11 Mei 2026 BENGKULU – Dalam rangka mendukung proses pembinaan dan pemenuhan hak integrasi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bengkulu melaksanakan kegiatan asesmen integrasi terhadap WBP Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, Senin (11/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses pengusulan program integrasi bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif.
Pelaksanaan asesmen berlangsung di lingkungan Rutan Bengkulu dengan melibatkan langsung petugas PK Bapas Bengkulu, yang melakukan wawancara, penggalian data, serta penilaian terhadap perilaku dan kesiapan warga binaan dalam mengikuti program integrasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap WBP yang diusulkan telah memenuhi kriteria sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Asesmen integrasi menjadi salah satu instrumen penting dalam sistem pemasyarakatan modern yang menitikberatkan pada pembinaan, perubahan perilaku, serta reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat. Melalui proses ini, PK Bapas melakukan penilaian menyeluruh terhadap latar belakang, perkembangan pembinaan, hingga tingkat risiko dan kesiapan sosial warga binaan sebelum memperoleh hak integrasi seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun cuti menjelang bebas.
Kepala Rutan Bengkulu melalui jajaran pelayanan tahanan menyampaikan bahwa kegiatan asesmen ini merupakan bentuk sinergi antara Rutan Bengkulu dan Bapas Bengkulu dalam mewujudkan pembinaan yang terukur dan berkelanjutan. Menurutnya, proses integrasi harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan akuntabel agar tujuan pemasyarakatan dapat tercapai secara optimal.
Selama kegiatan berlangsung, para warga binaan mengikuti asesmen dengan tertib dan kooperatif. Petugas PK Bapas juga memberikan arahan serta motivasi kepada warga binaan agar terus menunjukkan perubahan perilaku positif dan aktif mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan di dalam rutan.
Dengan adanya asesmen integrasi ini, diharapkan proses pengusulan hak integrasi bagi WBP dapat berjalan sesuai prosedur dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan melalui koordinasi serta kolaborasi yang baik bersama seluruh stakeholder terkait.
Melalui sinergi yang terus terjalin antara Rutan Bengkulu dan Bapas Bengkulu, diharapkan sistem pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pembinaan dapat terus terwujud demi mendukung terciptanya warga binaan yang siap kembali menjadi bagian positif di tengah masyarakat.




















