Probolinggo, Institut Badri Mashduqi (IBAMA) bekerja sama dengan Aliansi BEM Probolinggo Raya sukses menyelenggarakan NeoKarno Festival 2026, sebuah Lomba Cerdas Cermat Kebangsaan Tingkat SLTA Se-Probolinggo Raya, pada Selasa (30/6/2026) di Aula Institut Badri Mashduqi. Kegiatan yang mengusung semangat nasionalisme dan kepemimpinan tersebut diikuti oleh 23 regu dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Probolinggo Raya.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah wawasan kebangsaan, berpikir kritis, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan Indonesia di masa mendatang.
Acara pembukaan yang dimulai pukul 08.00 WIB berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Mantan Bupati Probolinggo Dr. H. A. Timbul Prihanjoko, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mashduqiah KH. Dr. Mukhlisin Sa’ad, M.A., Nyai Hj. Zulfa Badri, S.Pd.I., Rektor Institut Badri Mashduqi KH. Ahmad Tijani, M.Pd., serta Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo M. Khoirul Anam, M.Sos. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya membangun karakter kebangsaan di kalangan pelajar.
Dalam sambutannya, KH. Dr. Mukhlisin Sa’ad, M.A. melontarkan sebuah refleksi mengenai pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian kepada bangsa. Beliau menuturkan bahwa ketika berbicara mengenai ketangguhan suatu negara, Iran menjadi salah satu contoh yang menarik untuk dipelajari.
“Iran telah bertahun-tahun menghadapi embargo, namun tetap mampu bertahan bahkan menunjukkan kekuatannya di hadapan negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat. Ketika kita menelusuri penyebabnya, salah satu faktor yang paling menonjol adalah para pemimpinnya benar-benar mengabdikan diri untuk kepentingan negaranya. Nilai inilah yang seharusnya menjadi pelajaran bagi para pemimpin di Indonesia. Sebab hingga hari ini kita masih dihadapkan pada berbagai persoalan, salah satunya praktik korupsi yang belum sepenuhnya hilang. Saya berharap melalui NeoKarno Festival ini akan lahir generasi muda yang memiliki integritas, cinta tanah air, dan siap menjadi pemimpin yang amanah untuk Indonesia di masa depan,” ungkap beliau.
Beliau juga menegaskan bahwa perlombaan cerdas cermat kebangsaan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi merupakan media pendidikan karakter yang mampu menanamkan nilai nasionalisme, tanggung jawab, serta semangat mengabdi kepada bangsa dan negara.
NeoKarno Festival 2026 secara resmi dibuka oleh KH. Dr. Mukhlisin Sa’ad, M.A., kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Nyai Hj. Zulfa Badri, S.Pd.I. Rangkaian seremoni pembukaan ditutup oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, panitia, pendamping, serta peserta lomba.
Melalui kolaborasi antara Institut 2Badri Mashduqi dan Aliansi BEM Probolinggo Raya, NeoKarno Festival 2026 diharapkan menjadi agenda yang mampu memperkuat semangat kebangsaan di kalangan pelajar sekaligus menjadi wadah lahirnya kader-kader muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta siap mengabdikan diri demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
â– Pewarta: Misbahul Ulum

























