ini mencakup pemenuhan kebutuhan gizi, pemberian kasih sayang, perhatian, dan perlindungan terhadap anak. Dalam keluarga, bukan hanya ibu yang berperan, tetapi ayah juga harus aktif mendidik dan melindungi anak-anak mereka sesuai amanat Undang-Undang Perlindungan Anak.

Seiring dengan meningkatnya pendidikan anak-anak, mereka menjadi lebih kritis dan cerdas. Ibu Sri mengingatkan adanya tantangan baru, seperti anak yang berani melaporkan orang tua ataupun guru karena merasa hak-haknya dilanggar. Hal ini membuat hubungan orang tua dan anak harus dibangun berdasarkan komunikasi yang sehat dan penuh pengertian.

Cihowe

Menurut beliau, orang tua harus menghindari terlalu memanjakan anak, karena dapat membuat mereka tidak mandiri. Ketika terjadi masalah, tidak boleh langsung menyalahkan anak, tetapi mencari solusi bersama. Kasih sayang kepada anak perlu disalurkan dengan ilmu pengetahuan dan pendekatan yang sesuai zaman.

Menariknya, Ibu Sri juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap budaya dan tren generasi muda. Terlalu banyak larangan justru bisa membuat anak-anak menjadi semakin nakal. Komunikasi terbuka menjadi kunci utama.

Selain berbicara tentang peran keluarga, Ibu Sri mengingatkan peran strategis PKK. Ibu-ibu PKK harus menjadi teladan bagi masyarakat lainnya. Sepuluh tugas pokok PKK harus diimplementasikan tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi dalam keseharian keluarga, dengan mengutamakan kebiasaan hidup sehat dan bersih.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Sri juga berbagi kisah inspiratif tentang pengabdiannya. Beliau adalah pendiri PAUD sejak tahun 2002 dan aktif mengelola Posyandu serta PKK selama 8 tahun, hingga mendapatkan penghargaan dari tingkat ASEAN.

Tidak hanya itu, program inovatif juga diperkenalkan, seperti kerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) dalam bentuk program serupa BPJS. Program ini menawarkan iuran ringan sebesar Rp2.000 per hari, bekerja sama dengan puskesmas dan disediakan loket khusus, memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

Melalui kolaborasi budaya organisasi keluarga, pemanfaatan media sosial, serta dukungan program-program inovatif, Kelurahan Cihowe optimistis bisa mewujudkan ketahanan pangan masyarakat yang berkelanjutan. (Dora Rostiana/Unpam)

    Tags: Cihowe
    Share352Tweet220Share62Pin79SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Perang Tarif AS – Tiongkok

    Next Post

    Rumah Rasa Vol. 1: Bermain Bersama, Hati Gembira, Merajut Persahabatan Tanpa Batas

    Dora Rose

    Dora Rose

    Related Posts

    Workshop V 4

    Pelatihan Teater Dasar di Sukoharjo Fasilitasi Anak dan Disabilitas Berekspresi Lewat Gerak

    2 May 2026
    Workshop IV 8

    Suara dari Akar Rumput: Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Tulis Naskah Teater Lingkungan Berbasis Fabel

    2 May 2026
    Foto Workshop III 14

    Menyuarakan Pesan Alam: Seni Dongeng dan Topeng Daur Ulang Satukan Anak-Anak Inklusif Sukoharjo

    2 May 2026
    Foto Workshop II 1

    Ekspresi Tanpa Batas di Sukoharjo, Anak-Anak dan Sahabat Disabilitas Sukoharjo Sukses Warnai Topeng Fabel Nusantara

    2 May 2026
    Next Post
    Volunteer Rumah Disabilitas Regional Jakarta

    Rumah Rasa Vol. 1: Bermain Bersama, Hati Gembira, Merajut Persahabatan Tanpa Batas

    IMG 20250325 WA0022

    Usia 57 yang Penuh Keajaiban

    Screenshot 2025 04 28 08 42 47 71 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

    Merajut Silaturahmi dan Spirit Juang, Halal Bi Halal dan Temu Alumni PC IPNU-IPPNU Sukoharjo Penuh Keakraban

    Raityoooo

    BEM USM Dorong Penyelesaian Proyek PAM Jaya dan Perkuat Kinerja Pansus Utilitas

    rrq juara

    Esports Indonesia: Dari Hiburan Digital Menuju Pilar Ekonomi dan Peluang Generasi Muda

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta
    Berita Utama

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    by tondosusanto
    24 April 2026
    0

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta Rupiah. Perusahaan...

    Read moreDetails
    WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1

    Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

    23 January 2026
    WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

    Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

    20 January 2026
    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

    29 December 2025
    Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

    WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

    9 December 2025
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 6422

    Smart Financial: Cara Anak Muda Menghadapi Gaya Hidup Modern

    3 May 2026
    IMG 7422 1

    Strategi mengelola bisnis kecil di tengah perubahan pasar

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 02 at 18.21.13

    Strategi Pemasaran Digital melalui Media Sosial bagi UMKM

    2 May 2026
    download

    Membuat Bisnis dari Barang dan Lingkungan yang Ada

    2 May 2026
    WhatsApp Image 2026 05 01 at 19.00.53

    Kepala Lapas Mojokerto Ikuti Asesmen Pemetaan Kompetensi Jabatan Ditjenpas

    2 May 2026
    Kesehatan mental karyawan bukan lagi isu pribadi semata; ia telah menjadi faktor penentu produktivitas, retensi tenaga kerja, dan reputasi perusahaan. Perusahaan yang mengabaikannya berisiko menghadapi biaya tersembunyi: presentisme, absensi berulang, konflik antarpegawai, dan penurunan kualitas keputusan. Sebaliknya, organisasi yang memprioritaskan kesejahteraan jiwa sering melihat peningkatan motivasi, kreativitas, dan loyalitas. Mengapa penting bagi bisnis? 1. Kinerja dan inovasi: Karyawan yang merasa didukung secara psikologis cenderung lebih terlibat dan berani mengambil inisiatif. 2. Pengurangan biaya jangka panjang: Intervensi dini—seperti dukungan konseling atau program manajemen stres—mengurangi kebutuhan cuti panjang dan penggantian pegawai. 3. Citra perusahaan: Budaya yang peduli pada kesejahteraan menambah daya tarik bagi calon talenta dan pelanggan yang semakin sensitif pada nilai-nilai etis. Tantangan nyata di lapangan Lingkungan kerja modern membawa tekanan: target ketat, beban kerja berlebihan, dan batas kerja–hidup yang kabur karena teknologi. Selain itu, perisakan antarpegawai dan manajemen yang tidak komunikatif bisa memicu isu mental lebih cepat daripada yang terlihat. Dalam beberapa kasus, stigma terhadap kesehatan mental membuat karyawan enggan meminta bantuan, sehingga masalah berkembang menjadi gangguan yang lebih serius. Strategi praktis untuk pengelolaan Kebijakan yang jelas dan berjangka panjang Buat kebijakan kesehatan mental terintegrasi dalam kebijakan SDM—dari rekrutmen sampai manajemen krisis. Kebijakan ini harus konkret: ketersediaan konseling, prosedur pelaporan, hingga penanganan perisakan. Pendidikan dan pelatihan untuk semua tingkatan Latih manajer untuk mengenali tanda-tanda stres berlebih dan cara melakukan percakapan sensitif. Program literasi mental untuk seluruh staf membantu mengurangi stigma dan meningkatkan empati. Sistem deteksi dini dan intervensi Sediakan akses ke layanan konseling, baik internal maupun mitra eksternal, dan sediakan jalur anonim untuk melapor. Screening berkala—tanpa stigma—dapat menangkap masalah sebelum meningkat. Desain kerja yang manusiawi Evaluasi beban kerja, atur target yang realistis, dan berikan fleksibilitas kerja bila memungkinkan. Fasilitas seperti ruang istirahat, cuti yang dipromosikan, dan kebijakan kerja jarak jauh yang sehat juga membantu. Budaya terbuka dan suportif Kepemimpinan harus menunjukkan contoh: berbicara tentang keseimbangan hidup, mengakui keterbatasan, dan merayakan waktu istirahat. Budaya ini mendorong karyawan untuk merawat diri tanpa takut kehilangan posisi. Melihat dari berbagai perspektif Beberapa pengusaha khawatir investasi dalam program mental akan memakan biaya tanpa hasil nyata. Namun bukti praktis di banyak organisasi menunjukkan ROI lewat penurunan turnover dan peningkatan produktivitas. Di sisi lain, pendekatan yang sekadar formal tanpa komitmen budaya cenderung gagal—program yang dipaksakan atau bersifat kosmetik justru menimbulkan kecurigaan. Kesimpulan Kesehatan mental di tempat kerja bukan sekadar tanggung jawab individu, melainkan investasi strategis perusahaan. Dengan kebijakan yang jelas, pelatihan, dukungan nyata, dan budaya yang humanis, bisnis tidak hanya menjaga kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing jangka panjang. Menjadikan kesehatan mental prioritas adalah langkah cerdas: baik untuk manusia, maupun untuk angka di laporan keuangan.

    menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari strategi bisnis yang sukses

    2 May 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Haposan
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita