Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Geliat #KaburAjaDulu: Ungkap Kekecewaan Politikal Pemuda Indonesia

Zirly Arrayanal Bilqis by Zirly Arrayanal Bilqis
16 June 2025
in Opini
A A
0
be
873
SHARES
1.3k
VIEWS

Sejak awal Februari 2025, banyak remaja Indonesia menggunakan tagar #KaburAjaDulu di media sosial, terutama di platform X. Tagar ini menunjukkan keinginan anak muda untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja di luar negeri sebagai cara keluar dari kondisi ekonomi yang sulit dan ketidakpercayaan terhadap kebijakan pemerintah yang menangani pengangguran dan kenaikan biaya hidup.

Di TikTok dan X (Twitter), ungkapan “kabur dulu dari negeri sendiri” sering diunggah, biasanya disertai dengan cerita tentang gaji kecil, biaya hidup tinggi, dan kurangnya ruang berkembang di dalam negeri. “Kerja keras, tapi gaji kayak magang. #KaburAjaDulu aja deh,” tulis pengguna X.

Tingkat pengangguran terbuka pada kuartal pertama 2025 mencapai 5,65%, dengan kontribusi terbesar dari kelompok usia 20–29 tahun, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Sebaliknya, biaya pendidikan dan kebutuhan dasar seperti sewa rumah dan makanan meningkat 12% setiap tahunnya, mendorong sebagian anak muda untuk mempertimbangkan migrasi.

Kritik juga mengarah pada Inpres No. 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, yang memangkas alokasi untuk program pelatihan kerja dan subsidi pendidikan tinggi. “Inpres ini tidak sensitif terhadap kebutuhan generasi produktif,” ujar Zikri Abdullah, peneliti kebijakan publik dari INDEF. “Alih-alih memperkuat sumber daya manusia, negara seperti menyuruh anak mudanya bertahan sendiri.”

Baca Juga

IMG 20260609 WA00032

Dari Petani ke Pasar: Mengapa Petani Menjual Murah, Konsumen Membeli Mahal?

9 June 2026
IMG 20260609 WA00001

Judi Online: Ancaman Nyata bagi Keluarga dan Masa Depan Generasi Muda

9 June 2026
IMG 7725

Peran ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia

9 June 2026
Gambar Ilustrasi IJSECS.

Peluang Emas Peneliti RI: IJSECS Bebaskan Biaya Jurnal Edisi Piala Dunia 2026

8 June 2026

Pengamat politik memperdebatkan fenomena ini. Sebagian orang melihat ini sebagai bukti apatisme politik anak muda, sedangkan yang lain menganggapnya sebagai bentuk demonstrasi tanpa kata-kata terhadap ketimpangan. Jika sebelumnya protesnya dilakukan melalui demonstrasi, sekarang mereka melakukannya dengan kabur. Menurut Dita Ayu, seorang dosen Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada, ini adalah jenis ekspresi politik yang berbeda.

Dalam perspektif teori politik, fenomena #KaburAjaDulu mencerminkan relasi kuasa antara negara dan warga negara khususnya generasi muda yang merasa terkekang dalam struktur sosial-politik yang tidak memberikan ruang berkembang. Menurut teori strukturasi dari Anthony Giddens, individu tidak hanya dibentuk oleh struktur sosial, tetapi juga memiliki agensi untuk melawan dan membentuk ulang struktur tersebut. Pilihan ‘kabur’ ke luar negeri dapat dibaca sebagai bentuk resistensi terhadap kebijakan negara yang dianggap gagal memenuhi hak-hak dasar pemuda seperti pendidikan, pekerjaan, dan kesejahteraan. Michel Foucault juga menyoroti bagaimana kekuasaan bekerja tidak hanya secara represif, tapi juga melalui normalisasi di mana pemuda didorong diam-diam untuk menerima kenyataan tanpa protes terbuka. Fenomena ini sekaligus memperlihatkan betapa lemahnya representasi politik terhadap kelompok muda serta minimnya ruang publik yang benar-benar mendengar dan menindaklanjuti suara mereka.

Meskipun “KaburAjaDulu” sekarang menjadi tren, ada sejumlah informasi yang mengingatkan pada kemungkinan terjadinya brain drain. Jika tren ini tidak segera diimbangi dengan pembenahan sistem dalam negeri, Indonesia berisiko kehilangan sumber daya manusia potensial. Data World Bank menunjukkan bahwa jumlah pemuda Indonesia yang mengajukan visa kerja atau studi ke luar negeri akan meningkat sebesar 17 persen hingga 2024.

Ini bukan fenomena pertama. Intelektual muda juga mengalami kecenderungan serupa selama era reformasi awal tahun 2000-an. Sekarang orang yang “kabur” bukan hanya mereka yang terdidik, tetapi juga pekerja digital dan pekerja yang terampil. Ini adalah contoh kekecewaan yang lebih luas terhadap jalan yang diambil oleh Indonesia dalam politik dan ekonomi.

Hingga 9 Juni 2025, belum ada kebijakan konkret yang diumumkan khusus untuk merespons gerakan tagar #KaburAjaDulu; pemerintah hanya kembali menekankan program pelatihan dan kerja sama negara lain, tanpa menyesuaikan anggaran atau strategi dalam negeri secara menyeluruh.

    Share349Tweet218Share61Pin79SendShare
    Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2026
    Previous Post

    Shoegaze: Musik yang Menghanyutkan dalam Dunia Impian

    Next Post

    Sinergi dan Profesionalisme: Bapas Nusakambangan Hadiri Apel Bersama di Linkungan Kemenko Kumham Imipas Secara Daring

    Zirly Arrayanal Bilqis

    Zirly Arrayanal Bilqis

    Related Posts

    IMG 20260609 WA00032

    Dari Petani ke Pasar: Mengapa Petani Menjual Murah, Konsumen Membeli Mahal?

    9 June 2026
    IMG 20260609 WA00001

    Judi Online: Ancaman Nyata bagi Keluarga dan Masa Depan Generasi Muda

    9 June 2026
    IMG 7725

    Peran ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia

    9 June 2026
    Gambar Ilustrasi IJSECS.

    Peluang Emas Peneliti RI: IJSECS Bebaskan Biaya Jurnal Edisi Piala Dunia 2026

    8 June 2026
    Next Post
    Bapas Nusakambangan

    Sinergi dan Profesionalisme: Bapas Nusakambangan Hadiri Apel Bersama di Linkungan Kemenko Kumham Imipas Secara Daring

    SEMMI

    Kongres SEMMI SII di bubarkan

    WhatsApp Image 2025 06 16 at 02.58.13 00110706

    Wujudkan Generasi Peduli Lingkungan, Mahasiswa UBSI Gelar Aksi Sosial di Panti Asuhan Yayasan Uswatun Hasanah

    Bapas Nusakambangan

    Bapas Nusakambangan Gandeng Dinas Lingkungan Hidup Dalam Rencana Aksi Sosial “Klien Bapas Peduli” Menyambut Penerapan KUHP 2026

    241214134341 552

    Gaji Guru: Akar Masalah Kualitas Pendidikan yang Terlupakan

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 06 13 at 10.33.59

    Siap Gelar Musda 2026, DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo Sukses Laksanakan Rapimpurda Penuh Semangat Kolaborasi

    14 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 20.41.40 1

    Aerofit Competition 2026: Ketika Kreativitas, Kebugaran, dan Kompetensi Manajerial Mahasiswa Berpadu dalam Satu Panggung Prestasi

    14 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 18.23.54

    Warga Binaan Lapas Bandanaira Pimpin Ibadah Tutup Usbu, Sampaikan Pesan Syukur dan Kasih Melalui 1 Tesalonika 5:15-18

    13 June 2026
    IMG 20260613 WA0010 1

    Sarana Pembinaan Keterampilan Cuci Kendaraan bagi Warga Binaan di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas Arjasa

    13 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 10.22.41

    Koordinasi Atasi Overstaying, Rutan Bengkulu Kunjungi Pengadilan Negeri Bengkulu

    13 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 13 at 11.30.56 1

    Antisipasi Gangguan Kesehatan, Rutan Bengkulu Optimalkan Senam Pagi bagi Tahanan Baru

    13 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita