Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard apa apa
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sport

Fantasy Premier League: Ketika Sepak Bola Tak Lagi Cukup Ditonton

Rajendra Widyadhana by Rajendra Widyadhana
4 May 2025
in Sport, Teknologi
A A
0
Fantasy Premier League

Logo Fantasy Premier League. Sumber gambar: https://www.premierleague.com

869
SHARES
1.3k
VIEWS
Fantasy Premier League
Logo Fantasy Premier League. Sumber gambar: https://www.premierleague.com

Awal Mula Fantasy Football

Di balik layar pertandingan Premier League, jutaan fans sibuk menyusun strategi. Mereka bukan manajer sungguhan, tapi pengaruh mereka nyata. Inilah dunia Fantasy Premier League. Awal mulanya, konsep dari fantasy sports ini lahir pertama kali di cabang olahraga golf, dicetuskan oleh Wilfred “Bill” Winkenbach pada akhir 1950-an.

Seperti yang dijelaskan Chris Towers dalam artikel Fantasy Football: The history of Fantasy football, the biggest seasons and the future di CBSSports.com, Winkenbach adalah seorang pengusaha Oakland yang mengembangkan permainan ini bersama teman-temannya sebagai cara baru untuk menikmati olahraga favorit mereka.

Setelah itu, Fantasy League menyebar dari mulut ke mulut bak gosip tetangga, dan berlabuh di Inggris pada tahun 1990 di cabang olahraga sepak bola. Sebelum era digitalisasi, football fantasy mengandalkan pulpen, kertas, dan data statistik. Namun seiring berkembangnya teknologi, fantasy football kini hadir dalam genggaman kita tanpa menghilangkan sisi klasik sepak bola, tapi justru membuka cara baru untuk mencintainya.

FPL Sebagai Fenomena Global

Seiring berkembangnya konsep fantasy sports, sepak bola pun mengadopsinya dalam berbagai format, dan salah satu yang paling terkenal adalah Fantasy Premier League. Keasikan, ketegangan, dan kompetitif adalah unsur penting dalam sebuah game, dan FPL mampu memberikan itu semua. FPL berpusat di salah satu kompetisi bola paling populer di dunia, yaitu Premier League, bahkan bisa dibilang sebagai rajanya.

Para pemain FPL diharuskan untuk memilih 11 pemain utama dan 4 pemain cadangan. Fitur lainnya yang menarik perhatian adalah kebebasan untuk membuat liga privat, yang membuat game ini lebih kompetitif dan memungkinkan dimainkan bersama kerabat terdekat kita.

Dampak FPL Terhadap Cara Fans Menikmati Sepakbola

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 06 17 at 19.47.43

Dimana Pihak Berwenang? Taman Garuda Parang Kian Terpuruk, Ikon Kebanggaan yang Kini Seolah Ditinggalkan Tanpa Kepastian

17 June 2026
GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

5 May 2026
Lapas Bengkulu, olahraga bersama, voli lapas, pembinaan WBP, ASN Lapas, kegiatan pemasyarakatan, lapas humanis

Olahraga Bersama Jadi Sarana Pembinaan Humanis di Lapas Bengkulu

13 December 2025
Gamifikasi

Gamifikasi menggunakan multimedia interaktif: meningkatkan keterlibatan pengguna

30 November 2025

FPL mengubah cara fans menikmati sepakbola. Kini, para pemain FPL tidak hanya menonton pertandingan tim favoritnya saja, namun, mereka juga menonton pertandingan dari tim lain guna menemukan pemain ideal yang bisa dibawa ke timnya. Walaupun kompetitif, FPL tidak bisa terlepas dari yang namanya komunitas. Sudah sejatinya bahwa sepakbola selalu berkembang bersama dengan komunitas.

Para pemain FPL banyak membuat perkumpulan di dunia maya, melalui perkumpulan ini, mereka berbagi soal “pemain” mana saja yang kini bisa menghasilkan banyak poin. Selain itu, komunitas yang dibangun pun merangkul semua pemain FPL tanpa memandang klub favorit mereka.

Faris, seorang pemain FPL aktif sejak 2018, berbagi pengalamannya, “Saya dulu cuma nonton Arsenal. Tapi sekarang, saya bisa nonton Brentford lawan Fulham karena saya punya Bryan Mbeumo di tim saya. Rasanya seperti punya saham kecil di tiap pertandingan.” Ia juga menambahkan bahwa FPL membuatnya lebih melek data dan strategi. “Saya dulu nonton bola pakai perasaan. Sekarang saya nonton bola sambil buka statistik expected goals dan heatmap pemain.”

Komunitas adalah jantung dari FPL. Para pemainnya membuat grup, berbagi tips, dan kadang bahkan berdebat soal siapa kapten terbaik untuk gameweek berikutnya. Mereka tersebar di platform seperti X, Reddit, Discord, etc. membangun budaya baru dalam menyikapi sepak bola. Lewat FPL, muncul fans sepak bola generasi baru yang tidak hanya loyal pada satu klub, tetapi juga setia pada data.

FPL pun berhasil mengangkat popularitas pertandingan yang sebelumnya tak dilirik. Para pemain rela bangun dini hari atau begadang demi menyaksikan laga Crystal Palace vs Luton Town, karena satu tekel atau satu gol bisa menjadi pembeda antara menang dan kalah di liga mini mereka.

Dengan meledaknya pengguna FPL, ini menginisiasi lahirnya fans sepakbola dengan kultur barunya sendiri. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya akun sepakbola yang membuat liga FPL mereka sendiri sebagai cara untuk merespons kultur baru ini, beberapa media pun mulai membicarakan tentang FPL, dan bahkan di laman resmi Premier League pun tersedia banyak blog tentang FPL.

Pengaruh FPL Terhadap Pemain dan Klub

sterling13
Unggahan Raheem Sterling pada platform X. Sumber gambar: https://t.co/2rqxknSXZy / X

FPL tidak hanya berpengaruh kepada para penggemar saja, tetapi juga pada pemain dan klub.  Pada musim 2023/2024, saat diwawancarai di laman YouTube Premier League, Mo Salah berkomentar tentang harganya yang dipatok sangat mahal, namun ia menambahkan bahwa ia mengerti soal keputusan tersebut, dan ia mengatakan akan mendapatkan poin yang banyak dalam satu musim.

Pada tahun 2021, Raheem Sterling yang kala itu masih berseragam Manchester City kerap berkomentar pada platform X miliknya, ia meminta maaf kepada orang-orang yang memilihnya karena tidak bisa mencetak skor. Pada tahun yang sama, Aston Villa mengalami hal buruk dikarenakan FPL. Jack Grealish yang kala itu masih membela The Villans, sedang mengalami cedera, namun hal ini belum tersebar di dunia maya, sampai salah satu pengguna FPL menyebarkan rumor cederanya Jack Grealish melalui platform X dengan username FPL Insider.

Ia memberitahu bahwa Matt Targett, Conor Hourihane dan Neil Taylor bersama dengan dua staff Aston Villa lainnya mentransfer Grealish dari tim FPL-nya. Hal ini berujung pada kekalahan di kandang Villa dengan skor 2-1 saat melawan Leicester City. Dean Smith yang kala itu memimpin The Villans turut berkomentar. Ia sadar bahwa ada yang menyebarkan rumor itu di sosial media, yang membuatnya sangat jengkel, dan ia tidak akan diam saja. Aston Villa kemudian melarang para pemain dan juga staff mereka untuk menggunakan FPL untuk menghindari hal serupa kedepannya, sedangkan untuk beberapa klub lain, mereka melarang pemainnya memilih rekan setim mereka.

Meskipun FPL tidak secara langsung mengubah sepak bola, pengaruhnya terhadap interaksi fans, pemain dan klub sangat terasa. Fans kini lebih terlibat dalam menganalisis permainan, tetapi di sisi lain, pemain menghadapi tekanan tambahan terkait performa individu. FPL membawa dampak positif bagi ekonomi sepak bola, tetapi juga menimbulkan tantangan tersendiri bagi para pemain dan klub.

    Share348Tweet217Share61Pin78SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Meningkatkan Kemandirian Ekonomi melalui UMKM

    Next Post

    Pancasila: Ideologi Negara yang Mewujudkan Persatuan dalam Keberagaman

    Rajendra Widyadhana

    Rajendra Widyadhana

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 06 17 at 19.47.43

    Dimana Pihak Berwenang? Taman Garuda Parang Kian Terpuruk, Ikon Kebanggaan yang Kini Seolah Ditinggalkan Tanpa Kepastian

    17 June 2026
    GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

    GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

    5 May 2026
    Lapas Bengkulu, olahraga bersama, voli lapas, pembinaan WBP, ASN Lapas, kegiatan pemasyarakatan, lapas humanis

    Olahraga Bersama Jadi Sarana Pembinaan Humanis di Lapas Bengkulu

    13 December 2025
    Gamifikasi

    Gamifikasi menggunakan multimedia interaktif: meningkatkan keterlibatan pengguna

    30 November 2025
    Next Post
    4604280f fec7 492e b6bd 4f8ec2b4e947

    Pancasila: Ideologi Negara yang Mewujudkan Persatuan dalam Keberagaman

    20250505 010058

    Ilmu Agama Kunci Keharmonisan Masyarakat

    5526BF3B 1FD1 43F1 917E C80FE05D4362

    Pancasila sebagai Sistem Filsafat: Landasan Ideologi Negara Indonesia

    IMG 0513

    3 Rekomendasi Restoran di Jakarta

    cf05e68e 05a4 417e 936a 538e5bd48c98

    Solid Bergerak, Jupiter Club Indonesia Akan Gelar Rakernas Tahun 2025

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)
    Berita Utama

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    by Salsabila Witri Susanto
    12 June 2026
    0

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat Kota Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat...

    Read moreDetails
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    Kasus MRS Jadi Alarm Perlindungan Anak, Menteri PPPA: Jangan Ada Lagi Anak Terabaikan

    6 May 2026
    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda 1 Juta

    24 April 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    FBF7324D 008D 4AE5 B3D8 AEF904CA0BD7

    Kisah inspiratif Ajay Sundawy: Mantan Guru Tasikmalaya yang Kini Berkembang Jadi Konten Kreator

    18 June 2026
    IMG 20260618 WA0147

    Lapas Arga Makmur Terima Kunjungan Kerja dari Kantor Imigrasi Bengkulu

    18 June 2026
    IMG 20260618 144733

    Kalapas Arga Makmur Tegaskan Komitmen WBK kepada Keluarga Warga Binaan pada Area Kunjungan

    18 June 2026
    WhatsApp Image 2026 06 18 at 13.03.08

    WBP Rutan Bengkulu Jalani Pemeriksaan Kesehatan oleh Tim Medis Kanwil Ditjenpas Bengkulu

    18 June 2026
    d56cd376 2a8d 4c66 ad93 4938789b2fb3

    Rutan Bengkulu Fasilitasi Pelaksanaan Litmas bagi WBP sebagai Tahapan Program Integrasi

    18 June 2026
    IMG 20260618 114356

    Lapas Arga Makmur Optimalkan Lahan Pertanian Melalui Pembersihan Gulma untuk Dukung Ketahanan Pangan

    18 June 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita