Kabupaten Semarang, 10 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN Posko 63 turut melihat secara langsung potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat di Dusun Tenggaron, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Salah satu UMKM yang dikunjungi adalah usaha pembuatan gula merah milik Ibu Romidah yang telah dijalankan sejak tahun 2024.
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk mengetahui secara langsung proses pembuatan gula merah dan perkembangan UMKM yang dijalankan oleh masyarakat setempat. Sebelum menekuni usaha pembuatan gula merah, Ibu Romidah bekerja sebagai penjahit. Namun, pada tahun 2024, beliau memutuskan untuk berganti profesi dan mulai menekuni usaha pembuatan gula merah.
Dalam proses produksinya, Ibu Romidah mampu menghasilkan sekitar 3 kwintal gula merah dalam satu hari. Hasil produksi tersebut kemudian dipasarkan secara bertahap ke toko-toko dan biasanya dapat habis dalam waktu sekitar 2 hingga 3 hari. Proses pembuatan gula merah dilakukan secara tradisional dan membutuhkan ketelitian serta kesabaran agar menghasilkan produk yang berkualitas.
Tidak hanya menjalankan usaha secara mandiri, Ibu Romidah juga turut membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Saat ini, beliau mempekerjakan dua orang karyawan yang merupakan tetangganya sendiri. Hal tersebut menunjukkan bahwa UMKM yang dijalankan Ibu Romidah tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarganya, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk memperoleh penghasilan.
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa KKN dapat melihat bahwa Dusun Tenggaron memiliki potensi UMKM yang dapat terus dikembangkan. Usaha pembuatan gula merah milik Ibu Romidah menjadi salah satu contoh pemanfaatan potensi lokal yang mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Ibu Romidah berharap usaha yang telah dirintisnya dapat terus berjalan dan berkembang ke depannya. “Saya berharap usaha gula merah ini bisa terus berjalan, semakin lancar, dan hasilnya dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Semoga ke depannya usaha ini semakin berkembang dan memiliki lebih banyak pelanggan,” ujar Ibu Romidah.
Kegiatan kunjungan ini memberikan pengalaman bagi mahasiswa KKN Posko 63 untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi masyarakat desa. Selain itu, keberadaan UMKM gula merah tersebut menunjukkan bahwa usaha lokal dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat apabila dikelola secara konsisten dan berkelanjutan.
























