Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu mengikuti kegiatan virtual Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Aplikasi Simonev Bama Versi 2 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Senin (11/05). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas serta mengoptimalkan penggunaan aplikasi sebagai sarana pelaporan penyelenggaraan makanan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat) Muhammad Aris Kurniawan bersama staf Dapur Elok Lapas Bengkulu. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian guna memahami secara komprehensif pembaruan fitur serta mekanisme pelaporan pada aplikasi Simonev Bama Versi 2.
Bimtek ini menjadi bagian penting dalam upaya transformasi digital di bidang pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui aplikasi ini, proses pelaporan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
Kasubsi Bimkemaswat Muhammad Aris Kurniawan menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan, khususnya pada aspek pemenuhan kebutuhan dasar WBP. Ia juga menegaskan pentingnya pemahaman teknis bagi petugas agar implementasi aplikasi dapat berjalan optimal di lapangan.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi, sekaligus memastikan penyelenggaraan makanan bagi WBP berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

















