Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sorot

“Aku Terno Suntik, Awakku Loro Kabeh”: Poster Garuda Luka dari Pati Jadi Simbol Penolakan Pembungkaman Suara Rakyat

Sami'an by Sami'an
24 August 2026
in Sorot
A A
0
FB IMG 1787550087056
855
SHARES
1.2k
VIEWS

JAKARTA/PATI – Sebuah ilustrasi digital bertajuk “AMPB Menolak Pembungkaman” viral di media sosial, menampilkan sosok Garuda Emas yang terluka namun tetap tegak mencengkeram perisai retak. Gambar ini, yang diklaim berasal dari Pati, Jawa Tengah, menjadi representasi visual atas suara rakyat yang merasa terus disakiti namun menolak untuk diam. Melalui kalimat dalam bahasa Jawa “Aku Terno Suntik, Awakku Loro Kabeh” (Aku terus disuntik/disakiti, badanku sakit semua), poster ini menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi bangsa yang seolah dipaksa menelan penderitaan demi negeri.

Metafora Garuda Luka sebagai Kritik Sosial

Inti dari karya visual ini adalah personifikasi Garuda Pancasila yang tubuhnya dibalut perban, kepalanya ditempeli plester, dan matanya berlinang air mata. Perisai di dadanya—yang memuat simbol banteng, pohon baringin, dan bintang—terlihat retak namun tetap digenggam erat oleh cakar sang burung garuda. Pesan teks “AMPB Menolak Pembungkaman” dan “Arib Penentu Nasib” menegaskan bahwa meskipun “badan negara” atau rakyatnya sedang sakit dan lelah, semangat untuk menentukan nasib sendiri tidak boleh padam. Ini bukan sekadar seni grafis, melainkan manifestasi rasa sakit kolektif yang diubah menjadi simbol ketahanan.

AMPB dan Suara Rakyat dari Pati

Protagonis dalam narasi visual ini adalah AMPB (sebuah entitas atau kelompok masyarakat sipil dari Pati) yang mewakafkan diri sebagai penyampai aspirasi. Mereka mewakili rakyat biasa yang selama ini merasa “disuntik” oleh berbagai kebijakan atau keadaan yang menyakitkan, namun tetap bertahan. Garuda dalam gambar bukanlah simbol kekuasaan yang megah, melainkan cerminan wajah rakyat itu sendiri: lelah, terluka, tapi masih punya nyali untuk berdiri. Identitas “Dari Pati, Untuk Negeri” menempatkan daerah ini sebagai titik awal keberanian bersuara, mengingatkan bahwa kritik konstruktif bisa lahir dari pelosok manapun di Nusantara.

flyer landscape kecil1

Resonansi Digital di Tengah Ketegangan Sosial

Karya ini muncul dan menyebar di ruang digital (Jakarta/Nasional) pada momen ketika sentimen publik terhadap isu-isu kebangsaan sedang tinggi. Lokasi asal pesan adalah Pati, Jawa Tengah, namun dampaknya bersifat nasional karena menyentuh tema universal tentang pembungkaman dan perjuangan rakyat. Waktu kemunculannya sangat relevan sebagai respons terhadap suasana politik atau sosial yang dianggap menekan; ia hadir bukan untuk merusu, tetapi untuk mengingatkan bahwa “luka” yang dialami rakyat adalah nyata dan harus diakui, bukan disembunyikan di balik retorika kosong.

Karena Luka yang Tak Terucap Perlu Dilihat

Mengapa metafora Garuda luka dipilih? Karena rasa sakit rakyat sering kali tak terlihat oleh penguasa. Air mata Garuda yang menetes ke perisai retak adalah simbol bahwa fondasi negara (Pancasila) sedang испытываю tekanan hebat. Kalimat “Awakku Loro Kabeh” adalah teriakan jujur yang selama ini tertahan; rakyat butuh validasi bahwa penderitaan mereka itu nyata. Poster ini ada untuk menolak normalisasi penderitaan tersebut. Ia menegaskan bahwa mencintai negeri tidak berarti harus pura-pura sehat saat sedang berdarah-darah; justru pengakuan atas luka adalah langkah pertama menuju penyembuhan yang sesungguhnya.

Baca Juga

FB IMG 1789567536017

Kesenjangan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta dan Wantimpres Dipertanyakan

5 October 2026
WhatsApp Image 2026 09 30 at 19.47.19

Gerakan Rakyat dan Aliansi Nasional Aktivis Demokrasi (Siapkan Aksi Jilid I, Soroti Terindikasi Persoalan Lingkungan di TPST Abu & Co

1 October 2026
FB IMG 1790586087848

Tumpukan Sampah Di Bantaran Sungai Bawah Jembatan Pasar Sugio Menggunung, Warga Keluhkan Bau Dan Rawan Kebakaran

28 September 2026
Bagi mahasiswa MHU UIN SGD Bandung, Bulan September adalah ruang refleksi sejarah guna merawat ingatan kolektif bangsa, menegakkan keadilan, dan menumbuhkan kepekaan sosial sebagai bekal calon pelayan masyarakat di masa depan.

Mahasiswa MHU UIN SGD Bandung Rawat Ingatan Bangsa Lewat Diskusi September Hitam

27 September 2026

Dari Ilustrasi Gelap Menuju Harapan yang Belum Padam

Bagaimana pesan ini disampaikan? Melalui kontras visual yang kuat: latar belakang gelap melambangkan situasi suram, sementara Garuda emas meski terluka tetap bersinar, menunjukkan harapan yang belum mati. Cakar yang mencengkeram perisai retak adalah aksi pasif-agresif; ia tidak melepaskan tanggung jawab meski sedang kesakitan. Tagline “Dari Rakyat Oleh Rakyat Untuk Rakyat” menutup narasi dengan penegasan kedaulatan: nasib bangsa ditentukan oleh rakyatnya sendiri, bukan oleh pihak luar. Dengan menyebarkan gambar ini, AMPB mengajak publik untuk tidak apatis; selama sayap Garuda masih mau terbang meski berat, maka perjuangan untuk negeri yang lebih adil dan sejahtera harus terus dilanjutkan.

Suara dari Pati untuk Kesadaran Bangsa

Poster “Aku Terno Suntik” adalah pengingat pahit bahwa patriotisme sejati tidak selalu berupa sorak-sorai kemenangan, tetapi juga keberanian mengakui kelemahan dan penderitaan bersama. Kepada para pemangku kebijakan: dengarlah suara Garuda yang menangis ini. Jangan biarkan perisai retak itu hancur karena diabaikan. Dan kepada rakyat: selama kita masih mampu menggenggam prinsip-prinsip luhur meski dalam luka, maka Indonesia belum kalah. Dari Pati, untuk negeri. Karena nasib bangsa ini, yang menentukan ya kita sendiri.

    Tags: Aku Terno SuntikAwakku Loro KabehGarudaPatiPoster Garuda LukaSimbol Penolakan Pembungkaman Suara Rakyat
    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Green Craft: Edukasi Daur Ulang Melalui Kreasi Pot Tanaman

    Next Post

    Lapas Bandanaira Tegaskan Komitmen Zero Narkoba, Petugas dan Warga Binaan Jalani Tes Urine

    Sami'an

    Sami'an

    Related Posts

    FB IMG 1789567536017

    Kesenjangan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta dan Wantimpres Dipertanyakan

    5 October 2026
    WhatsApp Image 2026 09 30 at 19.47.19

    Gerakan Rakyat dan Aliansi Nasional Aktivis Demokrasi (Siapkan Aksi Jilid I, Soroti Terindikasi Persoalan Lingkungan di TPST Abu & Co

    1 October 2026
    FB IMG 1790586087848

    Tumpukan Sampah Di Bantaran Sungai Bawah Jembatan Pasar Sugio Menggunung, Warga Keluhkan Bau Dan Rawan Kebakaran

    28 September 2026
    Bagi mahasiswa MHU UIN SGD Bandung, Bulan September adalah ruang refleksi sejarah guna merawat ingatan kolektif bangsa, menegakkan keadilan, dan menumbuhkan kepekaan sosial sebagai bekal calon pelayan masyarakat di masa depan.

    Mahasiswa MHU UIN SGD Bandung Rawat Ingatan Bangsa Lewat Diskusi September Hitam

    27 September 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 08 24 at 12.48.28

    Lapas Bandanaira Tegaskan Komitmen Zero Narkoba, Petugas dan Warga Binaan Jalani Tes Urine

    Lapas Bengkulu, Lembaga Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Bengkulu, Apel Pagi, Pemasyarakatan, Kalapas Bengkulu, Integritas ASN, Kedisiplinan ASN

    Kalapas Bengkulu Ingatkan Jajaran untuk Berhati-hati dan Menjaga Integritas

    Lapas Bengkulu, Lembaga Pemasyarakatan, Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, Satops Patnal, disiplin petugas

    Kalapas Bengkulu dan Satops Patnal Perkuat Disiplin Lewat Pemeriksaan Atribut

    Lapas Bengkulu, HIV, IMS, skrining kesehatan, WBP, warga binaan, kesehatan WBP, deteksi dini, Klinik Pratama Lapas, pemasyarakatan

    Deteksi Dini Kesehatan, 40 WBP Mapenaling Jalani Skrining HIV dan IMS

    Why Oejanks -Sagging Sign

    Gebrakan Baru Drill Hip-Hop: Mengenal Why Oejanks, Rapper Independent Asal Tasikmalaya yang Siap Membawa Perubahan Lewat Single Perdana 'Sagging Sign

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Lapas Bengkulu, pendidikan warga binaan, pendidikan kesetaraan, Paket A Paket B Paket C, PKBM Songo Langit, pembinaan warga binaan, program pembinaan Lapas,

    Dukung Reintegrasi Sosial, Lapas Bengkulu Perkuat Pembinaan melalui Pendidikan Kesetaraan

    10 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 10 at 09.04.45qq

    Budidaya Kangkung di Lahan SAE, Lapas Bandanaira Perkaya Keterampilan Warga Binaan

    10 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 10 at 09.04.39

    Perkuat Iman dan Bangun Perubahan Positif, Warga Binaan Lapas Bandanaira Ikuti Ibadah Tutup Usbu

    10 October 2026
    D06683FA 8678 4AA6 9088 963FCF452A4E

    Gabsi Deli Serdang Mulai Langkah Strategis Membangun Sinergi Dengan Dunia Pendidikan

    10 October 2026
    pemberdayaaan

    Bansos Saja Tak Cukup: Saatnya Dorong Pemberdayaan Sosial

    10 October 2026
    IMG 20261006 WA0017

    Dari Angka ke Aksi, KGBN Gowa Perkenalkan Strategi Pembelajaran Berbasis Data dan AI

    10 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita