Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Hidup Balapan, Mental Kelelahan: Apa Kabar Gen Z?

Rajendra Widyadhana by Rajendra Widyadhana
27 May 2025
in Opini
A A
0
Woman lean on table. Source: https://www.pexels.com

Woman lean on table. Source: https://www.pexels.com

865
SHARES
1.3k
VIEWS

Namanya Naura, 22 tahun. Mahasiswi semester akhir jurusan Ilmu Komunikasi, sambil magang di start up company di Jakarta. Setiap pagi bangun dengan kepala berat, bukan karena kurang tidur, tapi karena terlalu banyak pikiran. Target skripsi belum kelar, orang tua menunggu kabar, deadline kerjaan pun ikut mengejar. “Kayaknya aku Lelah terus, walau udah istirahat,” ucapnya.

Naura bukan satu-satunya. Di balik hidup yang penuh pencapaian dan resume yang padat, banyak anak muda hari ini hidup dalam kelelahan yang tak terlihat. WHO menyebutnya sebagai burnout, dan bagi Gen Z, ini bukan sekedar istilah, tapi kenyataan harian.

Menurut WHO pada artikel berjudul Burn-out an “occupational phenomenon”: International Classification of Diseases, burnout adalah fenomena Ketika seseorang mengalami stress berlebih dari lingkungan kerja yang tidak bisa diatasi dengan baik, yang ditandai dengan rasa Lelah berlebih, pandangan negatif terhadap kerjaan, dan menurunnya performa kerja.

Burnout ini bisa disebabkan oleh berbagai macam alasan. Research yang dilakukan oleh Amy Nichols and Simon Smith pada tahun 2024 mengatakan berbagai macam alasan kenapa Gen Z mengalami burnout, diantaranya adalah menginginkan kepuasan yang instan, kurangnya ketangguhan, anxiety, dan tingginya ekspektasi pekerjaan.

Fenomena burnout di kalangan Gen Z bukan sekadar perasaan sesaat. Data membuktikan bahwa kelelahan mental ini adalah pola global yang nyata. Pada tahun 2022, survei global oleh Cigna terhadap 12.000 responden dari berbagai negara menemukan bahwa 91 persen Gen Z pernah mengalami stres, dan 98 persen menunjukkan tanda-tanda burnout. Angka ini menjadikan Gen Z sebagai generasi paling rentan secara emosional, tumbuh di era serba cepat, serba online, dan serba dituntut.

Tren digital ikut memperparah tekanan itu. Google Trends menunjukkan lonjakan pencarian terkait frasa seperti “cara mengatasi burnout,” dan “lelah tapi harus produktif,” selama lima tahun terakhir. Di sosial media, istilah seperti self-healing, toxic productivity, dan mental breakdown mulai menjadi percakapan harian.

Baca Juga

IMG 20260609 WA00032

Dari Petani ke Pasar: Mengapa Petani Menjual Murah, Konsumen Membeli Mahal?

9 June 2026
IMG 20260609 WA00001

Judi Online: Ancaman Nyata bagi Keluarga dan Masa Depan Generasi Muda

9 June 2026
IMG 7725

Peran ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia

9 June 2026
Gambar Ilustrasi IJSECS.

Peluang Emas Peneliti RI: IJSECS Bebaskan Biaya Jurnal Edisi Piala Dunia 2026

8 June 2026
tren
Tren pencarian kata “burnout”. Sumber: https://trends.google.com

Setelah melakukan survey yang dibantu oleh 83 partisipan yang tersebar di Jabodetabek dan jika digambarkan dalam grafik, tekanan terbesar Gen Z berasal dari kombinasi: akademik, pekerjaan freelance, kondisi ekonomi tidak stabil, dan ekspektasi sosial media. Burnout ini tidak selalu tampak, sebab di permukaan, mereka tetap tersenyum dalam unggahan story, padahal dalam hati tengah berjuang untuk sekadar bertahan.

Jika tekanan itu dijabarkan dalam bentuk visual, hasilnya mencengangkan. Grafik pie yang diambil dari studi terbaru menunjukkan bahwa 46,3% sumber tekanan terbesar Gen Z berasal dari kondisi ekonomi yang tidak menentu serta rasa insecure terhadap masa depan. Ini bukan hanya soal uang jajan yang menipis, tapi keresahan sistemik: lapangan kerja yang makin sempit, gaji yang tak sebanding dengan beban, dan masa depan yang terlihat buram.

pie chart
Pie chart alasan Gen Z mengalami burnout. Sumber: Dokumentasi pribadi

Di urutan kedua, 28,2% tekanan datang dari dunia akademik dan tugas kuliah. Di era di mana nilai bukan hanya angka, tetapi juga citra diri, banyak mahasiswa merasa mereka hanya sebaik IPK mereka. Tak jarang, kuliah menjadi beban psikis yang lebih berat dari beban kredit SKS.

19,8% sisanya datang dari pekerjaan freelance atau magang, bentuk kerja fleksibel yang dianggap keren, tapi justru sering memakan energi tanpa kejelasan arah. Jam kerja tidak menentu, batas profesional dan personal yang kabur, serta ekspektasi performa tinggi tanpa perlindungan kerja yang memadai menjadikan pengalaman kerja awal sebagai ladang stres yang sunyi.

Yang menarik, hanya 5,6% tekanan disebut berasal dari media sosial dan ekspektasi digital. Meski terlihat kecil, sebenarnya platform ini adalah amplifier, memperbesar rasa kurang, menciptakan ilusi bahwa orang lain lebih sukses, dan mempercepat kelelahan karena tekanan untuk tampil bahagia setiap waktu.

Namun, bukan berarti semua ini tak ada jalan keluar. Kesadaran akan burnout sudah mulai menjadi arus utama. Banyak komunitas mulai terbentuk, dari kelompok diskusi hingga kampanye kesehatan mental. Perusahaan dan institusi pendidikan juga mulai menyusun strategi untuk menjaga kesejahteraan mental generasi ini, meski jalannya masih panjang.

Naura dan jutaan Gen Z lainnya tak sendiri. Mereka bukan generasi lemah seperti yang sering dilabelkan, tapi generasi yang sedang berjuang keras, melawan kelelahan, ekspektasi, dan dunia yang berubah terlalu cepat. Hidup boleh seperti balapan, tapi waras adalah garis finish yang tidak bisa dikompromikan.

References:

  1. Carmichael, A., & Enomoto, K. (2023, June 22). The role of social media and tech in Gen Z’s mental health. McKinsey.com.
  2. Nichols, A., & Smith, S. (n.d.). What do Gen Z really want from a workplace? Oxford Brookes University.
  3. World Health Organization. (2019). Burn-out an “occupational phenomenon”: International Classification of Diseases. WHO.

 

 

    Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Tetap Bisa YOLO di Era Melek Finansial? Bisa Banget!

    Next Post

    Dampak Efisiensi Anggaran Untuk PTN. Biaya Perkuliahan Naik?

    Rajendra Widyadhana

    Rajendra Widyadhana

    Related Posts

    IMG 20260609 WA00032

    Dari Petani ke Pasar: Mengapa Petani Menjual Murah, Konsumen Membeli Mahal?

    9 June 2026
    IMG 20260609 WA00001

    Judi Online: Ancaman Nyata bagi Keluarga dan Masa Depan Generasi Muda

    9 June 2026
    IMG 7725

    Peran ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia

    9 June 2026
    Gambar Ilustrasi IJSECS.

    Peluang Emas Peneliti RI: IJSECS Bebaskan Biaya Jurnal Edisi Piala Dunia 2026

    8 June 2026
    Next Post
    Sumber: Youtube KOMPASTV

    Dampak Efisiensi Anggaran Untuk PTN. Biaya Perkuliahan Naik?

    IMG 20250523 WA0027

    Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur Mengubah Limbah Cangkang Kerang Menjadi Pelet Ikan Bernutrisi di Desa Segoro Tambak: Solusi Inovatif untuk Lingkungan dan Ekonomi Lokal

    Rempah sebagai Komoditas Ekspor

    Indonesia dan Ketergantungan Ekspor Komoditas: Antara Peluang dan Ancaman

    marcel strauss nhUYyqi8yRE unsplash 1

    Dampak Konten Psikologi di Media Sosial: Membuat Self-Aware atau Overthinking?

    Lapas Tanjung

    Lapas Tanjung dan Kemenag Tandatangani MoU Pembinaan Keagamaan untuk Warga Binaan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 06 13 at 10.33.59

    Siap Gelar Musda 2026, DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo Sukses Laksanakan Rapimpurda Penuh Semangat Kolaborasi

    14 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 20.41.40 1

    Aerofit Competition 2026: Ketika Kreativitas, Kebugaran, dan Kompetensi Manajerial Mahasiswa Berpadu dalam Satu Panggung Prestasi

    14 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 18.23.54

    Warga Binaan Lapas Bandanaira Pimpin Ibadah Tutup Usbu, Sampaikan Pesan Syukur dan Kasih Melalui 1 Tesalonika 5:15-18

    13 June 2026
    IMG 20260613 WA0010 1

    Sarana Pembinaan Keterampilan Cuci Kendaraan bagi Warga Binaan di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Arjasa

    13 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 10.22.41

    Koordinasi Atasi Overstaying, Rutan Bengkulu Kunjungi Pengadilan Negeri Bengkulu

    13 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 11.30.56 1

    Antisipasi Gangguan Kesehatan, Rutan Bengkulu Optimalkan Senam Pagi bagi Tahanan Baru

    13 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Guest Post
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita