Minggu, 18 Oktober 2026 Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengadakan Pengabdian kegiatan Masyarakat (PkM) di Kampung Komunitas Bebas Rentenir Serpong Utara, sebagai wujud Tridarma Perguruan tinggi kepada masyarakat. Pengabdian kali ini mengambil tema “Pelatihan Kewirausahaan Merencanakan dan Mengelola Usaha Mikro bagi Komunitas Bebas Rentenir”. Kolaborasi akademik dan masyarakat ini diinisiasi sebagai langkah konkret untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga sekaligus memutus mata rantai ketergantungan terhadap pinjaman finansial ilegal. Melalui keahlian akademisnya, tim UBSI memberikan edukasi mendalam mengenai pengelolaan keuangan yang sehat serta strategi pengembangan bisnis skala rumahan yang berkelanjutan.
Meningkatnya perkembangan teknologi informatika, memungkinkan Produk ada dalam genggaman konsumen, melalui handphone setiap orang dapat mendatangkan barang ke rumah. Begitu pula para wirausaha hakikatnya dapat membaca berbagai peluang bisnis memanfaatkan gawai sebagai sumber cuan, memanfaatkan kekuatan dunia digital mencapai tujuan bisnis. Jumlah penduduk Indonesia mencapai 288 juta lebih menjadi segmen konsumen yang sangat potensial, untuk itu dibutuhkan kreatifitas dan semangat wirausaha yang tangguh.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan praktis yang meliputi penyusunan rencana bisnis sederhana, pemisahan kas rumah tangga dan usaha, hingga teknik menghitung harga pokok penjualan (HPP) secara akurat. Dosen dan mahasiswa UBSI juga memberikan pendampingan interaktif agar para pelaku usaha mikro dapat langsung mempraktikkan materi yang diberikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu usaha untuk menumbuhkan motivasi dan kreativitas wirausaha dilingkungan Komunitas bebas rentenis. Sehingga warga kini lebih optimistis dalam membangun ekosistem usaha mandiri yang sehat, bebas dari jeratan utang, dan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal di wilayah Tangerang Selatan.
Melalui pelatihan ini, komunitas KBR dapat memanfaatkan waktu luang dan fasilitas dilingkungan tempat tinggal untuk menciptakan sesuatu melalui kreatifitas dan sumber daya yang ada. Menghasilkan produk melalui daur ulang sampah, membuat kerajinan tangan dari bahan limbah pabrik, atau menghasilkan uang melalui jasa kuliner yang ditawarkan kemasyarakat sekitar. Untuk pemasaran bisa memanfaatkan fasilitas internet melalui media sosial menggunakan aplikasi e-commerce. Pengabdian masyarakat ini terdiri dari Hardani sebagai ketua dan Peter Rajagukguk sebagai Tutor, Arief Fadholi, Syukron Sazly dan beberapa mahasiswa sebagai anggota. Dalam sambutannya Ibu Nurhayati dan Pak Rohim selaku pimpinan KBR mengucapkan terimakasih atas kegiatan ini, kiranya diwaktu yang akan datang dapat memberikan pelatihan dengan topik-topik yang berkelanjutan dan bermanfaat untuk kemajuan warga Kampung KBR tuturnya.(Peter)




















