Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Gerakan Pendidikan dan Parenting di Lamongan: “Tidak Ada Anak Bodoh, Yang Ada Hanya Anak yang Kurang Berlatih”

Sami'an Harus Sukses by Sami'an Harus Sukses
12 October 2026
in Pendidikan
A A
0
IMG 20261007 WA0004 1
851
SHARES
1.2k
VIEWS

LAMONGAN, 11 Oktober 2026 – Momen pembagian rapor di hari Minggu ini menjadi titik refleksi mendalam bagi ribuan orang tua dan pendidik di Lamongan. Di tengah hiruk-pikuk evaluasi hasil belajar, sebuah gagasan besar menggema dari ruang-ruang kelas hingga ruang keluarga: “Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Tidak ada anak bodoh, yang ada hanya anak yang kurang berlatih.”

 

Pernyataan ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah manifestasi dari gerakan kesadaran pendidikan dan parenting yang sedang berkembang pesat di Lamongan. Mengambil inspiriasi dari dedikasi Profesor Yohanes Surya, para praktisi pendidikan dan komunitas orang tua di Lamongan sepakat bahwa pada dasarnya, tidak ada anak yang bodoh; semuanya pintar sesuai dengan bidangnya masing-masing.

 

Inspirasi dari Ujung Timur: Metode Gasing dan Potensi Anak Bangsa

Kisah inspiratif Profesor Yohanes Surya menjadi fondasi gerakan ini. Melalui pendekatan metode “Gasing” (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan), beliau membuktikan bahwa anak-anak dari pedalaman Papua yang awalnya tertinggal secara akademis, mampu menguasai matematika rumit dan sains dalam waktu singkat. Keberhasilan mereka menyabet medali di ajang Olimpiade Sains Asia adalah bukti nyata bahwa potensi anak bangsa tersebar merata dari Sabang sampai Merauke.

 

“Komitmen dalam dunia pendidikan tidak hanya tentang mencetak juara kompetisi internasional, tetapi mengembalikan rasa percaya diri anak-anak daerah untuk berani bermimpi tinggi dan bersaing di kancah global,” ujar salah satu pengamat pendidikan Lamongan dalam sebuah seminar parenting pagi ini.

 

Mitos “Micin” dan Pentingnya Belajar Proporsional

Dalam forum diskusi orang tua di Lamongan, sebuah stigma lama akhirnya diruntuhkan. Banyak orang tua yang selama ini menyalahkan penyedap rasa (micin, Masako, Royco) atas kegagalan akademik anak.

 

“Bapak dan Ibu, kegagalan anak dalam akademik tidak ada hubungannya dengan micin. Itu hanyalah mitos dan perang dagang,” tegas seorang narasumber. “Kalau mau anak pintar, mintalah mereka belajar dengan proporsional. Banyak belajar, banyak lupa; sedikit belajar, sedikit lupa. Berikan mereka istirahat cukup, dan biarkan mereka berkembang dengan minat dan bakatnya. Jangan salahkan bumbu dapur, tapi lihatlah apakah anak sudah belajar dengan akal yang kritis?”

 

Anak adalah Cermin: 7 Kebiasaan Kecil Orang Tua yang Berdampak Besar

Bagian paling menyentuh dari gerakan di Lamongan hari ini adalah kesadaran bahwa anak adalah subjek dan objek dari lingkaran keluarga. Sebelum meminta anak bicara lembut, orang tua harus memastikan mereka lebih dulu mendengar kelembutan dari rumah.

 

Para orang tua di Lamongan diajak untuk mengevaluasi 7 kebiasaan kecil yang diam-diam membentuk cara anak melihat dirinya dan dunianya:

1. Cara bicara tentang diri sendiri: Anak merekam bagaimana orang tuanya merendahkan atau menghargai diri sendiri.

2. Cara merespons kegagalan: Anak belajar ketangguhan bukan dari nasihat, tapi dari melihat orang tuanya bangkit setelah salah.

3. Cara memperlakukan pasangan: Nada suara dan rasa hormat sehari-hari menjadi standar hubungan anak di masa depan.

4. Cara bicara tentang orang lain: Percakapan di rumah adalah kurikulum yang tidak pernah absen; gosip melahirkan kecemasan pada anak.

5. Cara merawat diri sendiri: Orang tua yang mengorbankan segalanya mengajarkan anak bahwa menjadi dewasa berarti menyiksa diri. Merawat diri adalah tanggung jawab.

6. Cara menghadapi hal yang tak terkontrol: Reaksi terhadap macet atau rencana batal mengajarkan fleksibilitas atau frustrasi.

7. Cara menunjukkan bahwa kita terus belajar: Orang tua yang masih penasaran dan mau mencoba hal baru adalah contoh hidup terkuat.

 

Stop Dikte Anak: Menghargai Multiple Intelligences

Di sekolah-sekolah, termasuk di TK Tunas Bangsa Terpadu, para guru mulai meninggalkan metode pemaksaan. “Tidak semua anak memiliki IQ, bakat, potensi, dan gaya belajar yang sama. Menjadi guru jangan menuntut si A, B, dan C harus sama. Itu kesan memaksa,” tulis sebuah refleksi pedagogis yang viral di grup komunitas guru Lamongan.

 

Melalui seminar “Minat Bakatku Apa Ya?”, peserta didik diajak mengenali potensi diri. Anak yang hebat tidak lagi diukur dari peringkat satu di kelas, melainkan dari Multiple Intelligences (Kecerdasan Akademis, Kreativitas, Kinestetik, Interpersonal) dan Soft Skills seperti resiliensi, rasa ingin tahu, kejujuran, dan empati.

 

Baca Juga

Foto bersama mahasiswa Fakultas Hukum UKSW dan masyarakat serta perangkat Desa Gedangan usai kegiatan PKM, Senin (5/10/2026).

Mahasiswa FH UKSW Mengedukasi Warga Desa Gedangan tentang Bahaya Korupsi dan Pencucian Uang

12 October 2026
WhatsApp Image 2026 10 11 at 7.48.38 PM

Resmi Menjadi OxfordAQA Approved Centre, MAN 1 Yogyakarta Mantapkan Langkah Kelas Internasional

12 October 2026
WhatsApp Image 2026 10 11 at 7.36.22 PM

Dari Paham Jadi Pilihan, MAN 1 Yogyakarta Bekali Murid Kelas X dengan Literasi Reksa Dana Syariah

12 October 2026
WhatsApp Image 2026 10 11 at 6.41.51 AM

Borong Empat Juara Pertama, MAN 1 Yogyakarta Kirim Empat Delegasi ke OMI Nasional 2026

12 October 2026

Fokus pendidikan kini digeser dari hasil ke proses. Menghargai usaha maksimal, menjaga kesehatan mental anak dari stres tuntutan peringkat, dan membiarkan mereka belajar dari kesalahan.

 

Surat Cinta untuk Guru dan Doa Sang Ibu

Di hari pembagian rapor ini, rasa syukur dan haru menyelimuti Lamongan. Banyak orang tua yang menyampaikan apresiasi mendalam, seperti pesan yang ditujukan kepada Ibu Siska Vhiolet Ulandari: “Terima kasih telah membimbing & mendidik anak kami dalam satu tahun ini, semoga ibu sehat & selalu dalam lindungan Allah.”

 

Di sisi lain, ada pula pengakuan jujur dari para ibu tentang tarik-ulur emosi dalam mendidik. “Tidak ada yang anak bodoh, hanya saja prosesnya sedikit berbeda. Perlahan-lahan saja ya, Nak. Sabar, telaten, usaha, dan berdoa itu sangat penting. Maafkan mamah kalau nafasnya kadang tidak terkontrol, karena mamah ingin yang terbaik, bukan untuk bahan ejekan…”

 

Bagi para orang tua yang sibuk, pesan keras namun penuh kasih disampaikan: “Ada uang gak ada waktu, bimbelkan anakmu. Gak ada uang tapi banyak waktu, jadilah guru privat yang telaten di rumah. Jangan sampai kesibukan mencari uang membuat anak tak terurus.”

 

Mimpi Besar Dimulai dari Langkah Kecil

Pada akhirnya, gerakan pendidikan di Lamongan hari Minggu ini menyimpulkan satu hal: Tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanyalah anak yang belum beruntung bertemu dengan guru hebat, atau anak yang belum menemukan cara belajarnya yang tepat.

 

Seperti yang diucapkan dalam penamatan dan sambutan pagi ini: “Setiap usaha kecil yang kamu lakukan hari ini adalah langkah besar menuju impianmu. Jangan bandingkan prosesmu dengan orang lain. Fokus saja menjadi versi terbaikmu hari ini.”

 

Belajar hari ini adalah investasi terbaik untuk masa depan. Jika kamu tak tahan penatnya belajar saat ini, kamu akan menanggung perihnya kebodohan di masa depan. Namun ingatlah, hidup bukan perlombaan untuk menjadi yang paling hebat, melainkan perjalanan untuk terus menjadi lebih baik dari hari kemarin.

 

Selamat pagi, selamat melanjutkan perjuangan, dan yakinlah pada kemampuan dirimu sendiri.

    Tags: Anak yang Kurang BerlatihLamonganParentingpendidikanTidak Ada Anak Bodoh
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Resmi Menjadi OxfordAQA Approved Centre, MAN 1 Yogyakarta Mantapkan Langkah Kelas Internasional

    Next Post

    Mahasiswa FH UKSW Mengedukasi Warga Desa Gedangan tentang Bahaya Korupsi dan Pencucian Uang

    Sami'an Harus Sukses

    Sami'an Harus Sukses

    Related Posts

    Foto bersama mahasiswa Fakultas Hukum UKSW dan masyarakat serta perangkat Desa Gedangan usai kegiatan PKM, Senin (5/10/2026).

    Mahasiswa FH UKSW Mengedukasi Warga Desa Gedangan tentang Bahaya Korupsi dan Pencucian Uang

    12 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 11 at 7.48.38 PM

    Resmi Menjadi OxfordAQA Approved Centre, MAN 1 Yogyakarta Mantapkan Langkah Kelas Internasional

    12 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 11 at 7.36.22 PM

    Dari Paham Jadi Pilihan, MAN 1 Yogyakarta Bekali Murid Kelas X dengan Literasi Reksa Dana Syariah

    12 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 11 at 6.41.51 AM

    Borong Empat Juara Pertama, MAN 1 Yogyakarta Kirim Empat Delegasi ke OMI Nasional 2026

    12 October 2026
    Next Post
    Foto bersama mahasiswa Fakultas Hukum UKSW dan masyarakat serta perangkat Desa Gedangan usai kegiatan PKM, Senin (5/10/2026).

    Mahasiswa FH UKSW Mengedukasi Warga Desa Gedangan tentang Bahaya Korupsi dan Pencucian Uang

    WhatsApp Image 2026 10 12 at 06.55.54

    Hadapi Kabut Asap, Lapas Bandanaira Bagikan Masker kepada Warga Binaan

    IMG 20261012 WA0003

    Hebat! Salwa Puteri Wijaya, Ukir Prestasi di Ajang Top Model dan Photogenic Jawa Barat

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    WhatsApp Image 2026 10 11 at 7.42.19 PM
    Berita Utama

    MAN 1 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Orang Tua, Bahas Evaluasi dan Pengembangan Kelas Internasional

    by Humas MAN 1 Yogyakarta
    12 October 2026
    0

    Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Pengembangan Kelas Internasional membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan antara madrasah dan orang tua/wali murid. Untuk memperkuat...

    Read moreDetails
    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    27 August 2026
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20261012 WA0003

    Hebat! Salwa Puteri Wijaya, Ukir Prestasi di Ajang Top Model dan Photogenic Jawa Barat

    12 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 12 at 06.55.54

    Hadapi Kabut Asap, Lapas Bandanaira Bagikan Masker kepada Warga Binaan

    12 October 2026
    Foto bersama mahasiswa Fakultas Hukum UKSW dan masyarakat serta perangkat Desa Gedangan usai kegiatan PKM, Senin (5/10/2026).

    Mahasiswa FH UKSW Mengedukasi Warga Desa Gedangan tentang Bahaya Korupsi dan Pencucian Uang

    12 October 2026
    IMG 20261007 WA0004 1

    Gerakan Pendidikan dan Parenting di Lamongan: “Tidak Ada Anak Bodoh, Yang Ada Hanya Anak yang Kurang Berlatih”

    12 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 11 at 7.48.38 PM

    Resmi Menjadi OxfordAQA Approved Centre, MAN 1 Yogyakarta Mantapkan Langkah Kelas Internasional

    12 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 11 at 7.42.19 PM

    MAN 1 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Orang Tua, Bahas Evaluasi dan Pengembangan Kelas Internasional

    12 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan Guest Post
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita