Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat komitmen dan integritas seluruh jajaran dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan profesional. Penguatan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, kepada seluruh petugas saat pelaksanaan apel pagi di lapangan utama Lapas Mojokerto, Senin (11/5).
Dalam arahannya, Arifin Akhmad mengingatkan kembali terkait pelaksanaan ikrar pemasyarakatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa komitmen pemberantasan handphone, pungutan liar, narkoba (halinar), serta penipuan online tidak boleh hanya menjadi seremonial semata, namun harus benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada warga binaan. Menurutnya, implementasi nyata dari ikrar tersebut menjadi kunci terciptanya situasi lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
Selain itu, Kalapas juga memberikan penguatan kepada seluruh jajaran menjelang pelaksanaan TPI WBBM Lapas Mojokerto. Seluruh kelompok kerja Zona Integritas diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta memastikan seluruh titik layanan telah siap memberikan pelayanan terbaik. “Saya yakin seluruh petugas Lapas Mojokerto mampu menjaga komitmen terhadap pemberantasan halinar, pungli, maupun segala bentuk penyimpangan dan penipuan secara online. Jangan sampai ada tindakan yang dapat merusak nama baik institusi maupun mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan,” tegas Arifin Akhmad.
Menutup arahannya, Arifin Akhmad berharap seluruh jajaran senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas. Ia juga mengajak seluruh petugas untuk terus menjaga kekompakan, loyalitas, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan agar pelaksanaan tugas dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi Lapas Mojokerto.



















